
Karena Franz yang mengklarifikasi hubungan apa yang dimilikinya dengan Ovin sehingga Ovin tinggal bersama dengannya, berita itu pun muncul dan menyebar dengan cepat di seluruh sekolah.
Gosip...
Itu adalah berita yan langsung menyebar dengan cepat layaknya kanker. Dan Franz membuat itu mnejadi sebagai bahan cara paling ampuh setelah menghapus berita yang ada di forum sekolah.
Dan imbasnya juga cukup baik, seperti sekarang ini.
*
*
*
Di salah satu kelas, banyak siswa sedang bergosip dengan gosip yang di klarifikasi oleh Franz barusan.
"Apa kalian sudah dengar soal Ovin yang ternyata adalah sepupu dari Tuan muda?" Tanya perempuan ini kepada teman sekelasnya.
Tidak seperti yang lain yang terlalu obsesif dengan Franz, mereka memilih diam dan melihat perkembangan apa saja yang terjadi di tempat mereka bersekolah, itu sudah lebih dari cukup untuk menikmati hari-hari mereka.
"Dengar sih. Tapi apakah itu benar? Maksudku seperti yang kalian lihat kan? Selama ini Tuan muda tidak mempedulikan mata empat itu jika memang benar dia sepupunya. Perempuan itu sudah banyak di tindas oleh mereka yang tidak suka dengannya. Dan Tuan muda selama ini membiarkannya begitu saja."
" Iya, apa lagi banyak yang mem bully nya. Apa kita tidak apa-apa? Atau setelah kelulusan nanti keluarga dari Tuan muda akan membuat pelajaran balik pada kita? " ujar siswi yang lain.
" Ta..tapi, yang penting kita jangan mengganggu dia lagi deh, kalian tidak mengerti untuk beberapa hal. " tutur salah satu orang di antara ke lima siswi tersebut.
__ADS_1
" Beberapa hal apa Ririn? " tanya temannya pada Ririn dengan raut wajah heran.
" Beberapa orang memiliki kesabaran yang tinggi, tapi ada kalanya orang yang seperti itu memiliki sisi kemarahan yang tidak bisa di ekspresikan, bisa diartikan lebih menyeramkan dari orang pada umumnya. " Jelas Ririn pada teman-temannya di kelas, memberikan peringatan paling berbahaya untuk teman-temannya itu.
".............." semuanya jadi saling pandang satu sama lain tanpa berkata apa pun.
Apa yang dikatakan Ririn sedikit masuk akal, dan jadi kepikiran akan beberapa hal yang pernah mereka lakukan dengan si mata empat.
"Mungkin saja Tuan muda juga sedang menguji kita, mana yang berbuat jahat kepada sepupunya dan mana yang tidak. Dengan begitu jika sudah ketahuan niat aslinya, mungkin Tuan muda akan memberikan pelajaran akhir pada orang yang berani membuat perkara dengannya." Imbuhnya lagi.
Dan semua yang di katakan oleh Ririn pun ada benarnya lagi. Di dalam pikiran mereka semua saat ini, kemungkinan besar Tuan Franz tidak menghiraukan ovin yang sering di tindas, adalah untuk menyeleseksi mereka semua.
Dalam hal apa?
Dan Franz punya kuasa untuk mengeluarkan orang yang tidak di sukainya itu. Sekalipun selama ini belum pernah ada kasusnya, bukan berarti Franz tidak tahu menggunakan kuasanya itu, hanya saja Franz seperti mencoba akan melakukannya di waktu yang pas.
*
*
*
KRINGGGGGGGGG................
Sampai bel pulang sekolah pun berbunyi.
__ADS_1
Banyak di antara mereka lebih memilih pulang untuk mengistirahatkan dirinya dan memulai dengan kesenangan baru setelah bekerja keras selama 3 tahun ini, keras belajar.
Untuk masalah Ovin yang baru terjadi itu, perlahan sudah mulai reda.
_____________
16:15
Langit sore kembali datang, waktu terbuang dan terlewati dengan cepat.
Ada satu gedung dengan fasilitas kolam renang yang terbentang panjang, dimana kolam renang tersebut berukuran 20×10 dan memiliki kedalaman 2 meter.
Di salah satu dinding gedung itu, atau lebih tepatnya di salah satu ujung kolam renang tersebut ada satu dinding dimana sisa cahaya matahari itu masuk menembus dinding yang sepenuhnya terbuat dari kaca. Kemudian cahaya itu juga terpantul ke atas atau langit-langit gedung karena ada air kolam yang tergenang alias melimpah di lantai/bawah.
Kesan cantik dan sedikit menyeramkan, sisi menyeramkan nya adalah selain sepi juga sangat hening, sekalipun ada satu orang tengah duduk di bangku penonton dengan memainkan ponsel berwarna hitam.
Maka hal itu tidak akan pernah membuat kesan mistisnya.
Perempuan ini pun memainkan ponsel, tapi bukan miliknya.
'Ternyata dia mengunci ponselnya, jika hanya kata sandi aku bisa membukanya, tapi ini-' jari dari tangan kanannya pun terdiam sejenak sekalipun jari dari kirinya tengah memainkan ponsel yang lain.
Dia langsung tersadar akan satu hal yang membuat dirinya saat ini jadi terlihat cukup bodoh, sebab ponsel yang dia ambil itu memiliki fitur keamanan yang cukup merepotkan, sehingga usahanya untuk membuka apa yang ada di dalam ponsel itu pun menjadi sia-sia.
'Aku harusnya mencari sidik jarinya dulu, baru bisa membuka ini.'Kenapa aku jadi bodoh seperti ini? Dasar, pasti gara-gara itu, makannya aku sampai melupakan hal paling penting ini. Aku itu seharusnya suah menduganya, kenapa jadi lupa sih!' Umpatnya. Dia merasa tidak puas hati dengan usahanya itu. satu kelalaian pada dirinya, Bella terlupa untuk mendapatkan sidik jadi si pemilik agar bisa membuka layar kunci dari handphone milik Ovin yang dia ambil itu, akan tetapi itu tidak masalah karena Bella juga menjalankan rencana lainnya.
__ADS_1