MANTAN? TAPI NIKAH YUK!!!

MANTAN? TAPI NIKAH YUK!!!
Episode 219 Pelukan suami.


__ADS_3

"Aku tidak tau Arga apa yang terjadi pada Risya!"


"Saat aku kembali ke Indonesia. Aku masih berada di Bandara tiba-tiba aku melihat Risya. Di duduk di sudut memeluk lututnya dan menangis dengan terisak-isak. Aku juga tidak tau kenapa seperti itu. Aku hanya memeluknya dan bertanya ada apa? Dia hanya mengatakan semua jahat dengan menangis sengugukan dan saat itu juga dia semakin melemah dan akhirnya tidak sadarkan diri,"


"Aku membawanya ke rumah sakit dan ini yang di berikan Dokter. Aku langsung menghubungi kamu," jelas Syrala yang menceritakan kronologi bagaimana dia menemukan Risya.


"Risya sudah dua hari menghilang," sahut Arga dengan suara seraknya.


"Apah!" pekik Syrala yang tidak percaya dan pasti terkejut. Jika 2 hari menghilang itu artinya Risya dua hari di Bandara. Karena memang saat menemukan Risya. Risya seperti orang gila. Sangat berantakan dan sangat kucel.


"Apa kalian bertengkar?" tanya Syrala menduga-duga. Ya mungkin saja Risya dan Arga yang mungkin merasa jika Risya dan Arga bertengkar makanya bisa seperti itu. Karena memang pasangan suami istri itu kerap kali ribut dan Risya juga pernah pergi dari rumah karena masalahnya dengan Arga.


"Hubungan ku dengan Risya sangat baik. Tetapi masalah Edo dan Tasya. Masalah Putri menjadikan masalah Risya yang membuatnya seperti ini," ucap Arga.


"Maksudnya apa Arga!" tanya Syrala dengan kebingungan.


"Panjang ceritanya Syrala. Dan aku tidak tau harus di mulai dari mana," ucap Arga yang sudah begitu lelah.


"Ya sudah tidak apa-apa. Aku melihat kamu sangat lelah. Sekarang Risya sudah bersama kamu. Dan kamu sebaiknya terus menjaganya di sini," ucap Syrala yang tidak mau memaksa Arga untuk bercerita. Ujungnya nanti dia juga akan tau.


"Makasih Syrala kamu sudah memberitahu ku keberadaan Risya. Aku sudah tidak tau harus mencari Risya kemana lagi. Makasih Syrala," ucap Arga yang begitu bersyukur.


"Sama-sama Arga," sahut Syrala.


*************


Kabar kehamilan Risya adalah kabar yang di tunggu-tunggu Arga dan Risya. Yang pasti semua keluarga juga. Risya pernah kehilangan bayinya dan kehamilannya kali ini juga sama lemahnya. Tetapi Allah masih memberikan kesempatan dengan janin itu masih selamat.


Tetapi kondisi Risya yang seperti ini sangat banyak resikonya dan hal yang di takutkan bisa saja terjadi.


Semua keluarga akhirnya mendapatkan kabar mengenai keberadaan Risya. Paginya mereka langsung buru-buru kerumah sakit untuk melihat kondisi Risya. Arga memang minta tolong Syrala untuk menghubungi keluarganya.


Hariyanto, Tantri, Salmah, Dehway, Vio, Samuel, Angela, Edo dan Boy yang langsung datang kerumah sakit.


"Itu Syrala!" tunjuk Vio yang melihat Syrala duduk di salah satu bangku.

__ADS_1


"Syrala!" sahut Tantri yang langsung buru-buru menghampiri Syrala yang di ikuti yang lainnya.


Begitu melihat semuanya Syrala langsung berdiri dan tatapan pertama Syrala jatuh pada Angela. Ada kecanggungan di Antara keduanya. Alasan Syrala ke Luar Negri hanya perkara cinta segitiga dan Boy juga menjadi tokohnya dan wajar ke-3 nya terlihat canggung.


"Bagaimana Risya Syrala?" tanya Tantri memegang ke-2 tangan Syrala.


"Masih belum sadarkan diri Tante. Arga masih mendampinginya," jawab Syrala.


"Apa yang terjadi pada Risya apa Risya baik-baik saja?" tanya Salmah.


