
Sudah dua bulan Gemy bekerja di rumah makan milik Yumie, selama itu juga Mery mengantar jemput Gemy. Melihat hal ini Yumie pun terpikirkan sesuatu, yang mungkin bisa lebih baik untuk Gemy dan Mery. Ia pun berencana untuk membicarakannya pada mereka, karena selama ini Yumie selalu terbuka apapun pada teman-temannya itu.
Kebetulan hari ini, Yumie pulang lebih awal dari biasanya. Ia pun berniat untuk datang ke kost-an Bintang, dan berkumpul di sana bersama teman-temannya.
"Sudah pulang, Bu.." sambut Nani saat melihat Yumie telah pulang ke rumah.
"Iyaa Bik, Arya dimana..?" tanya Yumie yang tidak melihat Arya di ruang tengah, tempat biasa putranya bermain.
"Arya lagi bermain di kamar, Bu.." jawab Nani.
"Ohh,, yaa udah kalau gitu, saya mau ke kamar Arya dulu, Bik.." sahut Yumie sambil berjalan menuju ke kamar Arya.
"Mamaa udah pulang..!" seru Arya sembari berlari menghampiri dan memeluk Yumie.
"Iyaa anak Mamaa sayang.." sahut Yumie yang langsung mencium kedua pipi Arya dan membawanya duduk di pinggir tempat tidur.
"Arya main apa sayang..? Udah mandi kan..?" tanya Yumie seraya mengelus-elus rambut Arya.
"Udah dong Maa, Arya lagi main robot sama mobil-mobilan balap.." sahut Arya sambil menunjukkan mainannya.
"Iyaa sayang, Arya lanjut lagi mainnya yaa.. Mamaa mau mandi dulu.." uca Yumie sambil mengecup kening Arya, lalu pergi meninggalkannya dan berjalan menuju kamar.
Sesampainya di kamar, Yumie segera merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur. Lalu bangun dan mengambil handuk, Ia pun berjalan menuju ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya.
~************~
"Tumben baru pulang, pacaran dulu yaa.." seru Bintang yang melihat Mery dan Gemy yang baru saja tiba di kost-an.
"Yaa begitulah Bin,hehee.. Sekalian cari cemilan, nih buat kamu.." ucap Mery seraya menyerahkan bungkusan makanan pada Bintang.
"Aku mau mandi dulu yaa, gerah banget.." ucap Gemy yang kini segera masuk ke dalam kamar mandi.
"Iyaa Yank, jangan lama-lama. Aku juga mau mandi.." balas Mery yang kini tengah duduk di samping Bintang.
"Kamu gak apa-apa Bin, kalau kita ngekost bertiga terus..?" tanya Mery pada Bintang.
"Sebenarnya sih aku ngerasa gak enak Mer, karena aku tau kamu dan Gemy pasti pengennya berduaan kan,hehee.." ujar Bintang.
"Aku sih gak apa-apa Bin, gak ada masalah. Justru aku yang gak enak sama kamu, yang jadi sering nginap di rumah Kak Yumie.." sahut Mery.
"Iyaa Mer, gak apa-apa kok. Tapi Gemy gak gimana-gimana kan..? Takutnya dia jadi ngerasa gak enak, karena ada aku di sini.." ucap Bintang.
"Gemy juga gak apa-apa, aku udah pernah membahasnya, Bin.." balas Mery.
"Kalian lagi ngomongin apa..? Kelihatannya serius banget.." ucap Gemy yang baru saja keluar dari kamar mandi.
__ADS_1
"Lagi ngomongin tentang pernikahan kita, Yank.." sahut Mery sambil tertawa kecil dan mencubit pipi Gemy.
"Kamu ini, bisa aja sih sayang. Buruan mandi sana, nanti keburu magrib.." seru Gemy pada Mery yang ingin memeluknya, namun Gemy segera mendorong tubuh Mery.
"Gak boleh peluk-peluk, sayang belum mandi, aseeemmm.." seru Gemy yang tersenyum sambil menghindar dari Mery, dan menutup hidungnya.
"Iyaa deh sayang, aku mandi dulu tapi temenin,hehee.." sahut Mery dengan tertawa kecil.
"Buruan mandi gih, apa mau aku cubit dulu..?" tanya Gemy sambil mendekatkan jarinya pada perut Mery.
"Iyaa iyaa, ini mau mandi kok.." seru Mery yang segera berjalan menuju kamar mandi.
"Gimana pekerjaan kamu hari ini Gemy, lancar..?" tanya Bintang pada Gemy.
"Lancar Bin, cuma aku kasihan lihat Mery yang selalu antar jemput aku kerja. Padahal kan aku bisa pergi dan pulang sendiri naik motor, tapi gak boleh sama Mery.." ujar Gemy yang tidak ingin merepotkan Mery.
"Aku juga mikir gitu, tapi yaa mau gimana lagi. Mery maunya seperti itu.." ucap Bintang.
"Apa gak bisa kamu coba ngomong ke Mery, Bin..?" tanya Gemy.
"Memang ngomong gimana, Gemy..?" ucap Bintang yang balik bertanya.
"Yaa kamu coba ngomong ke dia, kalau aku pergi dan pulang kerjanya sendiri aja naik motor. Jangan di antar jemput terus.." seru Gemy.
"Ohh gitu, yaa udah nanti aku coba ngomong ke Mery yaa.." balas Bintang.
