Rahasia Hati Seorang Lesbi

Rahasia Hati Seorang Lesbi
Mendekati Lisa


__ADS_3

"Ayo habiskan makan malamnya Bin.." seru Ibu pada Bintang yang terlihat senyum-senyum sejak tadi.


"Oh iya Bu, nih sebentar lagi habis kok." jawab Bintang yang ingin segera menghabiskan makanannya, karena telah sadar kakak-kakaknya memperhatikannya dari tadi.


"Kamu kenapa Bin, dari tadi kakak perhatikan senyum aja. Lagi naksir seseorang yaa.." ucap kak tya asal.


"Atau dia lagi kumat kali kak,hee.." kak nia menimpali sambil tertawa, melihat Bintang yang langsung menatapnya tajam.


"Kalian ini, selalu saja menggoda Bintang." akhirnya ayah pun membelanya.


"Tapi ayah juga penasaran melihat kamu senyum terus Bin.." sambung ayah lagi dengan tersenyum.


"Apa tidak ada pertanyaan lain sih yah, selalu aku yang jadi korban dan sasaran.." jawab Bintang kesal, lalu berdiri dan berjalan menuju kamar.


"Tuh kan, kalian ini suka sekali mengganggu Bintang. Ayah juga, kenapa malah ikut bertanya seperti itu. Jadi ngambek tuh anak." ujar Ibu sambil merapikan meja makan dan membawa piring kotor ke dapur, di bantu Tya dan nia.


"Ayah kan bercanda Bu, kan Tya, Nia.." sambil melihat kedua putrinya.


"Iya benar yah.." jawab Tya dan Nia bersamaan.


"Gimana pekerjaan kalian di pabrik, lancarkan Tya ?." tanya ayah yang ingin tau pekerjaan putrinya.


"Lancar kok yah, cuma ada sedikit masalah. Tapi sudah bisa di selesaikan.." jelas Tya yang tidak ingin ayahnya khawatir.


"Syukurlah kalau begitu, kamu harus mengajari dan membantu Nia. Jangan biarkan dia mengalami kesulitan dan masalah di pabrik." pinta ayah pada Tya.


"Baik yah, ayah tenang aja." sahut Tya dengan tersenyum.

__ADS_1


~************~


Di dalam kamar, Bintang sibuk mengerjakan pr sekolahnya. Sambil membayangkan wajah Lisa yang entah mengapa membuatnya jadi tersenyum sendiri.


"Kenapa aku ini, rasanya aneh. Senang-senang gimana gitu yaa.." gumam Bintang yang merasa aneh sendiri dengan apa yang di rasakannya pada Lisa.


"Apa mungkin aku jatuh cinta,mmmh.." ucap Bintang lagi pada dirinya sendiri.


Setelah selesai mengerjakan pr sekolahnya, Bintang pun memilih untuk segera tidur. Dia sudah tidak sabar menunggu esok pagi, untuk bisa ke sekolah. Lebih tepatnya tidak sabar untuk bertemu Lisa, gadis yang membuatnya senyum-senyum sendiri.


~***********~


Keesokan harinya,


"Ibu, Ayah, Bintang pamit ke sekolah yaa.." seraya mencium tangan kedua orang tuanya.


"Tapi kan Nak, kamu kan belum sarapan. Lagi pula masih ada waktu untuk sarapan, kenapa terburu-buru.." ujar Ibu


Daaa Bu,Yah assalamu'alaikum.." seru Bintang.


"Wa'alaikumsalam.." jawab Ibu dan Ayah serentak.


"Tumben ya Bu, anakmu itu buru-buru ke sekolah. Padahal belum terlambat.." ujar ayah pada ibu.


"Entahlah Yah, Ibu juga gak tau kenapa. Ya sudah Ibu mau manggil Tya dan Nia dulu untuk sarapan ya Yah.." ucap Ibu


"Iya Bu, sekalian jangan lupa kopi Ayah.." seru ayah pada ibu yang hanya membalas dengan senyuman.

__ADS_1


~*********~


"Ayo berangkat Bin, aku udah nungguin kamu dari tadi." Hira berjalan ke arah Bintang


"Tumben kamu mau berangkat cepat raa, gak biasanya." ujar Bintang yang masih merasa aneh dengan perubahan Hira.


"Gak papa Bin, sesekali pengen sarapan di kantin. Kamu juga pasti belum sarapan kan ?."


jawab Hira sambil mengikuti langkah Bintang yang semakin cepat.


"Ya udah kalau gitu ayo buruan raa, perutku udah mulai protes nih." seru Bintang.


Setibanya di sekolah mereka langsung ke kelas, lalu ke kantin untuk memesan makanan. Di sana juga terlihat Lisa yang ternyata sedang sarapan, Bintang dan Hira pun menghampirinya.


"Hai Lis, kamu sarapan juga. Aku dan Hira juga mau sarapan nih.." ujar Bintang yang lebih dulu menyapanya.


"Iya nih Bin, pengen sarapan di kantin soalnya." jawab Lisa.


"Oh ya, kita sehati donk. Aku juga gak tau tiba-tiba pengen sarapan di kantin." sahut Bintang yang baru mendapatkan makanan yang di pesannya.


"Ehemmm, ya udah makan, ngomong aja dari tadi." seru Hira yang merasa tidak senang karena sejak tadi di abaikan.


"Iya raa.." jawab Bintang dan Lisa bersamaan, sambil tersenyum dan saling menatap.


"Nanti pulang bareng yaa, aku mau ngomong sesuatu." bisik Bintang pada Lisa.


"Oh, iya Bin." jawab Lisa sambil berpikir dan bertanya-tanya dalam hati, apa yang mau di omongin oleh Bintang.

__ADS_1


Bersambung...


🙏😊


__ADS_2