
Sejak malam yang indah itu, Nadya memperlakukan Bintang dengan lebih baik dan hangat. Bahkan hampir setiap malam, mereka melakukan permainan panas mereka. Namun semua itu tak berlangsung lama, sikap Nadya terhadap Bintang kini mulai berubah.
Semua berawal sejak Bintang telah bekerja, Bintang berangkat kerja pagi dan sorenya baru kembali pulang. Sedangkan Nadya memiliki jam kerja yang bergiliran, hal inilah yang membuat Nadya memiliki waktu luang di kost-an untuk sibuk di media sosial. Hingga akhirnya, Ia mengenal dekat seseorang.
"Kamu berangkat kerja sendiri aja yaa, gak apa-apa kan..?" seru Nadya yang sibuk dengan ponselnya.
"Iyaa gak apa-apa, tapi bukannya hari ini kamu masuk siang agak siang..?" tanya Bintang yang mulai merasakan perubahan Nadya.
"Aku malas, pengen istirahat aja.." sahut Nadya.
"Ohh,, yaa udah gak apa-apa, kamu istirahatlah. Aku berangkat dulu yaa sayang.." pamit Bintang sambil berlalu pergi, sedangkan Nadya masih saja sibuk memainkan ponselnya.
"Akhir-akhir ini Nadya sepertinya berubah, kenapa yaa,mmmh.." gumam Bintang dalam hati, sambil mempercepat langkahnya menuruni tangga.
Sesampainya di tempat kerja, Bintang segera masuk ke dalam. Hari ini adalah jadwal Bintang piket, tanpa menunggu lama Ia pun mulai membersihkan meja dan barang-barang yang ada di dalam rak serta lemari. Setelah selesai, Bintang lanjut melakukan pekerjaannya.
Selama di tempat kerjaan, Bintang masih memikirkan perubahan yang terjadi pada Nadya. Hingga membuatnya kurang fokus dan semangat, hal ini di sadari oleh Ika yang duduk tepat di sampingnya.
"Kamu sakit Bin, atau ada masalah..? Kok kelihatan gak semangat gitu.." tanya Ika pada Bintang.
__ADS_1
"Gak ada masalah Kak, cuma agak pusing sedikit aja.." sahut Bintang sambil tersenyum.
"Ohh gitu, yaa udah nanti kamu minum obat aja.." ucap Ika dan mereka pun melanjutkan pekerjaannya.
Beberapa jam berlalu, waktu istirahat telah tiba. Semua karyawan bergegas mengambil ponselnya masing-masing yang berada di dalam lemari, tidak terkecuali Bintang. Ia langsung memeriksa ponselnya, apakah ada pesan dari Nadya dan ternyata tidak ada sama sekali.
"Bin,, kamu ikut makan di luar gak..?" tanya Ika yang melihat Bintang masih berada di dalam.
"Iyaa Kak, kebetulan hari ini aku gak bawa bekal.." jawab Bintang.
"Yaa udah, ayo kita beli makanan sekarang.." ajak Ika sambil menggandeng tangan Bintang.
~***********~
Kini Bintang telah berada di kost-an, Ia menunggu Nadya yang belum juga pulang. Bintang lalu keluar dari kamar dan berjalan menuju balkon, sambil melihat pemandangan malam. Tapi kini tatapannya jatuh pada seorang perempuan yang berada di bawah sana yang duduk di atas motor, terlihat sedang sibuk teleponan dengan senyum di wajahnya.
Seseorang itu tak lain adalah Nadya, dengan rasa penasaran Bintang pun segera keluar menuju tangga untuk menghampiri Nadya.
"Kamu lagi teleponan sama siapa..? Jadi kamu udah pulang kerja dari tadi, kenapa gak langsung masuk..?" tanya Bintang dengan perasaan yang tidak enak.
__ADS_1
Mendengar suara Bintang yang tiba-tiba itu pun sontak membuat Nadya kaget, Ia lalu mematikan sambungan teleponnya dengan terburu-buru dan turun dari motornya.
"Bukan siapa-siapa.." jawab Nadya dengan ketus, sambil berjalan menaiki tangga tanpa mempedulikan Bintang.
Nadya yang sudah berada di dalam kost-an, langsung masuk ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya. Setelah keluar, Ia segera merebahkan tubuhnya di tempat tidur.
"Kamu telepon sama siapa tadi sayang, kok gak di jawab..?" tanya Bintang lagi, yang masih merasa penasaran.
"Jangan tanya terus, aku capek. Mau tidur dulu.." sahut Nadya seraya bangkit dari tempat tidurnya untuk mematikan lampu.
Bintang yang mendengar itu hanya terdiam, sambil menghela nafasnya dengan dalam.
"Apa mungkin Nadya punya yang lain..?" tanya Bintang dalam hati.
Setelah menunggu Nadya benar-benar tertidur, Bintang segera mengecek ponselnya. Selesai memeriksa, Bintang meletakkan kembali ponsel Nadya di tempat semula.
Bersambung...
🙏😊 A59
__ADS_1