
Bintang yang sudah merasa membaik, memilih untuk secepatnya bisa bekerja. Fida menawarkan padanya untuk bekerja di tempat dimana Ia bekerja, tepatnya di sebuah minimarket. Karena memang di tempat itu sedang membuka lowongan pekerjaan, selain itu juga jaraknya cukup dekat dengan tempat tinggal mereka.
"Ayo Bin, kita berangkat sekarang.." ajak Fida pada Bintang.
"Iyaa ayo, Fii.." balas Bintang sambil tersenyum.
Mereka lalu pergi bersama dengan menaiki sepeda motor, tidak butuh waktu lama akhirnya Fida dan Bintang telah sampai di sebuah minimarket yang masih terlihat sepi.
"Akhirnya sampai juga, ayo kita masuk.." ucap Fida sambil menarik tangan Bintang.
"Jangan buru-buru, Fii.." sahut Bintang yang mengikuti langkah Fida.
Setelah mengenalkan Bintang pada pemilik dan karyawan lain minimarket, kini Fida mulai mengajarkan Bintang tentang apa yang harus Ia kerjakan.
"Gimana Bin, kamu sudah mengerti..? Atau ada yang mau kamu tanyakan..?" tanya Fida pada Bintang yang sedang mengingat semua yang tadi Fida ajarkan.
"Iyaa aku sudah mengerti, Fii.." jawab Bintang dengan senyuman manisnya.
"Baguslah kalau begitu, sekarang kita bisa mulai bekerja. Kami semangat yaa, Bin..!" seru Fida menyemangati Bintang.
"Iyaa Fii, kamu juga semangat yaa..!" sahut Bintang sambil tersenyum.
Fida dan Bintang segera memulai pekerjaan mereka, dari menyusun, mengecek dan merapikan barang-barang yang ada di dalamnya. Di sebuah sudut ruang, terlihat pemilik minimarket sedang memperhatikan mereka berdua sejak tadi.
"Bagai Fii, kamu sudah menjelaskan semuanya pada Bintang..?" tanya pemilik minimarket itu.
"Iyaa sudah Pak Rudi, saya sudah menjelaskan dan mengajarkan semua pada Bintang.." jawab Fida.
"Bagus kalau begitu, kalau ada apa-apa kamu tanya pada Fida yaa.. Semoga kamu betah bekerja di sini.." ucap Pak Rudi sambil menepuk bahu Bintang.
__ADS_1
"Iyaa Pak, saya akan bekerja sebaik mungkin.." balas Bintang sambil tersenyum.
"Itu memang harus, yaa sudah saya tinggal dulu. Kalian lanjutkan lagi pekerjaan kalian.." seru Pak Rudi.
"Iyaa, Pak.." balas Fida dan Bintang bersamaan.
Kini mereka melanjutkan pekerjaannya kembali, Bintang yang di bantu oleh Fida kini telah banyak tau dan mengerti apa saja yang harus Ia lakukan.
~***********~
Kini jam sudah menunjukkan pukul tiga sore, Bintang dan Fida bersiap-siap untuk pulang.
"Aku dan Bintang pulang dulu yaa, In.." seru Fida pada karyawan yang baru saja datang menggantikan mereka.
"Iyaa Fii, hati-hati. Oh, ini karyawan yang baru masuk yaa, Fii..?" tanya Indah pada Fida sambil menatap Bintang
"Ohh, iyaa iyaa aku ingat, kenalin aku Indah.." ucap Indah sambil berjabat tangan dengan Bintang.
"Saya Bintang, Mbak.." sahut Bintang sambil tersenyum.
"Panggil Indah aja yaa,hee.." ujar Indah dengan senyuman.
"Ohh, iyaa Indah.." ucap Bintang mengulangi namanya.
"Yaa udah ayo pulang, lama banget kenalannya.." seru Fida yang tidak mau menunggu lama.
"Duluan yaa Mbak, ehh Indah maksudnya,hee.." pamit Bintang.
"Iyaa Bintang di bumi.." balas Indah sambil tertawa terkekeh-kekeh.
__ADS_1
Bintang yang mendengar itu hanya tersenyum, lalu berjalan menghampiri Fida yang sudah menunggunya di luar.
"Lama banget sih kenalannya, Bin.." ujar Fida dengan wajah cemberut.
"Iyaa maaf Fii.." sahut Bintang.
"Yaa sudah buruan naik.." seru Fida sambil menyalakan sepeda motornya.
"Itu Indah teman kamu, lucu juga yaa.." ucap Bintang.
"Iyaa lucu, terus kamu suka sama dia..?" tanya Fida dengan ketus.
"Yaa gak lah, kan baru kenal juga masa langsung suka.." jelas Bintang.
"Ohh,, jadi kalau udah lama kenal, kamu nya suka gitu.." ujar Fida dengan nada kesal.
"Yaa gak gitu juga, memang kenapa Fii..?" tanya Bintang.
"Gak kenapa-kenapa.." balas Fida sambil melajukan motornya.
"Pelan-pelan Fii, aku belum mau mati...!" seru Bintang sambil menarik baju Fida.
Fida yang tidak peduli dengan ucapan Bintang, terus saja mengendarai motornya dengan kecepatan tinggi.
"Nih cewek ngapain pake bawa motor ngebut, ampun deh..!" ucap Bintang dalam hati sambil menggeleng-gelengkan kepalanya.
Bersambung...
🙏😊 A59
__ADS_1