Pernikahan Usia Muda

Pernikahan Usia Muda
PUM : Abelson


__ADS_3

"Entah, kenapa tidak tanya saja pada orangnya pagi tadi?" Ledek Ethan, membuat Kelvin langsung memanyunkan mulutnya lalu dengan sengaja menjambak rambut Ayahnya sendiri.


"Kalau saja rambutnya aku cabut sampai ke akarnya, pasti tidak akan ada satu orang pun wanita yang akan dekat dengan Ayah." Kutuk Kelvin terhadap Ayah nya sendiri.


"Iblis kecil ini memang patut untuk di kasih pelajaran ya?" Dan sebagai balasan karena kepalanya jadi terasa sakit, Ethan pun menggelitik pinggang anaknya itu, sampai secara otomatis Kelvin langsung merasakan geli yang teramat sangat, sampai jambakan rambutnya tadi akhirnya di lepaskan.


"Ahahahaah, tunggu, itu cur ahahah...." Dan sebagai gantinya, Kelvin meronta ingin turun dari bahu Ayahnya karena cukup tersiksa dengan rasa geli.


'Walaupun aku senang dia lebih dewasa ketimbang umurnya yang jauh masih muda, tetap saja dia pasti butuh seorang Ibu untuk menyayanginya. Tapi-' Ketika Ethan tengah menggelitik pinggang anaknya yang sudah ia turunkan dan ia letakkan di atas sofa, Ethan secara tidak sengaja melihat foto keluarga yang memperlihatkan keluarga besar Abelson terpampang begitu jelas di dinding tepat di atas lemari.


Di sana ada kedua orang tuanya Ethan, dan diantara itu satu orang perempuan ditemani dengan dua orang anak laki-laki menjadi sebagian besar dari semua wajah keluarga inti Abelson itu sendiri.


Seorang perempuan yang menjadi Ibunya Ovin, dan dua orang laki-laki di depannya adalah Ethan dan Chade sendiri, mereka bertiga adalah saudara kandung.


Tapi sayangnya potret dari keluarga Abelson ini sebenarnya sudah rusak, sebab Ibunya Ovin adalah satu-satunya orang yang pernah membuat perkara besar dengan keluar dari keluarga Abelson hanya karena cinta, dan pada akhirnya cinta itu membawanya dalam kematian yang cukup tragis dengan meninggalkan Ovin sebagai seorang sebatang kara yang tidak tahu kerabatnya sendiri.


"Apa yang Ayah lihat?" Karena Kelvin merasa serangan dari gelitikan sang Ayah sudah tidak ada lagi, Kelvin pun akhirnya tahu apa yang sedang di lakukan oleh pria di depannya itu, yaitu tengah mengenang masa lalunya sendiri. "Apa wanita cantik itu adalah tanteku?"


"Ya. Tapi seperti yang sudah kau ketahui, sekarang dia hanya tinggal nama saja. Sebagai gantinya, ada Ovin." Ucap Ethan.


"Begitu ya, ternyata cinta memang membuat orang jadi bodoh. Bahkan orang paling pintar pun, bisa jadi budak cinta, apa Ayah juga seperti itu dulu dengan Ibu?" Lirik Kelvin seraya merapikan kembali pakaiannya yang sempat sedikit terbuka itu.

__ADS_1


"Walaupun kisah cinta banyak di akhiri drama entah itu menyedihkan maupun menyenangkan, tapi akhirnya saat kau tumbuh dewasa, kau juga suatu saat akan mengalaminya juga.


Sekalipun kau berusaha untuk menggunakan logikamu dalam mengukur cinta ini bagus atau tidak, tanpa sadar kau juga pasti akan merasakannya juga.


Itu pasti, jadi walaupun kau mencaci maki cinta itu membuat manusia jadi budak, tapi tanpa cinta kau juga tidak akan pernah merasakan rasanya diberi perhatian dan kasih sayang, maksudku kehangatan dalam hati, apa kau mengerti?" papar Ethan.


Meskipun saat ini dirinya sedang berbicara dengan anak kecil yang baru saja berusia lima tahu, akan tetapi Ethan tahu kalau Kelvin ini punya daya pikir untuk memahami semua perkataannya.


