MANTAN? TAPI NIKAH YUK!!!

MANTAN? TAPI NIKAH YUK!!!
Episode 211 Memeluknya.


__ADS_3

Risya berada di kamar yang duduk di depan cermin yang sedang memakai Lotion seperti biasa sebelum Risya bergegas untuk tidur.


Arga memasuki kamar dengan melihat lama istrinya dari depan pintu setelah itu Arga melangkah masuk menghampiri istrinya dengan berada di belakang istrinya. Sedikit membungkuk memegang ke-2 bahu Risya dengan pipi mereka yang saling menempel.


Risya hanya tersenyum melihat Arga dari cermin sembari Risya melanjutkan pekerjaannya yang belum selesai. Arga mencium pucuk kepala Risya dengan tangannya yang memegang kuat bahu Risya. Pergerakan tangan Arga seolah memberi kekuatan untuk Risya.


"Ada apa sayang?" tanya Risya heran dengan melihat tingkah suaminya itu. Biasanya Arga akan tersenyum dan mengajaknya bercanda. Tetapi ini berbeda Arga diam dan ekspresi wajah suaminya itu terlihat penuh kesedihan membuat Risya bertanya-tanya.


"Kamu mau tidur?" tanya Risya.


"Iya," jawab Arga dengan suara beratnya.


"Ya sudah aku sudah selesai kita istirahat ya," sahut Risya yang tersenyum dan langsung berdiri. Saat saling berhadapan dengan Arga. Arga seolah merasa hancur melihat senyum Risya yang membuat Arga tidak tahan dan memeluk Risya begitu erat.


Lagi-lagi Risya heran dengan pelukan yang mempunyai arti. Yang seolah menjadi penguat yang padahal Risya merasa dirinya tidak kenapa-kenapa.


Tetapi meski heran membuat Risya tersenyum dan juga membalas pelukan suaminya yang sangat hangat itu.


"Padahal kita seharian bersama. Tetapi kamu sudah sangat merindukanku seperti ini. Kok aku merasa sangat beruntung ya yang sangat di cintai oleh kamu," ucap Risya yang merasa sangat bahagia.


Tanpa Risya sadari Arga yang memeluknya begitu erat meneteskan air mata yang mungkin Arga juga menjadi takut hal buruk akan terjadi pada istrinya.


"Sayang mau sampai kapan kita berpelukan seperti ini. Bukannya kamu bilang mau tidur?" tanya Risya heran. Suaminya hanya diam sejak tadi dan tidak melepa pelukan itu.


"Apapun yang terjadi Risya. Jangan pernah lari dengan semua kenyataan itu. Kamu harus ingat Risya kamu memilikiku dan kamu harus mengandalkan untuk menata hati kamu yang pasti sangat hancur," ucap Arga dengan suara beratnya.

__ADS_1


Kata-kata Arga membuat Risya mengkerutkan dahinya.


"Menata hati memang kenapa?" tanya Risya.


"Semua tidak seindah dengan apa yang kamu pikirkan. Tidak sesempurna itu dan pasti tidak mudah untuk menerimanya. Tetapi percaya ada orang yang jauh lebih sakit dan harus berkorban untuk semua ini. Jadi kamu jangan lari dari kenyataan itu," ucap Arga yang membuat Risya semakin bingung.


Arga juga pasti sangat kasihan pada ibu mertuanya yang harus menerima penghiyanatan suaminya dan dulu mungkin termaafkan dan mengalah demi Risya. Namun sekarang masalah lebih parah dan ternyata Tantri juga harus mengalah lagi dan alasannya lagi untuk Risya.


Risya melepas pelukan itu dari suaminya dan melihat suaminya. Di mana Arga sempat menyeka air matanya. Namun dari matanya yang masih bergenang tidak dapat di bohongi jika Arga baru saja selesai menangis.


"Apa maksud kamu sayang?" tanya Arga dengan menatap manik mata indah itu.


Arga meraih ke-2 tangan Risya dan mencium punggung tangan itu. Juga mencium kening Risya dengan sangat lembut.


"Aku sangat mencintaimu. Aku bukan hanya suami. Tetapi aku juga ingin menjadi tempat untuk kamu. Di mana kamu hanya akan mengadu, menangis di pelukanku. Aku akan siap mendengarkan semuanya. Jika itu sakit maka aku ingin mendengarkannya," jelas Arga dengan sangat lembut kepada Risya.


 "Bukannya memang itu tugas suami. Suami bukan hanya menjadi suami saja. Tetapi juga sahabat dan pasti menjadi orang yang sangat di cari istri. Ketika seorang istri mengalami sesuatu hal yang tidak mudah baginya," sahut Risya.


