MANTAN? TAPI NIKAH YUK!!!

MANTAN? TAPI NIKAH YUK!!!
Episode 291


__ADS_3

Melihat ada yang menegurnya membuat Davin membulatkan matanya sempurna yang tampak ketakutan dan gugup dan apalagi Vio yang langsung masuk kekamar itu. Dia memang baru melihat wanita itu yang berada di kamar Arga.


"Kamu siapa?" tanya Vio yang menatap sinis Devi dari atas sampai bawah.


"Saya, saya, saya Suster," jawab Devi dengan gugup.


"Suster. Suster siapa?" Tanya Vio dengan penuh selidik.


"Suster anaknya pak Arga," jawab Devi yang begitu gugup di tatap penuh dengan mengintimidasi oleh Vio.


"Lalu apa yang kamu lakukan di sini?" tanya Vio.


"Saya hanya mengantarkan makanan pada pak Arga," jawab Devi.


"Kamu masuk sembarangan tanpa mengetuk pintu?" tanya sinis Vio.


"Bukan begitu. Tadi pintunya terbuka. Jadi saya masuk," ucap Devi bohong. Jelas-jelas pintu tertutup dan dia sendiri aja yang masuk tanpa sebab.


"Tapi kamu sudah tau. Jika majikan kamu sedang tertidur dan seharusnya selesai mengantar makanan, kamu keluar dan bukan bertahan di sini. Kamu suster dan seharusnya kamu tau sopan santun," ucap Vio yang bicara tanpa perduli itu menyakitkan atau tidak. Dia berbicara apa adanya. Devi sampai terdiam tertunduk yang tidak mungkin membantah atau membela diri atas apa yang di katakan Vio.


"Kamu itu Suster yang tugasnya untuk menjaga bayi mereka dan bukan malah masuk kekamar orang tuannya," lanjut Vio dengan melihat dengan tatapan sinis.


"Tapi saya hanya di suruh untuk mengantar makanan dan saya tidak bermaksud lancang. Saya hanya di suruh dan tadi pintunya terbuka dan makanya saya masuk. Saya minta maaf. Jika ini mengganggu kamu yang saya juga tidak tau siapa kamu," ucap Devi yang berbicara mengangkat kepalanya.


Tatapan Devi yang berubah dan kepala yang tegak berbicara seperti sudah menjelaskan jika dia tidak terima dengan apa yang di katakan Vio kepadanya.


"Kamu bertanya siapa saya?" tanya Vio yang merasa di tantang.


"Iya," jawab Devi.


"Saya sepupu Risya dan Arga sepupu ipar saya dan makanya saya ada di rumah ini dan melihat apa yang kamu lakukan. Kamu sepertinya bukan hanya mengatakan makanan tetapi melakukan sesuatu," ucap Vio dengan sinis yang memang melihat apa yang di lakukan Devin.


Mendengar hal itu membuat Devi kaget. Namun dia tetap berusaha untuk tenang. Agar tidak terlihat bersalah di depan Vio.

__ADS_1


"Apa maksudnya saya di sini hanya mengantarkan makanan dan tidak melakukan apa-apa. Tolong jangan menuduh saja," ucap Devin yang mengelak yang membuat Vio semakin punya rasa curiga pada Devin.


Sementara Arga yang tadinya pulas tertidur. tiba-tiba Arga terbangun dengan membuka matanya, setelah mendengar suara ribut-ribut Arga mengucap matanya dengan satu tangannya dan heran melihat sudah ada dua wanita di samping ranjang ranjangnya.


Arga yang kaget langsung duduk dengan wajah bingungnya melihat Suster dan Vio ada di kamar itu.


"Vio! Suster,"sahut Arga dengan dahinya yang mengkerut.


"Apa yang kalian lakukan di sini?" tanya Arga heran dengan melihat berganti Suster dan juga Vio.


"Maaf pak Arga, saya tadi mengantarkan makanan yang di perintahkan ibu Tantri dan tiba-tiba Ibu ini datang dan menganggap saya ingin melakukan sesuatu," ucap Devi yang terlebih dahulu bicara untuk mencari pembelaan sebelum Vio yang berbicara duluan kepada Arga.


