MANTAN? TAPI NIKAH YUK!!!

MANTAN? TAPI NIKAH YUK!!!
Episode 90


__ADS_3

Setelah mereka nongki di bengkel Boy. Risya dan Arga kembali pulang yang mereka berada di dalam mobil menuju rumah mereka.


"Hmmm, jadi ceritanya ada yang pernah mau kencan buta nih," sindir Risya tanpa melihat ke arah Arga. Namun sindiran Risya lebih seperti senyum-senyum sendiri sampai membuat Arga tersenyum miring melihat ke arah Risya.


" Ya pengen aja coba bagaimana sih mau kencan buta. Ya sekalian belajar dari yang sering melakukannya," sahut Arga yang juga pasti menyindir Risya.


"Apa maksudnya itu?" tanya Risya.


"Ya belajar dari pengalaman. Kan ada yang lebih pengalaman siapa lagi kalau bukan gurunya," sahut Arga.


"Maksudnya aku nih," sahut Risya menatap Arga kesal.


"Siapa lagi kalau bukan kamu," sahut Arga.


"Issss menyebalkan," sahut Risya kesal, "oh iya kamu kenapa tiba-tiba punya kepikiran untuk ikut kencan buta. Bukannya kamu itu sangat ilfil ya?" tanya Risya.


"Hmmm, sebenarnya itu bukan pertama kali sih. Aku sempat kenalan dengan banyak wanita selain mengikuti dari perjodohan mama dan papa dan sama seperti kamu tidak ada yang cocok," jawab Arga.


"Hmmm, begitu rupanya. Jadi kalau malam itu kita akhirnya jadi kencan. Apa itu akan menjadi kencan yang cocok saat itu?" tanya Risya.


"Hmmm kayaknya akan beda ceritanya dan lebih baik untuk tidak kencan saat itu ya lebih baik untuk tidak bertemu," ucap Arga.


"Kok gitu?" tanya Risya heran.


"Ya karena kalau kita bertemu dan kencan saja saat itu. Maka di pastikan kita akan bertengkar dan terakhirnya tidak ada akhirnya," ucap Arga.


"Iya sih dan lebih baik memang seperti itu. Tetapi kita tetap kencan," ucap Risya.


"Iya kita tetap kencan," sahut Arga.


"Hmmm, kamu sendiri kenapa kembali kekantor waktu itu?" tanya Risya.


"Jujur aku kesal dengan Rika yang temannya tidak menepati janji. Aku terus kesal dan tiba-tiba aja sampai kantor dan aku tidak tau kenapa bisa di sana dan aku melihat ada mobil kamu. Ya aku masuk dan ternyata tadinya mau pergi. Tetapi tiba-tiba mati lampu dan aku tau kamu sangat takut gelap jadi aku buru-buru ingin melihat keadaan kamu," jelas Arga yang sembari sekali-kali melihat ke arah Risya.


"Cie yang saat itu khawatir kepadaku, masih cinta ya sama aku saat itu," goda Risya yang membuat Arga tersenyum dengan geleng-geleng kepala dengan ejekan Risya.

__ADS_1


"Aku tidak harus menjelaskannya pada kamu dan memang pasti iya. Karena aku memang sangat takut kamu kenapa-napa saat itu," ucap Arga yang membuat Risya tersenyum.


Risya langsung memeluk lengan Arga dengan mepet-mepet pada Arga.


"Lagian kencan malam itu juga terjadi di mana kita berdua berada di atap gedung dan saling berbicara," ucap Risya melihat ke arah Arga.


"Dan saat itu kita berdua bersama dan tiba-tiba punya ide untuk menikah. Hmmm awalnya hanya kontrak tetapi siapa yang tau jika kita berdua benar-benar saling sepakat untuk hidup bersama tanpa adanya kontrak lagi," ucap Arga.


"Ternyata semuanya akan menjadi seindah ini," ucap Risya. Arga mengangguk tersenyum dan mencium pucuk kepala Risya.


"Mungkin itu yang di namakan jodoh," sahut Arga.


"Jodoh dunia akhirat," sahut Risya menambahi. Arga mendengus dengan tersenyum dan kembali mencium pucuk kepala Risya.


