
Sore itu, terlihat Bintang yang sedang duduk di kursi teras rumah. Sambil sesekali melihat ponselnya yang berada di atas meja, Ia menunggu balasan pesan dari Sarah yang belum juga ada. Tanpa Ia tau, bahwa sejak tadi Ibu sedang memperhatikannya.
"Kamu mikirin apa, Bin..? Dari tadi Ibu perhatikan, kamu asyik melamun.." tanya Ibu.
"Gak mikirin apa-apa kok, Bu.." jawab Bintang sambil tersenyum, karena Ia tidak mungkin menceritakan tentang hubungannya dengan Sarah pada Ibunya.
"Kalau ada apa-apa kamu cerita aja, mau cerita tentang Sarah juga boleh kok.." ucap Ibu yang langsung membuat Bintang malu dan salah tingkah.
"Hahh..? Ibu kenapa bawa-bawa Sarah, Bintang gak ada apa-apa kok.." sahut Bintang yang tidak ingin Ibunya semakin berpikiran jauh.
"Bukannya Sarah pacar kamu yaa, bagaimana hubungan kalian, Bin..?" tanya Ibu yang ingin tau.
"Baik kok Bu, Bintang mau ke kamar mandi dulu soalnya kebelet, Bu.." seru Bintang seraya bergegas masuk ke dalam rumah dan menuju kamar mandi.
"Memang kebiasaan itu anak, tiap kali di ajak ngobrol soal hubungannya pasti langsung kabur.." ujar Ibu yang hanya bisa menggelengkan kepala, melihat tingkah putri kesayangannya.
Lembayung senja kini telah berlalu, malam pun datang membawa gelapnya. Bintang dan Ibunya sedang menikmati makan malam, suasana hening karena keduanya tak bersuara bahkan hingga makan malam telah usai.
Bintang dan Ibu yang kini telah berada di ruang tengah, memilih untuk menonton televisi sambil mulai bercerita. Bintang tau Ibunya pasti teringat pada Ayah, seperti yang Ia juga rasakan.
"Bu,, sekarang rumah terasa sepi banget yaa, kenapa Kak Tya gak tinggal di sini aja. Biar lebih rame, iyaa kan Bu.." seru Bintang.
"Ibu juga berpikir seperti itu Bin, kamu tidak apa-apa kalau Kak Tya tinggal di sini bersama kita..?" tanya Ibu yang seolah meminta persetujuan dari Bintang.
"Bintang gak apa-apa Bu, justru Bintang seneng banget. Jadi rumah rame, dan Ibu juga ada temennya masak,hehee.." ujar Bintang sambil tersenyum.
__ADS_1
"Terus kamu yang jagain Rahma yaa.." seru Ibu.
"Iyaa gak apa-apa Bu, Rahma juga kan anaknya penurut.." jelas Bintang.
"Kalau begitu nanti akan Ibu bicarakan sama Kak Tya, Ibu mau masuk ke kamar dulu yaa Bintang.."
"Iyaa Bu, Bintang juga sebentar lagi mau masuk kamar.." sahut Bintang yang melihat Ibunya kini sudah memasuki kamar.
~***********~
Di sisi lainnya, Anya yang baru saja pulang dari mengantar pacarnya melihat Sarah di sebuah cafe yang Ia lewati. Lalu Anya pun masuk ke dalam cafe itu dan menghampiri Sarah, namun saat melihat Sarah sedang asyik mengobrol dengan sese'orang yang tidak Ia kenali, Anya pun mengurungkan niatnya.
"Sarah sama siapa yaa tadi, mereka terlihat akrab banget.." gumam Anya dalam hati, dan segera berlalu pergi dari cafe itu.
Sesampainya di rumah, Anya lalu membersihkan dirinya. Setelah itu merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur, sambil masih memikirkan Sarah yang Ia lihat di cafe tadi. Tak lama, ponsel Anya pun berbunyi.
*Anya: "Hallo Bin, assalamu'alaikum.."
Bintang: "Wa'alaikumsalam, Anya. Gimana keadaan kamu di sana, sehat..?"
Anya: "Alhamdulillah sehat Bin, kamu dan keluarga gimana. Sehat semua kan..?"
Bintang: "Alhamdulillah sehat semua Nya, kamu belum ngantuk..? Tumben belum tidur.."
Anya: "Belum Bin, aku baru pulang dari nganterin ayang beb,hehee.."
__ADS_1
Bintang: "Pantes aja, biasakan udah tidur. Ohh iyaa Nya, apa Sarah sering main ke kost-an..?"
Anya: "Seminggu ini Sarah udah jarang datang ke kost-an Bin, mungkin dia sibuk. Memang kenapa, Bin..?"
Bintang: "Gak kenapa-kenapa Nya, cuma akhir-akhir ini seperti ada yang beda sama Sarah. Entahlah, apa mungkin cuma perasaan aku aja yaa.."
Anya: "Memang beda gimana Bin..? Apa kalian ada masalah..?"
Bintang: "Gak ada masalah Nya, tapi aku merasa sekarang Sarah agak cuek sama aku gak seperti biasanya.."
Anya: "Mungkin dia sibuk Bin, atau memang cuma perasaan kamu aja.."
Bintang: "Iyaa Nya, mungkin juga. Yaa udah, kalau gitu kamu tidurlah. Besok kamu juga kerja kan.."
Anya: "Iyaa Bin, besok kita sambung lagi yaa.. Kamu jaga kesehatan, dan jangan banyak pikiran.."
Bintang: "Iyaa Anya, kamu juga. Wassalamu'alaikum.."
Anya: "Wa'alaikumsalam, Bin.."
Bintang lalu meletakkan ponsel di sampingnya, sambil kembali berbaring di atas tempat tidur. Pikirannya kini melayang jauh, membayangkan sosok Sarah yang sangat Ia rindukan.
"Semoga Sarah memang sibuk, dan dia baik-baik aja di sana.." ucap Bintang dalam hati, seraya memejamkan matanya.
Bersambung...
__ADS_1
🙏😊 A59