Rahasia Hati Seorang Lesbi

Rahasia Hati Seorang Lesbi
Merasakan Hal Yang Sama


__ADS_3

Di dalam sebuah kost-an, terlihat Mulan bersama dengan se'orang wanita yang berada di dalam pelukannya. Mereka sedang asyik bercerita, sambil sesekali terdengar gelak tawa dari keduanya.


"Kamu jangan pergi lagi yaa sayang, aku itu cinta mati sama kamu.." ujar Mulan sembari mengelus rambut wanita yang bernama Rena itu dengan lembut.


"Aku gak mau cuma sekedar omongan, jadi kamu harus membuktikannya sayang.." balas Rena yang kini mengecup bibir milik Mulan.


Mulan yang mendapat ciuman hangat dari wanita yang sangat Ia cintai, membuat Ia tak bisa lagi menahan hasratnya. Keduanya pun kini kembali mengulang pergulatan panas mereka, sembari di iringi dengan suara ******* penuh kenikmatan. Membuat siapapun yang mendengarnya, tak kuasa menahan gairah.


Setelah cukup lama melakukan pemanasan, Mulan dan Rena pun akhirnya menuju puncaknya. Di sertai dengan erangan dari keduanya, yang telah mendapatkan pelepasan secara bersamaan.


"Sayang,, kamu nakal banget sih.." ucap Rena lirih seraya mengecup bibir Mulan. "Aku capek banget sayang, kita istirahat yaa.." seru Rena sambil memejamkan matanya.


Mulan yang melihat itu hanya tersenyum puas, baginya tak ada wanita manapun yang bisa memuaskan hasratnya selain dari Rena. Wanita yang telah dua minggu ini menemaninya menghabiskan waktu, dan Mulan tak akan melepaskannya lagi.


"Sayang istirahat yaa, aku mau ke kamar mandi dulu.." seru Mulan sambil mencium pipi Rena yang hanya tersenyum padanya.


Setelah keluar dari kamar mandi, Mulan mengambil ponselnya. Di lihatnya banyak panggilan tak terjawab dari Sarah, dan juga pesan yang tak ingin Ia baca karena begitu banyaknya.


"Apa pacar kamu itu masih terus ngubungin kamu..?" tanya Rena dengan tatapan tidak senangnya.


"Sayang tenang aja, nanti aku urus secepatnya. Sekarang cuma kamu yang aku mau, bukan yang lain.." ujar Mulan yang telah tau apa yang harus Ia lakukan pada Sarah.


Di sisi lainnya, Sarah yang menunggu kabar dari Mulan semakin merasa kesal dan sedih. Ia tidak tau harus bagaimana lagi untuk bisa menemuinya, karena Mulan tanpa sepengetahuannya telah pindah kost-an dan tidak ada yang tau dimana. Seketika itu, Sarah teringat pada Bintang dan berniat untuk menghubunginya.


Sarah: "Hallo Bin, assalamu'alaikum.."


Bintang: "Wa'alaikumsalam, Sarah. Gimana kabar kamu, baik-baik ajakan..?"


Sarah: "Kabar aku baik, cuma-..."


Bintang: "Cuma apa Sarah, ayo ngomong aja.."


Sarah: ". . . . . . .hikks,, hikks,, hikkss.."


Bintang: "Kamu nangis, ada apa Sarah..? Kamu cerita sama aku.."


Sarah: "Mulan, Bin.. Hikks,, hikks, hikks.."


Bintang: "Iyaa kenapa dengan Mulan..? Apa dia menyakiti kamu..?"

__ADS_1


Sarah: "Mulan gak tau ada dimana, dia udah gak peduli lagi sama aku. Dia udah berubah Bin, gak seperti dulu lagi.."


Bintang: "Berubah gimana maksudnya, Sarah..?"


Sarah: "Dia udah gak ada kabarnya, aku hubungi gak pernah mau jawab. Aku cari ke kost-an nya juga gak ada, kata yang punya kost-an dia udah pindah.."


Bintang: "Kamu yang sabar yaa Sarah, nanti dia pasti ngubungin kamu. Sekarang jangan nangis lagi, kasihan mata kamu nanti bengkak.."


Sarah: "Terus aku harus gimana Bin, aku gak mau dia ninggalin aku seperti ini. Tanpa penjelasan apapun, aku gak terima.."


Bintang: "Iyaa aku ngerti, tapi kamu sabar dan tunggu aja dulu. Nanti dia pasti ngubungin atau nemuin kamu.."


Sarah: "Apa kamu yakin, Bin..?"


Bintang: "Iyaa aku yakin, makanya sekarang kamu jangan nangis lagi.."


Sarah: "Iyaa Bin, gak nangis lagi kok. Terimakasih yaa.."


Bintang: "Iyaa sama-sama Sarah, nanti kamu selesaikan baik-baik sama Mulan yaa.. Harus tetap tenang dan jangan emosi, kamu kan kadang suka marah-marah.."


Sarah: "Iyaa Bin, gak marah-marah kok. Terimakasih yaa, udah di ingetin.."