Mendengar hal itu membuat Vio mendengus. Tanpa di sadari Devi. Jika dirinya yang berusaha untuk mencari pembelaan justru membuat Vio semakin tau sifat asli Devi.


"Jadi maafkan saya pak Arga dan Ibu saya benar-benar tidak ingin melakukan apa-apa. Tolong jangan menuduh saya yang membuat nama saya buruk," ucap Devi yang malah memojokkan Vio.


"Suster tapi Saya tidak buta dan makanya saya masuk kekamar ini. Karena melihat apa yang kamu lakukan," ucap Vio yang juga membela dirinya.


"Tapi itu salah," bantah Devi.


"Devi kasih sudah mengantarkan makanan. Tapi lain kali. Jika saya tertidur kamu jangan masuk!" ucap Arga yang juga mengingatkan apa yang sebelumnya di ingatkan Vio.


"Maaf pak. Tapi pintunya tadi terbuka dan saya tidak tau. Jika bapak tertidur," ucap Devin yang membela dirinya.


"Dan seharusnya kamu langsung pergi," sahut Vio.


"Sudahlah. Ayo kalian keluar dari sini. Aku mau istirahat. Dan jangan membuat perdebatan. Kepalaku masih sakit," ucap Arga yang terlihat lelah.


"Baiklah! Kamu istirahatlah, aku datang hanya untuk melihat keadaan Risya. Ya sudah aku pergi," ucap Anju yang pamit terlebih dahulu dan sebelum itu last melihat sinis ke arah Devi.


"Saya juga permisi pak Arga. Mohon jangan salah paham pada saya. Saya hanya mengantarkan makanan," ucap Arga.


"Ya sudah! Kamu keluarlah!" ucap Arga.

__ADS_1


"Iya pak," sahut Devi yang langsung keluar dengan menghela napasnya.


"Bisa-bisanya berdebat di kamarku, mengganggu tidurku saja," gumam Arga yang memijat kepalanya dan kembali ketempat tidur dan perlahan memejamkan matanya. Dia memang sangat mengantuk dan ingin melanjutkan tidur. Mungkin Arga sangat kelelahan.


*************


"Ini Vio kamu makan dulu kue buatan Tante," ucap Tantri menawarkan.


"Kamu juga Samuel," ucao Tantri.


"Iya Tante makasih," sahut Samuel Nya langsung mengambil kue itu untuk mencicipinya.


"Bagaimana Vio apa kamu sudah menemui Risya?" tanya Tantri.


"Belum Tante. Risya sepertinya tidur, aku tidak ingin membangunkannya. Nanti saja aku menemuinya," ucao Vio.


"Ya sudah kalau begitu terserah kamu saja," sahut Tantri.


"Lalu Aurora di mana Tante? apa tidak ada yang menjaganya?" tanya Samuel.


"Ada di kamar bersama Suster Devi," jawab Tantri.


"Suster itu dari mana Tante?" tanya Vio yang tiba-tiba ingin tau. Ya dia kepikiran kembali dengan Suster itu setelah Tantri menyebutkan namanya.


"Dia langsung dari rumah sakit," jawab Tantri.


"Kok bisa jadi Suster anak Arga dan Risya?" tanya Vio.


"Tante memang mencari Suster untuk membantu Tante menjaga Aurora. Jadi Tante minta tolong pada Dokter dan mereka merekomendasikan Suster Devi yang dia juga punya pengalaman merawat orang sakit dan juga anak-anak dan memang sepertinya sudah sangat handal dengan bekerja dengan orang-orang hebat," jawab Tantri dengan penjelasannya mengenai Suster Devi.


"Tante tau sendiri apa dengar dari orang?" tanya Vio.


"Vio, mana sempat Tante mencari tau. Dapat Suster saja sudah syukur. Apa lagi jaman sekarang hal itu sangat sulit. Karena banyak Suster yang tidak beres dan ini dari rumah sakit. Tante rasa itu sudah yang terbaik dan juga punya pengalaman yang baik," ucap Tantri.

__ADS_1


Vio diam mendengar penjelasan Tantri yang membanggakan Devi dan seperti Devi itu memang suster yang paling tepat untuk menjaga Aurora.


Bersambung


__ADS_2