"Hmmm Risya baik-baik saja. Tante jangan khawatir ya. Dokter bilang Risya kelelahan dan sempat mengalami pendarahan ringan," jawab Syrala.


"Pendarahan! Apa Risya!" sahut Vio


"Iya Risya hamil 5 Minggu dan kondisinya sangat lemah," jawab Syrala.


"Risya!" lirih Hariyanto yang hanya lemas mendengar ke adaan Risya.


"Alhamdulillah jika Risya hamil. Tetapi ini adalah masa sulit dalam kehamilannya," sahut Salmah yang jadi kasihan kepada Risya.


"Kita doakan saja semoga Arga bisa menanganinya," sahut Dehway.


***********


Tidak lama menatap sang istri. Mata indah itu bergerak-gerak. Dan perlahan Risya membuka matanya.


"Sayang!" lirih Arga yang mendekatkan wajahnya kepada Risya. Pandangan Risya melihat jelas suaminya yang ada di depannya.


Baru sebentar membuka matanya. Air mata Risya kembali jatuh dengan tangisnya yang kembali pecah.


"Hiks! hiks! hiks! hiks!" Risya menangis sengugukan dan arah langsung memegang punggung Risya yang memeluk Risya dengan erat.


Merasakan tubuh bergetar Risya yang menangis di pelukannya.


"Kenapa lari dariku. Bukannya aku sudah mengatakan. Aku harus menjadi orang pertama yang harus kamu butuhkan. Lalu kenapa pergi?" tanya Arga dengan suara seraknya yang juga menahan tangis.

__ADS_1


"Kenapa aku yang tidak tau semua ini. Kenapa papa bisa melakukan semua ini. Ini sangat tidak mungkin. Aku pasti sedang bermimpi," ucap Risya yang tidak menerima semua kenyataan itu.


"Papa jahat. Dia bukan ayah yang baik. Dia mempunyai wanita simpanan. Dia menghiyanatiku, dia mempunyai anak. Aku tidak mau Arga. Aku tidak mau melihatnya!" Risya yang mengeluhkan di pelukan Arga.


Arga membiarkan Risya mengeluarkan semua isi hatinya. Mungkin dengan begitu semua yang tersimpan di hati Risya bisa lepas dan tidak terpendam.


"Seharusnya aku tidak bangun! Aku tidak mau berada di sini. Aku tidak ingin bangun. Ini terlalu berat untukku!" lanjut Risya yang sengugukan berbicara di pelukan Arga.


Tangannya yang meremas kemeja Arga yang seperti takut menghadapi kehidupan selanjutnya setelah dia tau kenyataan yang menyakitkan itu.


************


"Memang apa yang terjadi Vio?" tanya Syrala yang kebetulan duduk berdua dengan Vio di salah satu bangku di luar rumah sakit.


"Tasya!" jawan Vio.


"Iya Tasya kenapa?" tanya Syrala mendesak.


"Tasya pernah menjalani hubungan dengan Om Hariyanto 7 tahun lalu dalam arti Tasya simpanannya," jawab Vio yang membuat Syrala terkejut.


"Sungguh!" tanya Syrala dengan matanya terbuka lebar dan mulutnya yang menganga.


"Iya dan yang lebih parahnya. Putri bukan anak Edo. Melainkan anak Tasya dan Om Hariyanto!" lanjut Vio lagi.


Jantung Syrala hampir copot mendengar yang ternyata ada yang lebih mengejutkan lagi yang tidak pernah di duganya.


"Ini serius?" tanya Syrala yang tidak percaya dengan kata-kata Vio.


"Aku tidak mungkin bohong. Ini serius dan kenyataan. Dan memang ini diluar nalar.. Tetapi ini yang terjadi," jelas Vio.


"Ya ampun pantes saja Risya sampai seperti itu. Ternyata karena Om Hariyanto. Dia pasti sangat terluka," ucap Syrala yang masih shock mendengar penjelasan Vio.


"Kami semua sudah berusaha untuk melindungi Risya. Bahkan Om Tante Tantri sudah banyak berkorban untuk menyembunyikan semua ini. Bertahan sampai detik ini demi Risya. Tetapi kenyataannya ini terungkap dan ini hasilnya," ucap Vio.


"Ya Allah kasihan sekali Risya!" lirih Syrala yang sangat takut terjadi sesuatu pada Risya.

__ADS_1


Bersambung


.


__ADS_2