"Sama-sama yaa Gemy, memang udah seharusnya kita saling membantu.." sahut Bintang sambil tersenyum.
~************~
Selesai makan malam, Bintang, Mery dan Gemy pun kini memilih duduk santai di kursi depan teras. Sambil bercerita tentang pekerjaan mereka hari ini, terlebih Gemy yang begitu bersemangat menceritakan semua yang Ia lakukan di tempat kerjaan.
"Terus gimana, kamu betah kan Yank kerja sama Kak Yumie..?" tanya Mery.
"Iyaa betah sayang, semua karyawan di sana baik. Begitu juga dengan Kak Yumie, dia baik banget. Beruntung Bintang bisa sama Kak Yumie,hehee.." ujar Gemy sambil tersenyum.
"Syukurlah kalau gitu, memang benar sih Yank. Selain baik, Kak Yumie itu juga sayang banget sama Bintang.." ucap Mery yang ikut menimpali.
"Nah itu orangnya datang.." seru Gemy sambil tersenyum, menatap ke arah datangnya Yumie yang baru saja turun dari motornya.
"Lagi asyik ngobrol nih sepertinya, ngobrolin apa sih..?" tanya Yumie yang kini telah duduk di samping Bintang.
"Ngobrolin Kak Yumie, ehh gak lama langsung datang,hehee.." sahut Mery yang tertawa kecil.
"Ohh yaa, memang ngobrol apa soal aku..?" tanya Yumie.
__ADS_1
"Kita ngobrolnya di dalam aja yaa.." ajak Bintang pada semuanya dan mereka pun segera masuk ke dalam kost-an, karena tidak ingin menimbulkan kecurigaan pada orang lain tentang apa yang mereka bicarakan.
"Tadi kita lagi ngobrol soal Gemy yang katanya betah kerja sama kamu, sayang. Terus Gemy bilang, kalau kamu orangnya baik banget dan aku beruntung bisa sama kamu.." jelas Bintang.
"Ohh, jadi gitu yaa sayang, tapi sebenarnya aku yang beruntung bisa sama kamu.." balas Yumie sambil menatap Bintang.
"Kok gitu Kak Yumie, memang kenapa..?" tanya Gemy yang merasa penasaran.
"Karena dulu, buat bisa meluluhkan hati Bintang itu susah banget. Bahkan aku juga sempat di tolak, tapi aku gak mau nyerah. Sampai akhirnya, Bintang mau menerima aku jadi pacarnya,hehee.." jelas Yumie pada Gemy sambil tersenyum.
"Jadi gitu yaa Kak, penuh perjuangan dong,hee.." sahut Gemy.
"Iyaa begitulah kira-kira, tapi yang penting sekarang Bintang udah sama aku.." ucap Yumie sambil tersenyum menatap Bintang.
"Semoga hubungan Kak Yumie dan Bintang langgeng yaa.." seru Gemy.
"Aamiin.." jawab mereka semua serentak.
"Terimakasih yaa Gemy, do'a terbaik juga buat hubungan kamu dan Mery.." balas Yumie.
"Sama-sama yaa Kak.." ucap Gemy dan Mery bersamaan.
"Ohh iyaa, sebenarnya kedatangan aku ke sini juga, karena ada sesuatu hal yang mau aku omongin sama kalian semua.." ucap Yumie.
"Memang mau ngomongin apa sayang..?" tanya Bintang.
"Aku lihat selama dua bulan ini, Gemy selalu di antar jemput sama Mery. Jadi aku langsung mikir, gimana kalau Gemy tinggal di rumah aku aja. Nanti pergi dan pulangnya bisa bareng, terus kapanpun Gemy mau nginap di kost-an juga terserah aja. Tapi itu pendapat aku, gak tau kalau pendapat kalian gimana.." ujar Yumie.
"Ide bagus itu Kak, karena aku kan kerjanya sama Kak Yumie. Tapi apa gak merepotkan nanti..?" tanya Gemy.
"Sama sekali gak, Gemy.." jawab Yumie.
"Gimana sayang, bolehkan..? Biar kamu juga gak perlu bangun pagi-pagi banget buat nganterin aku kerja.." ucap Gemy.
"Gimana yaa,mmmh.. Menurut kamu gimana, Bin..?" tanya Mery.
"Iyaa sayang, menurut kamu gimana. Gak apa-apa kan kalau aku ajak Gemy untuk tinggal di rumah aku..?" tanya Yumie pada Bintang.
"Kalau aku sih gak ada masalah, gimana baiknya aja. Lagi pula Gemy juga kerja sama kamu, jadi kalian bisa berangkat dan pulang kerja bareng.." jawab Bintang.
"Kalau kangen mau ketemu, nanti Gemy bisa nginap di kost-an dan aku juga tinggal nginap di rumah sayang aja.." sambung Bintang.
"Yaa udah kalau gitu, gak apa-apa kamu tinggal di rumah Kak Yumie. Tapi nanti kamu harus sering-sering datang dan nginap di kost-an yaa, Yank.." seru Mery.
"Iyaa sayang, itu pasti kok. Kamu tenang aja, terimakasih yaa sayang.." balas Gemy yang ingin memeluk Mery, namun niatnya Ia urungkan saat sadar akan keberadaan Bintang dan Yumie...
__ADS_1
Bersambung...
🙏😊 A59