
Hari ini adalah hari pertama Bintang mengikuti kegiatan MOS di sekolahnya, ia dan anak-anak lain telah berkumpul di kelas yang telah di tunjuk. Mereka semua menantikan, tugas apa yang akan di berikan oleh para kakak kelasnya. Setelah menunggu, akhirnya mereka pun mendapatkan tugas.
Anak-anak terlihat berjalan dan berlari kecil, mendekati para guru-guru. Termasuk Bintang, yang berusaha keras menyelesaikan tugas yang di berikan kakak kelasnya itu.
"Akhirnya, selesai juga.." Bintang menarik nafasnya dengan berat, merasakan lelah di tubuhnya. Karena dari tadi berjalan bolak-balik ke sana ke sini, hanya untuk mencari tau nama para guru di sekolah itu dan juga untuk mendapatkan tanda tangan dari setiap guru.
"Hai, boleh aku ikut duduk di sini ?." tanya seorang anak perempuan dengan tiba-tiba.
"Oh iyaa, boleh. Duduk aja." jawab Bintang sambil mengamati anak perempuan yang kini telah duduk di sampingnya.
"Namaku Indah Safania, biasa di panggil Safa." sembari mengulurkan tangannya untuk berjabat tangan. "Nama kamu siapa ?." lanjut Safa lagi.
"Namaku Bintang Bersinar Terang Di Malam Hari, panggil aja Bintang" sahut Bintang dengan senyuman.
"Ohh, panjang banget namanya, tapi bagus sih.." ucap Safa dengan wajahnya yang terlihat bingung tapi seperti ingin tertawa, mendengar Bintang mengatakan nama lengkapnya.
"Aku bercanda kok,hee.. namaku Bintang aja.." balas Bintang dengan tertawa kecil.
"Kamu lucu juga,hee.. gimana udah selesai tugas yang di berikan sama kakak kelas ?." tanya Safa sambil melihat ke arah buka yang sejak tadi di pegang oleh Bintang.
"Iyaa udah kok, kamu sendiri giman ?." Bintang balik bertanya.
__ADS_1
"Aku juga udah, ayo kita berikan ke kakak kelas." ajak safa sambil berdiri dari tempat duduknya.
Bintang dan Safa segera menuju kelas, meletakkan buku mereka di atas meja seperti yang telah di perintahkan oleh kakak kelasnya. Setelah keluar dari kelas, Bintang mengajak Safa untuk ke kantin sekaligus berkenalan dengan teman-teman yang lain.
"Ayo duduk sini, masih muat untuk kalian berdua." seru seorang anak perempuan yang melihat Bintang dan Safa mencari kursi kosong.
"Iyaa makasih.." jawab Bintang dan Safa bersamaan, sambil memberikan senyum pada anak-anak yang juga ikut duduk satu meja dengan mereka.
Mereka pun saling berkenalan, berjabat tangan dan menyebutkan nama masing-masing. Begitu juga dengan Bintang dan Safa.
"Kalian mau pesan apa ?! biar sekalian aku catat.." tanya seorang anak perempuan pada anak-anak lainnya, sembari memegang pena dan buku yang telah ia siapkan.
Satu persatu anak-anak itu menyebut makanan yang ingin mereka pesan, termasuk Bintang dan Safa yang hanya memilih untuk memesan minuman.
"Kamu suka jus alpukat juga ?." tanya Safa sambil meneguk minuman di depannya.
"Iyaa suka banget, jus jeruk juga aku suka.." jawab Bintang dengan semangat.
"Oh yaa, sama donk kalau gitu.." sahut Safa yang merasa senang, karena teman barunya itu juga menyukai minuman yang menjadi kesukaannya.
Setelah selesai meminum habis jus yang di pesan, Bintang dan Safa pun segera membayarnya pada Ibu kantin. Lalu berpamitan pada anak-anak yang lain untuk kembali ke kelas.
__ADS_1
"Kamu nanti mau duduk di kursi yang mana Bin ?." tanya Safa pada Bintang saat telah sampai di kelas.
"Aku pilih kursi belakang aja, karena percuma kalau di depan nanti pasti di suruh pindah." jawab Bintang sambil duduk di kursi yang telah ia pilih sejak awal.
"Habis kamu tinggi sih, jadi lebih baik duduk di belakang aja sama aku.." ucap Safa pada Bintang yang langsung duduk di kursi sebelahnya.
"Sama kamu, memang kamu mau duduk di sini ?." tanya Bintang sambil menunjuk kursi yang telah di duduki oleh Safa.
"Kamu keberatan Bin, atau gak suka kalau aku duduk di sebelah kamu ?." ucap Safa yang lebih memilih untuk bertanya balik pada Bintang.
"Aku suka kok, dan gak keberatan juga. Cuma tadinya aku pikir kamu mau duduk di kursi depan.." jelas Bintang yang merasa tidak enak dengan pertanyaan Safa padanya.
"Baguslah kalau gitu, karena aku juga pengen duduk di belakang aja.." ucap Safa.
"Oh yaa, nanti pulang bareng ya Bin. Kamu mau kan ?." ajak Safa yang ingin berteman dekat dengan Bintang.
"Iya boleh kok, jadi aku kan ada temennya.." balas Bintang dengan tersenyum senang.
Obrolan mereka pun berakhir saat bel berbunyi, tampak anak-anak mulai memasuki kelas. Di susul oleh kakak-kakak kelas mereka, yang kini telah ada di depan kelas.
Bersambung...
__ADS_1
🙏😊