Arga menganggukkan kepalanya, "jangan pernah lari dari apapun. Percaya semua yang terjadi tidak ada yang menginginkan," sahut Arga yang kembali memeluk Risya.


"Aku akan selalu menjaga kamu Risya. Akan ada di sisi kamu. Dan aku sangat mencintai kamu," ucap Arga yang menegaskan perkataannya yang membuat Risya hanya tersenyum saja.


Risya mungkin bingung dengan setiap perkataan Arga. Namun Risya tidak ambil pusing dan hanya berpikir jika Arga berbicara seperti itu hanya perkataan saja tanpa ada maksud apapun.


***********

__ADS_1


Tantri sekarang berada di kediaman Edo. Yang mana Tantri duduk di ruang tamu dan Edo yang duduk di depan Tantri dengan kedua tangannya menyanggah wajahnya yang tertutup kedua tangannya.


Angelia di samping Edo dengan mengusap-usap bahu Edo yang memberikan Edo kekuatan yang memeng terlihat Edo sangat hancur sampai menangis.


"Ini pasti sangat berat untuk kamu Edo. Sama seperti saya yang juga tidak percaya dan seperti mimpi buruk. Jika suami saya telah memiliki anak dari wanita lain dan anak itu adalah Putri anak kamu dan mantan istri kamu," ucap Tantri yang terasa sesak mengatakan hal itu.


Tantri memang langsung mendatangi rumah Edo dan mengatakan apa yang sebenarnya. Edo mungkin takut untuk melakukan tes DNA. Karena memang mungkin menyadari jika perkataan Tasya benar. Tetapi sekarang kenyataan itu ada di depan matanya ketika Tantri juga membawa hasil tes DNA tersebut.


Angelia juga kaget pastinya mendengar cerita itu. Hancur pasti hatinya. Meski menguatkan Edo. Dia juga sejak tadi bercucur air mata. Banyak yang di pikirkannya perasaan Edo yang hancur, Putri juga yang tidak tau apa-apa dan terutama sahabatnya yang Angela tidak bisa membayangkan bagaimana dengan Risya nantinya.


"Tante tidak pernah ingin tau. Atau ingin melihat wanita itu. Meski sudah 7 tahun rahasia itu tersimpan rapi. Dan sekarang bertambah lagi adanya rahasia yang terbongkar dengan kemunculan wanita itu. Kamu mungkin merasa sangat tertipu dengan pernikahan kamu selama ini sama dengan saya Edo yang juga merasa di khitanati dan saya seolah tidak bisa mendapatkan hak saya untuk tidak melanjutkan hubungan saya dengan suami saya,"


"Tetapi saya punya Risya. Saya harus bertahan untuk Risya. Saya harus melindunginya," ucap Arga.


"Kamu memang wanita biadap Tasya. Kamu menipuku dengan pernikahan kita dan setelah aku memberikan seluruh hidupku kepada Putri kamu melakukan semua ini. Kamu benar-benar menghancurkan hidupku Tasya dan bukan hanya itu kamu menyakiti Putri!" umpat Edo dengan napasnya yang naik turun. Pasti sangat sesak bagi Edo dengan semua kenyataan yang di hadapinya.


"Memang dia wanita racun yang pasti akan menyebar terus," ucap Tantri dengan penekanan.


"Lalu bagaimana dengan Risya Tante?" tanya Angela.


"Mohon bantuan kalian berdua untuk kita sama-sama menjaga Risya. Tante tidak bisa dan tidak akan sanggup melihat Risya mengetahui semua ini. Kamu sangat mengenal Risya Angela. Dia sangat menyayanginya papanya mengaguminya da bahkan mengidolakan papanya. Tante tidak mau Risya terluka dengan semua yang terjadi," ucap Tantri.


"Lalu apa Tante tidak memberitahu Arga tentang semua ini?" tanya Edo.


"Tante harus bicara pada Arga. Tante memberitahu Arga atau kalian tentang kebenaran ini. Bukan untuk menyebar aib dan keburukan suami Tante. Tetapi untuk menyelamatkan Risya. Tante akan melakukan apa saja untuk Risya," ucap Tantri.

__ADS_1


"Tante wanita yang begitu kuat. Pasti Tante sangat menderita selamat ini dan pasti kenyataan yang baru saja Tante terima pasti sangat menyakiti Tante. Angela yakin. Jika Risya pun tau semua ini. Dia pasti akan datang pada Tante dan akan mengatakan sangat bangga pada Tante," ucap Angela dengan air matanya yang mengalir terus.


Bersambung


__ADS_2