Rahasia Hati Seorang Lesbi

Rahasia Hati Seorang Lesbi
Menimbulkan Kecurigaan


__ADS_3

Beberapa bulan telah berlalu, hubungan Bintang dan Gia semakin terlihat mesra. Namun keduanya tetap saling menjaga hubungan mereka dengan baik, hingga suatu hari masalah pun datang dari seseorang yang tidak mereka duga.


Tepat di hari ulang tahun Gia, keluarga besar Gia telah berkumpul untuk merayakannya. Tak terkecuali Bintang, orang yang yang sangat Gia cintai.


"Ayo Gia, tiup lilinnya..!"


"Tiupp, tiupp, tiupp..!!"


Teriak teman-teman Gia pada saat itu yang juga hadir untuk merayakan,


Gia pun segera meniup lilinnya lalu segera memotong kue ulang tahunnya. Setelah itu memberikannya pada Mamaa dan Kak Tya, juga yang lainnya.


"Semuanya yang hadir, silahkan di nikmati sepuasnya yaa..!!" seru Gia yang segera menghampiri Bintang.


"Sayang, aku senang sekali kamu bisa datang.." bisik Gia di telinga Bintang, yang sontak langsung membuat Bintang merasa geli sekaligus merinding. Saat merasakan hembusan nafas Gia, masuk ke dalam telinganya.


"Syukurlah kalau senang, tapi nanti aku langsung pulang yaa.." ucap Bintang dengan wajah serius.


"Kok pulang, harus menginap pokoknya..!" sahut Gia dengan nada kesal.


"Tidak bisa, besok kan aku harus masuk kerja.." jelas Bintang.


"Yaa sudah pulang saja sekarang, sana pulang-pulang..!" seru Gia yang merasa kesal, karena keinginannya untuk bisa menghabiskan malam bersama kekasihnya itu gagal.


"Ohh, yaa sudah aku pamit pulang dulu.." ujar Bintang seraya membalikkan badannya, lalu berjalan menuju arah pintu keluar.

__ADS_1


"Bintang, tunggu..! Aku kan hanya kesal, tidak benar-benar menyuruhmu untuk pulang sekarang.." seru Gia dengan nada suaranya yang ingin menangis, sambil memegang tangan Bintang.


"Iyaa aku juga tidak benar-benar ingin pulang sekarang, tapi besok.." ucap Bintang sambil tersenyum pada Gia.


"Jadi menginap di rumah kan ?!" tanya Gia penuh semangat.


"Iyaa Gia sayaang.." bisik Bintang pada Gia yang langsung tersenyum senang.


"Nah begitu dong, itu baru kekasihku yang baik hati.." ucap Gia yang balik berbisik pada Bintang.


Untuk mengungkapkan rasa bahagianya, Gia pun menyuapi Bintang kue ulang tahun yang sejak tadi Ia bawa.


"Kamu apaan sih, malu di lihat orang..!" seru Bintang yang terpaksa menerima suapan kue dari Gia.


"Iyaa maaf, aku lupa,hee.." balas Gia sambil tertawa kecil.


"Sini Bu, Bintang bantu angkatin.." seru Bintang yang ikut membantu Bu Nani membereskan sisa makanan dan minuman yang ada di atas meja.


"Iyaa Bintang, maaf yaa jadi merepotkan kamu.." sahut Bu Nani sambil tersenyum.


"Tidak apa-apa Bu, justru Bintang yang sering merepotkan Ibu.." ucap Bintang sambil membawa piring-piring kotor ke dapur.


Gia dan Kak Tika juga turut membantu, merapikan dan mengembalikan meja serta kursi kembali ke tempat asalnya.


"Biar aku saja yang angkat, ini agak berat.." seru Bintang pada Gia dari belakang.

__ADS_1


"Iyaa deh calon menantunya Mamaa,hehee.." bisik Gia yang di balas dengan senyuman oleh Bintang.


"Iish,, wanita itu, selalu saja bisa buat hati aku dag dig dug tidak karuan.." gumam Bintang dalam hati.


"Kamu kenapa senyum-senyum sendiri, Bin..?" tanya Bu Nani tiba-tiba.


"Ohh itu Bu, anu itu tadi Gia cerita sesuatu yang lucu.." ucap Bintang sambil melihat ke arah Gia yang sedang menertawakannya.


"Ohh begitu, Ibu pikir kenapa.Yaa sudah, Ibu mau istirahat tidur dulu. Kalian cepat menyusul..!" seru Bu Nani sambil berjalan menuju kamarnya.


"Iyaa Maa, iyaa Bu.." sahut Gia dan Bintang bersamaan.


"Jangan seperti ini Gia, nanti ada yang lihat bagaimana..?!" ujar Bintang yang mendapat pelukan dari Gia dengan tiba-tiba.


"Lampunya kan sudah di matikan sayang, lagi pula hanya ada kita berdua saja di sini.." ucap Gia yang kini menggandeng tangan Bintang sambil mengajaknya untuk masuk ke dalam kamar.


"Tunggu sayang, aku ke kamar mandi dulu yaa, kebelet pipis.." seru Bintang seraya menghentikan langkahnya.


"Yaa sudah aku temani sayang.." balas Gia pada Bintang, sambil berjalan ke arah kamar mandi.


Tanpa Bintang dan Gia sadari, ada sepasang mata yang sejak awal memperhatikan mereka berdua dengan penuh tanda tanya dalam hatinya.


Bersambung...


Buat pembaca setia "RHSL" mohon dukungannya yaa 🙏😊 biar author tetap selalu semangat updatenya.. 😉

__ADS_1


Sehat & bahagia selalu buat kita semua..!! Aamiin.. 😊


__ADS_2