Sarah: "Iyaa do'a in aja, Bin.."


Bintang: "Udah pasti Sarah, aku tutup dulu teleponnya yaa.. wassalamu'alaikum.."


Sarah: "Iyaa Bin, wa'alaikumsalam.."


Sesudah bercerita pada Bintang, Sarah pun kini merasa sedikit lega. Seolah Ia mendapatkan semangat, untuk bisa menghadapi masalahnya dengan Mulan. Lalu Sarah membaringkan tubuhnya di atas tempat tidur, seraya memejamkan mata dan menenangkan pikiran serta hatinya.


~*************~


Di malam harinya, sebuah mobil telah terparkir tepat di depan halaman rumah Sarah. Suara langkah kaki pun mulai terdengar menuju pintu depan, tak berselang lama ada suara ketukan pintu dari luar. Sarah yang mendengar itu, langsung bergegas berjalan untuk membukakan pintu.


"Sayang,, akhirnya kami datang juga..!" seru Sarah yang langsung memeluk Mulan dengan erat.


"Aku kangen banget sama kamu sayang, kamu kemana aja..? Aku cari di kost-an, kata Ibu pemilik kost-an kamu udah pindah. Kok kamu gak bilang-bilang sama aku..? Memang kami gak kangen..?" seru Sarah yang terus saja bertanya, membuat Mulan bingung untuk menjawabnya.


"Iyaa Sarah, maafin aku yaa.." ucap Mulan sambil menghela nafasnya.

__ADS_1


"Aku maafin kok sayang, yang paling penting sekarang kamu udah di sini sama aku. Jangan pergi lagi yaa, kalau perlu mulai sekarang kamu tinggal aja di rumah aku. Kita jalani hidup kita berdua aja, pasti bahagia banget kan sayang.." ucap Sarah yang kini bersandar pada lengan Mulan.


"Maaf Sarah, aku gak bisa.." balas Mulan.


"Kenapa gak bisa sayang..? Jadi kamu mau tetap tinggal di kost-an aja, yaa udah gak apa-apa kok sayang. Asalkan hubungan kita tetap baik-baik aja, dan kamu jangan menghilang lagi dari aku.." sahut Sarah sambil tersenyum.


"Tapi aku gak bisa, Sarah.." seru Mulan menatap tajam ke arah Sarah.


"Gak bisa apa maksud kamu sayang..?" tanya Sarah dengan mata yang berkaca-kaca.


"Aku gak bisa meneruskan hubungan kita, kedatangan aku ke sini karena aku mau kita putus.." ujar Mulan.


"Kamu jangan bercanda sayang, gak lucu tau. Aku gak mau putus dari kamu, memang aku salah apa..?!" seru Sarah yang kini meneteskan air matanya.


"Aku gak bercanda, aku memang mau kita putus. Kamu gak salah apa-apa, tapi memang hubungan kita udah gak bisa di teruskan lagi.." ucap Mulan.


"Tapi kenapa sayang, kenapa gak bisa di teruskan lagi..?!" tanya Sarah yang tidak terima Mulan memutuskan hubungan dengannya.


"Sebentar, aku mau kenalin kamu dengan sese'orang.." ujar Mulan sembari berjalan keluar menuju mobilnya.


Terlihat se'orang wanita keluar dari dalam mobil, wanita yang berwajah sangat cantik dan putih bersih. Dengan rambut hitam panjang yang tergerai, Ia berjalan sambil menggandeng tangan Mulan.


"Siapa perempuan ini sayang, selingkuhan kamu..?!" seru Sarah dengan nada kesal.


"Ini Rena, dia bukan selingkuhan aku. Tapi pacar aku, kita berdua memang sempat putus selama hampir satu tahun. Tapi sekarang aku dan Rena udah balikan, karena itu aku gak bisa sama kamu, Sarah.." jelas Mulan seraya merangkul Rena.


"Jadi ternyata ini alasannya, kenapa kamu berubah sama aku dan menghilang. Kamu jahat banget, dasar breng***..!!" maki Sarah sambil ingin memukul dan menarik rambut Mulan, tapi mulan segera melangkah mundur dan menghindar.


"Ayo sayang kita pergi, dasar cewek gila..!" seru Mulan yang mengajak Rena untuk segera pergi meninggalkan Sarah yang terus ingin memukul dan menarik rambutnya.


"Mau kemana kalian berdua..! Kalian benar-benar jahat..!!" teriak Sarah yang kini terjatuh dan terduduk di tanah.


"Kenapa semuanya jadi seperti ini, kenapa..!!"


Sarah yang merasa sangat sakit hati hanya bisa menangis, dan saat itu juga Ia langsung teringat pada Bintang. Wanita yang pernah menjadi kekasihnya, namun Ia sia-siakan dan tinggalkan.


"Apa ini yang dulu juga di rasakan oleh Bintang, seperti yang sekarang aku rasakan..? Maafin aku, Bin.. Aku benar-benar minta maaf, hikks,, hikks,, hiikks.."


Bersambung...

__ADS_1


🙏😊 A59


__ADS_2