
'Siapa yang datang?' Pikir Linda di tengah-tangah dirinya sedang mencerna keadaan yang terasa berbeda itu.
BRRMM.......
"Ada yang datang lagi?" Gumam Eldo, dan menoleh ke arah belakang.
BRRMM...BRMMM......
Suara knalpot itu terus berbunyi dan terdengar kian mendekat.
"Eldo, katamu hanya ada empat orang kan? Kenapa ada satu lagi yang ada?" Tanya wanita ini, pacar Eldo yang baru ini seraya menunjuk pada satu mobil yang baru saja datang dari arah pintu gerbang, dan kini mobil itu melaju dengan kecepatan tinggi.
"Mungkin saja dia orang yang baru mau mendaftar." Dengan percaya dirinya yang tinggi, Eldo kemudian menghadap ke depan tepat di depan Linda dan menatap kedatangan mobil yang baru saja memasuki trek dan berkendara dengan kecepatan yang tinggi ke arah mereka?!
BRRMMM.......
Eldo yang tidak pernah berpikiran kalau mobil yang baru saja datang itu terus melaju tepat di jalur lintasan yang satu arah dengan tempat Eldo berdiri, sontak membuat Eldo jadi sedikit panik, karena tidak terlihat adanya mobil mewah yang sedang melaju kearahnya itu akan mengalihkan arah lintasannya!
'T-tunggu, kenapa mobilnya seperti mau menabrakku?' Pikir Eldo.
"Eldo! Lari! Dia akan menabrakmu!" Teriak pacar Eldo agar Eldo segera pergi dari sana.
Sedangkan Linda yang tidak bisa melihat apapun hanya bisa diam.
BRRMM.....BRRMMM.....
Namun sayangnya, Eldo yang ingin pergi dari sana, sontak langsung di cegat dengan mobil mewah yang langsung menghalangi niatnya untuk pergi dari sana dengan melakukan putaran drifting.
"Siapa kau?!" Teriak Eldo, terus mewaspadai mobil yang terus bergerak dengan posisi terus memutari mereka berdua dengan sempurna tiga ratus enam puluh derajat.
__ADS_1
BRRMM....BRRMM.....
Tidak ada sahutan sama sekali dari orang yang ada di dalam mobil tersebut.
"Eldo! Dia pasti ada hubungannya dengan wanita di belakangmu. Dia pasti mau melindunginya!" Beritahu wanita ini kepada Eldo, bahwa kedatangan dari mobil asing yang kini sedang melakukan putaran drifting yang cukup sempurna itu adalah seseorang yang memiliki hubungan dengan Linda?
"Heh~"Senyuman dari bibir manis yang sedari tadi terdiam itu pun muncul juga setelah dia bisa mendengar ekspresi dan kalimat yang memperlihatkan kepanikan milik mereka berdua, setelah mempermainkan teman alias rekan kerja Ovin yang baru.
Ya...
Linda memang temannya, tapi dalam bidang pekerjaan saja. Dan karena kebetulan Linda adalah orang baru, maka Ovin pun bersedia membantunya.
"Jadi begitu, kau datang kesini karena wanita ini." Eldo yang tiba-tiba saja mendapatkan pencerahan, memutuskan memberikan ancaman kepada orang yang ada di dalam mobil itu dengan cara berdiri di belakang Linda persis, setelah itu Eldo pun membungkukkan tubuhnya ke arah depan, sehingga dia pun sejajar dengan Linda yang sedang duduk itu. "Berhenti sekarang juga, atau aku akan mempermalukan dia."
"Ah~" dan suara lenguhan dari Linda pun tiba-tiba saja keluar saat tangan kanan Eldo mulai meraba paha Linda yang mulus itu.
"T-tunggu..jang-"
"Jangan apa? Inilah konsekuensi yang harus kau hadapi jika memangil ba-"
Dan kalimat itu menghilang begitu saja saat mobil yang di kendarai oleh Ovin tadi berhenti tepat di belakang mereka berdua.
Saat tangannya itu sedikit lagi menggapai aset milik Linda, saat itu juga kaca jendela dari pintu mobil itu sedikit terbuka. "Akhirnya aku bisa menyen-"
SYUHTT..
Kalimatnya seketika langsung menghilang, dan diakhiri dengan insiden dimana Eldo langsung ambruk.
"Eldo! Kenapa ka-" Wanita ini yang berteriak sambil berlari ke arah Eldo pun jadi turut kena imbasnya juga dengan kondisi yang sama di dapatkan oleh Eldo.
__ADS_1
BRUKK....
Dan tentu saja wanita itu langsung terkapar di atas jalan tepat di depan Linda persis.
"Apa yang terjadi? Kenapa mereka berdua jadi diam?" Tanya Linda, masih belum paham mengenai situasi di sekitarnya sebab matanya masih tertutup dengan dasi milik Eldo itu.
Dan Ovin yang masih berada di dalam mobil, langsung menjawabnya. "Aku menembaknya dengan obat bius. Jadi cepat lepaskan ikatanmu sendiri lalu masuk kedalam mobil." Perintah Ovin.
"Jadi sudah boleh, nih?" tanya Linda.
"Apa kau sedang membuatku mengatakannya untuk yang kedua kalinya?" Tanya balik Ovin tanpa keluar dari mobilnya sedikitpun.
"Oh..ok." Dengan jawaban Linda yang ragu itu, Linda pun memulai aksinya sendiri dengan melepaskan ikatan yang memang menjerat tubuhnya ke kursi yang dia duduki itu.
Tapi dengan kemampuan miliknya yang memiliki tenaga yang besar, perlahan ikatan dari tali yang mengikat tubuhnya itu pun kian mengendur.
Dalam kurun waktu kurang dari dua menit, Linda pun akhirnya bisa melepaskan dirinya sendiri.
Dia terpaksa tidak melakukannya dari awal, karena dia tidak ingin ada yang tahu kalau Linda dengan tubuhnya yang ramping itu ternyata bisa lepas dari ikatan tali yang mengikat tubuhnya itu.
"Sudah," kata Linda, "Lalu bagaimana dengan mereka?" tanya Linda pada empat mobil yang kian mendekat itu.
"Mereka,-" Ovin yang sama sekali tidak keluar dari dalam mobil, tiba-tiba tersenyum. "Yang pertama, buat mereka berempat keluar dari mobil."
BRRMM....
Akhirnya tidak ada kemenangan diantara mereka berempat saat melhat Linda sudah lepas dari ikatannya, lalu Eldo dan pacanya yang sudah tergeletak di jalan serta adanya mobil yang ada di belakang Linda persis.
Karena adanya saingan baru, salah satu diantara mereka berempat langsung menghentikan mobilnya dan turun dari mobil .
__ADS_1