Merried With Mr. Millionaire

Merried With Mr. Millionaire
Jangan Pergi


__ADS_3

Nik turun dari kapal pribadi milik tuan muda, dengan tergesa-gesa. Sesampainya di rumah vila tuan muda, Nik langsung masuk ke ruangan perpustakaan tempat favorit Jordan.


“Tuan,” sapa Nik.


Jordan menatap Nik dengan tatapan membunuhnya, pukulan Jordan mengenai wajah Nik.


Nik meraba sudut bibirnya yang terasa perih, darah. Nik menundukan kepalanya, tuan muda benar-benar marah padanya.


“Nik gadis kecil itu tidak tahu diri. Dia menolak semua kebaikanku, memangnya dia siapa?” Jordan mencengkeram kerah kemeja Nik.


Nik diam, dia menerima semua perlakuan yang di berikan Jordan padanya, Nik tahu Jordan sedang meluapkan kekesalannya.


“Usir dia Nik, dia sudah benar-benar merendahkan diriku!”


Nik melihat kilat api di mata Jordan, tuan muda benar-benar kecewa sepertinya. Tetapi Nik membaca sisi lain dari tuan muda yang baru dia  tahu.


“Tidak ada tapi-tapi Nik, usir dia!” Jordan berjalan menuju rak buku, dia ingin menghantam rak buku itu.


Nik memang tidak pernah mendengar pengakuan Jordan yang  memuji Alana. Tapi dari pantauan CCTV Nik bisa melihat bagaimana tuan muda sangat mengistimewakan nona Alana.


“Bukankah tuan ingin nona Alana hamil?”

__ADS_1


Jordan menatap Nik, ”Tapi dia belum hamil Nik!”


“Tunggu tiga puluh hari tuan, kalau nona Alana tidak hamil saya akan siapkan berkas perceraian tuan dan nona.”


Semoga nona Alana hamil, saya tahu tuan sudah mulai jatuh cinta pada nona Alana.


“Boleh saya temui nona Alana,” ucap Nik meminta ijin pada Jordan.


“Alana ada di  rooftop.”


Setelah mendapat ijin Nik pamit undur diri, dia berjalan ke lantai dua. Alana ada di sana, menatap laut lepas di depannya.


“Selamat siang nona.”


Alana diam, dia tidak tertarik dengan pria di sampingnya. Pandangannya masih fokus ke depan, sebenarnya Alana ingin sekali mengusir Nik dari hadapannya.


“Aku ingin sendirian Nik, lebih baik kau pergi!” ketus Alana.


“Memangnya apa yang telah tuan muda lakukan pada nona?”


Nik melihat bulir air keluar dari kelopak Alana. Aku memang tidak pernah memiliki kekasih, melihat Alana yang menangis seperti itu Nik tahu, bahwa tuan muda sudah malukan hal bodoh yang menyakiti Alana.

__ADS_1


“Aku memang hanya wanita penghangat ranjang Jordan. Tapi aku punya hati Nik, aku tidak ingin mendengar seorang mengataiku sebagai jal*ang. Aaa-“ Alana menghentikan ucapannya, dia ragu untuk mengatakannya pada Niko.


‘Aku mencintainya Nik.’


Nik merasa Alana mencintai Jordan, jika memang Alana tidak mencintai tuannya tidak mungkin Alana sampai menangis karena hinaan Jordan.


“Bukannya tuan sudah meminta maaf?” Nik kembali memancing Alana, berharap bahwa Alana akan jujur padanya jika dia mencintai tuan muda.


Nik pastikan supaya Alana hamil agar perjanjiannya dengan tuan muda tidak batal dalam waktu tiga puluh hari.


Bukan hanya buliran air mata kini Alana menangis dengan suara isakan yang keluar dari mulutnya. Nik merasa iba, dia tidak tega melihat tangis Alana.


‘Tuan sepertinya kau salah mencari perkara, lihat nona Alana serapuh ini hanya karena tuan menghinanya.’


Alana menutup mulutnya, berusaha meredam isak tangisnya. Hatinya betul-betul merasa kesakitan, apalagi perlakuan Jordan pagi ini keterlaluan.


Sangat keterlaluan, butiran air mata Alana terus meluncur tanpa jeda.


‘Jangan pernah berpikir untuk pergi nona, tuan muda akan lebih kacau dari yang saya lihat sekarang.’


 

__ADS_1


__ADS_2