Jadi ia tidak begitu mempermasalahkannya untuk bicara terus terang seperti itu kepada anaknya itu, karena itu lebih baik ketimbang terus cerewet.


"Ya, tentu saja aku mengerti. Tapi yang paling tidak aku mengerti, kenapa kak Ovin dan anak manja itu menikah, bukannya mereka berdua terlalu muda menjalin hubungan seperti itu? Padahal Ayah sendiri menikah di usia 26 tahun, tapi bisa-bisanya mereka menikah muda. Apa saking bucin nya mereka berdua?" gerutu Kelvin.


"Padahal delapan puluh persen orang yang berpacaran saja pasti putus, tapi ini, mereka berdua ternyata memang benar-benar gila." Rutuk Kelvin lagi. "Seandainya jika memang seperti itu, lalu kalau saja Kak Ovin itu bukan sepupuku, aku pasti sudah setuju saja dia menikahimu, Ayah." Imbuhnya lagi.


Begitu mendengarkan pernyataan dari bocah laki-laki ini, Ethan seketika terkesiap dengan topik pembicaraan soal Ovin yang lebih baik jadi Ibu nya?


"Apa kau sedang bergurau? Ovin jadi Ibumu? Dia hanya pantas jadi kakakmu saja, bukan Ibu." Tegas Ethan. Begitu dia melirik ke arah Kelvin, terlihat Kelvin yang tadinya begitu ceria, sekarang berubah menjadi diam dan terlihat sedikit murung.


"Iya, aku tahu. Tapi aku kan hanya bilang seandainya, apa Ayah tuli?!" Marah Kelvin.


Karena ia sudah terlanjur kesal sendiri dengan pembicaraan tadi, Kelvin langsung pergi meninggalkan Ayahnya itu ke salah satu kamar yang ada, kemudian mengunci pintu kamarnya agar Ayahnya itu tidak masuk.

__ADS_1


Sedangkan Ethan, dia pun hanya diam sambil memperhatikan daun pintu kamar yang sudah di tutup rapat itu.


'Padahal mereka berdua belum lama bertemu, tapi dia sudah sesuka itu dengan Ovin?' Pikir Ethan.


Ketika Ethan kembali memandang potret miliknya yang berdiri di depan kakaknya itu, dia benar-benar melihat wajah Ovin dan kakaknya Ethan sungguh mirip.


"Kakak." panggil Ethan dengan raut wajah yang begitu sedih, sebab kenyataan setelah Ethan pulang, ia bahkan sama sekali tidak bisa melihat wajah kakaknya sendiri yang sudah meninggal, dan justru digantikan dengan wajah muda dengan status sebagai keponakannya Ethan. "Seandainya waktu bisa diputar kembali, aku pasti akan tetap mempertahankanmu untuk tetap di keluarga Abelson. Kenapa kakak sama sekali tidak pernah menghubungiku?"


Tersirat raut wajah yang tampak cukup sedih.


Tidak dapat dipungkiri, dia sangat kehilangan sosok dari kakak perempuannya, karena tanpanya, sebenarnya Ethan tidak mungkin bisa menemukan jati dirinya, masa depan, bahkan cintanya.


"Hahh~ Ada-ada saja, aku masih saja tidak percaya kalau kakakku sidah meninggal. Sebaiknya besok aku pergi ke makamnya," ucap Ethan dengan senyuman masam.


Dia ingin memiliki keluarga yang utuh. Namun, tidak semua keinginan akan terwujud.


Akan ada selalu sebuah hukum alam, itulah yang Ethan rasakan semenjak dia mengetahui betapa kerasnya dunia.


Dan salah satunya adalah, di umurnya yang sudah mencapai kepala tiga, dia pun sudah menjadi seorang duda, karena di tinggal Istrinya yang meninggal tepat setelah melahirkan.


'Jadi yang ada di dalam foto itu, benar-benar Ibu nya kak Ovin? Mirip sekali, seolah kalau kak Ovin adalah reinkarnasinya.' pikir Kelvin, dia sempat mengintip di balik pintu, sebelum akhirnya dia pun menutup pintu kamarnya dan memilih untuk berdiam diri di dalam kamar.

__ADS_1


__ADS_2