"Aku akan selalu berusaha Risya untuk membahagiakan kamu Risya," ucap Arga dengan janjinya.


"Aku tau itu, aku juga akan berusaha untuk menjadi istri yang terbaik untuk kamu," sahut Risya.


"Kamu sudah selalu menjadi yang terbaik Risya. Kamu tidak perlu melakukan apa-apa Risya," ucap Arga. Risya tersenyum dan mengangkat kepalanya dan mencium pipi Arga.


Tidak ada yang tau memang pertemuan di antara ke-2nya. Yang sudah di takdirkan untuk bersama. Memiliki kisah dan pertemuan yang penuh dengan cintai. Walau sempat putus.


********


Malam ini Risya terlihat cantik yang menggunakan gaun mereka mencolok yang lurus panjang yang membentuk kemolekan tubuh indahnya. Dengan belahan yang sampai pahanya dan gaun tanpa lengan yang membuatnya begitu cantik dan anggun.


Untuk bagian rambutnya. Hanya simple saja dengan rambut yang di sanggul cepol dan diberikan dia aksen anak rambut di kiri dan kanannya yang membuatnya semakin cantik.


"Kamu sudah selesai?" tanya Arga yang memasuk kamar untuk mengecek istrinya dan ternyata Risya masih memakai anting.


"Sebentar lagi," jawab Risya, "oh iya Arga bantu aku untuk memakaikan kalung ini," ucap Risya. Arga mengangguk dan mendekati istrinya dan Risya memberikan kalung itu pada Arga.


"Bagus kalungnya," ucap Arga yang melihat kalung berlian itu.


"Memuji pemberian sendiri," desis Risya yang terlihat sewot.

__ADS_1


"Maksudnya?" tanya Arga heran.


"Issss sudah pakaikan saja," sahut Risya yang tidak mau membahas terlalu lama dan Arga menganggukkan kepalanya dan langsung berdiri di belakang istrinya memakaikan kalung itu pada istrinya.


Risya yang berdiri tersenyum lebar dengan benda indah yang melekat di lehernya.


"Makasih Arga ini sangat indah," ucap Risya dengan tersenyum. Namun wajah Arga berekspresi datar. Bahkan terlihat lebih bingung.


"Sudah selesai," ucap Arga. Risya membalikkan tubuhnya dan melihat ke arah Arga.


"Bagaimana apa aku cantik?" tanya Risya dengan tersenyum kepada Arga yang sangat ingin mendapatkan pujian dari Arga.


"Kamu itu sangat cantik. Sangat cantik," puji Arga yang membuat Risya tersenyum.


"Ya sudah sekarang kita berangkat mama dan papa sudah menunggu," ucap Arga.


Risya mengangguk kepalanya dan mereka sama-sama keluar dari kamar.


*********


Arga dan Risya hari ini akan menghadiri acara ulang tahun perusahaan. Di mana ulang tahun Perusahaan yang di adakan di perusahaan dan pasti Risya dan Arga akan datang.


Tidak hanya mereka berdua saja. Orang tua Arga, Salmah dan Dehway juga hadir sama dengan keluarga Risya dan banyak tamu-tamu lainnya yang di undang khusus dari keluarga dekat sampai rekan-rekan bisnis lainnya.


Risya dan Arga memasuki acara pesta dengan tangan mereka yang saling bergandengan yang terlihat sama-sama sangat bahagia dengan raut wajah yang di pancarkan ke-2nya yang tampak sangat berseri-seri.


"Risya bukannya itu Samuel dan Vio?" ucap Arga yang melihat Samuel dan Vio yang turun dari mobil dan terlihat juga Vio yang menggandeng Rachel.


"Iya benar itu mereka," ucap Risya.


"Kamu bilang mereka mau pisah. Kok malah masih berduaan?" tanya Arga.


"Ya nggak tau juga kan mama yang kasih tau aku. Atau mungkin saja mereka berdua itu masih mau bersama yang mungkin sudah sepakat. Aku juga tidak tau sih yang penting yang terbaik aja untuk mereka," ucap Risya.


"Ya kita doakan aja," sahut Arga.

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2