Merried With Mr. Millionaire

Merried With Mr. Millionaire
Extra part 1 -> Jordan sakit


__ADS_3

Pagi yang cerah Jordan merasakan cairan yang ingin keluar dari mulutnya, dia melepaskan tangan Alana yang memeluknya lalu berlari menuju wastafel.  Jordan sudah tidak bisa menahan rasa mualnya, cairan putih keluar dari mulutnya.


Tangan Alana meraba-raba ranjang di  sebelahnya, ternyata kosong tidak ada Jordan, dengan mata yang setengah terbuka Alana bangkit dan menyandarkan tubuhnya pada dipan. Alana memijat bagian kelopak mata yang tertutup dengan pelan, saat membuka mata  Alana melihat Jordan keluar dari kamar mandi dengan wajah pucat dan merebahkan tubuh lelahnya di samping Alana.


Alana meraba bibir Jordan yang tampak memutih, “Kamu kenapa sakit?” Alana memindahkan tangannye ke dahi Jordan, mengecek suhu badan suaminya dengan punggung tangannya.


“Gak panas ko, masa gara-gara semalam satu ronde kamu langsung drop gini?” ujar Alana dengan nada mengejek. Karena tidak biasanya Jordan seperti ini.


Jordan menarik selimut untuk menutupi tubuhnya, dia memosisikan tubuhnya meringkuk menahan perutnya yang terasa sakit.


Melihat reaksi Jordan yang tidak menggubrisnya Alana mendekatkan wajahnya pada Jordan yang sedang memejamkan mata seperti menahan sakit. “Kamu benaran sakit? Aku minta Nik bawa dokter deh.”


Alana bangkit dari tempat tidur dengan tubuh polos, dia mengambil kemeja Jordan yang ada di bawah kakinya lalu memakainya namun suara Jordan membuat Alana menghentikan aktivitasnya.


“Jangan pakai bajuku. Aku tidak mau Nik tergoda melihat tubuhmu. Mandi dulu sana, bajunya ada di lemari.” Suara Jordan terdengar sangat pelan dan tidak bertenaga padahal ia mengucapkan perintah yang tidak ingin di bantah.


Alana melepaskan kemejanya dan berjalan menuju kamar mandi lalu membersihkan tubuhnya, setelah selesai mandi Alana membuka pintu kamar mandi di sana ada Jordan yang berdiri di depan pintu dan menerobos masuk. Dengan jelas Alana mendengar Jordan berusaha memuntahkan sesuatu, dengan rasa cemas Alana cepat memakai bajunya dan menelepon Nik.


“Hallo, NIk.”

__ADS_1


“Iya nona ada yang bisa saya bantu?” tanya Nik di seberang sana tengah menikmati sarapan paginya.


“Jordan sakit, tolong panggilkan dokter,” pinta Alana dengan nada khawatir.


Selama bersama dengan Jordan, Nik tahu Jordan bukan tipe orang yang mudah sakit dan ia merasa ada sesuatu yang tidak beres. “Memangnya tuan sakit apa?”


“Jordan kayak kesakitan begitu, terus dia muntah juga.”


Senyum Nik mengembang tanpa Alana tahu, “Nona minta pelayan untuk sediakan susu stroberi kesukaan tuan, saya ke sana sekarang juga.”


Alana menutup teleponnya, dia khawatir melihat Jordan masih di kamar mandi. Alana buru-buru meminta pelayan untuk membuatkan susu seperti yang di ucapkan Nik.


Alana membantu memapah Jordan menuju tempat tidur, suara ketukan di pintu membuat Alana dengan cepat membukanya. Ternyata Nik yang datang dengan nampan berisi satu gelas susu dan paper bag di atasnya.


“Selamat pagi,  nona,” sapa Nik dengan wajah tenangnya.


“Pagi.” Alana membuka pintu lebih lebar agar Nik bisa masuk dan melihat kondisi Jordan.


Nik berjalan mendekati Jordan yang terlihat pucat dan kelelahan. “Tuan minumlah dulu, sebentar lagi dokter akan sampai.”

__ADS_1


Jordan menerima gelas yang di berikan Nik, susu stroberi itu terasa sangat segar dan manis bahkan tanpa sadar Jordan menghabiskannya. Namun rasa mual itu kembali muncul, Jordan tidak memiliki kekuatan untuk berlari menuju kamar mandi. Dia berusaha menahan dengan menutup mulutnya.


Nik yang melihat Jordan menahan mual dan memuntahkan susu tersebut sudah tahu penyakit apa yang di alami tuannya. 


“Kamu jorok ih, muntah di kasur jijik!” ketus Alana, dia paling tidak suka melihat orang muntah.


“Maaf,” lirih Jordan.


***


Maaf ya baru bisa update kembali.


Ekstra part nya ada 3 sesi dan ini baru sesi pertama, pastikan kalian membaca semua bagiannya supaya puas.


Aku akan update teratur 2 bab, setiap hari seperti sebelumnya.


Promosi gak papa yah, siapa tahu kalian suka dan berkenan mampir ke kaya teman ku.


__ADS_1


Terima kasih, sampai jumpa besok ❤️


__ADS_2