
Sudah beberapa minggu ini, Della dan Bintang terlihat sering jalan bersama. Keduanya memanfaatkan kesempatan itu untuk saling mengenal antara satu sama lainnya, hingga tentang kehidupan pribadi pun telah Della ceritakan pada Bintang.
Hal inilah yang mampu membuat Bintang berpikir kembali, untuk bisa menerima sosok Della sebagai kekasihnya. Melihat Della yang selama ini, begitu berusaha keras untuk bisa bersamanya.
"Gimana kamu sama Della, Bin..?" tanya Anya saat mereka sedang duduk santai di teras depan sambil memakan cemilan.
"Gak gimana-gimana, memang mau gimana..?" seru Bintang yang balik bertanya.
"Kok gak gimana-gimana, maksudnya udah jadian belum..? Kan akhir-akhir ini kalian sering jalan bareng, masa iyaa gak ada yang spesial gitu.."
"Spesial, memang nasi goreng. Aku masih bingung Nya, mau nerima Della atau gak.." ucap Bintang.
"Bingung kenapa lagi, Bin..? Udah terima aja, aku dan Nindy dukung kalian kok. Lagi pula setahu Nindy, Della itu baik. Cuma yaa itu, dia janda dan punya se'orang putri namanya kalau gak salah Dita yaa.." jelas Anya.
"Iyaa memang benar, namanya Dita. Aku juga pernah waktu itu ngobrol sama anak dan Ibunya lewat telepon.." ujar Bintang.
"Nah terus, bingung apa lagi. Kalau Della udah kenalin kamu sama anak dan Ibunya, berarti dia serius sama kamu, Bin.." sahut Anya.
"Entahlah Nya, aku masih gak yakin. Aku masih pengen kenal dia lebih dalam lagi.." ucap Bintang yang tidak ingin merasa kecewa lagi.
__ADS_1
"Iyaa Bin, aku bisa ngerti kok. Cuma di lihat dari sikap dan usaha Della untuk bisa bersama kamu, sepertinya dia memang serius. Tapi kalau memang masih ragu, kamu pertimbangkan lagi aja.." ujar Anya yang bisa mengerti ketakutan Bintang yang selama ini selalu merasakan kecewa.
"Iyaa Anya, mungkin aku juga masih butuh waktu.." balas Bintang sambil tersenyum pada Anya, sesaat mereka pun hanyut dalam pikiran mereka masing-masing.
~*************~
Esok paginya, Bintang yang tergesa-gesa pergi ke kost-an Della kini telah berada di depan pintu. Belum sempat Ia mengetuk pintu, pintu pun terbuka dan terlihat Della yang sedang berdiri sambil menatap Bintang dengan raut wajah yang sedih.
"Ayo masuk Bin, aku udah nungguin kamu dari tadi.." ajak Della.
"Jadi kamu mau berangkat pagi ini..?" tanya Bintang.
"Iyaa Bin, aku cemas dan kepikiran sama keadaan Dita. Dia pasti butuh aku saat ini.." ujar Della yang akan pulang ke rumah orang tuanya, karena Dita putrinya sedang sakit.
"Iyaa Bin, terimakasih. Aku pinjam dulu yaa, nanti kalau aku udah punya uang pasti aku kembalikan.." ucap Della.
"Soal itu jangan kamu pikirkan, yang penting Dita bisa segera sembuh dan sehat kembali.." sahut Bintang sambil tersenyum.
"Aamiin, sekali lagi terimakasih yaa Bin, maaf aku udah ngerepotin kamu.." ucap Della sambil tertunduk sedih.
__ADS_1
"Jangan ngomong gitu, udah seharusnya kita saling membantu. Kamu dalam kesulitan, gak mungkin aku diam aja. Terus kamu mau izin gak masuk kerja berapa hari..?" tanya Bintang.
"Kalau itu aku masih belum tau Bin, aku lihat gimana kondisi Dita nanti yaa.." jelas Della.
"Ohh, yaa udah kalau gitu, gak apa-apa. Nanti biar aku yang ngomong sama bos, soal kamu gak bisa masuk kerja.."
Ucap Bintang yang merasa kasihan pada kehidupan Della, yang harus menyandang status janda saat usianya masih muda. Serta bekerja keras untuk bisa membesarkan dan menghidupi anak dan Ibunya se'orang diri, sedangkan Ayah Dita dan saudaranya yang lain sudah tidak peduli lagi padanya.
"Terimakasih yaa Bin atas bantuannya, kalau gitu aku mau siap-siap dulu.." seru Della.
"Sama-sama Dell, aku juga mau pamit pulang yaa.. Nanti kalau udah berangkat dan sampai di rumah, kabari aja.." ujar Bintang.
"Iyaa Bin, pasti aku kasi tau kamu.."
Della pun mengantarkan Bintang keluar yang bergegas pergi dengan sepeda motornya, meninggalkan Della yang kini sedang tersenyum penuh kemenangan.
"Ini baru awal, akan ada rencana selanjutnya,hahahaa.." ucap Della tertawa senang.
Della segera masuk ke dalam kost-an, lalu membereskan pakaiannya. Setelah itu berlalu pergi, tapi bukan untuk menemui putrinya melainkan untuk bersenang-senang...
__ADS_1
Bersambung...
🙏😊 A59