
Bintang yang baru saja tiba di rumah, di sambut bahagia oleh Ibu dan kedua Kakaknya. Sudah lama mereka menunggu, dari sejak Bintang mengatakan akan pulang dan kini Bintang telah berada di tengah-tengah mereka.
"Bintang,, putri kesayangan Ibu, akhirnya kamu pulang juga, Nak.. Ibu kangen banget sama kamu sayang.." ucap Ibu seraya memeluk Bintang.
"Iyaa Bu, Bintang juga kangen banget.." balas Bintang.
"Kak Tya, Kak Nia juga di rumah..?!" seru Bintang yang memeluk kedua Kakaknya itu.
"Iyaa Bin, Kak Nia sekarang udah gak kerja lagi dan tinggal di rumah udah beberapa lama ini.." ucap Nia sambil merangkul Bintang.
"Ayo sekarang kita masuk, Ibu sudah masakin makanan kesukaan kamu, Bin.." seru Ibu yang berjalan masuk ke dalam rumah, di ikuti oleh ketiga putrinya.
"Kak,, apa Kak Nia tau sesuatu tentang aku..?" tanya Bintang yang berbisik di telinga Tya.
"Iyaa tau kok, dan dia juga bisa menerima dan mengerti itu.." jawab Tya yang langsung mengerti maksud pertanyaan Bintang.
"Serius Kak, kok bisa..?" tanya Bintang lagi.
"Yaa awalnya kaget, tapi setelah tau kalau Kakak dan Ibu juga tau. Jadi Kak Nia juga bisa terima.." jelas Tya pada adik kesayangannya itu.
__ADS_1
"Syukurlah kalau gitu Kak, Bintang seneng banget.." sahut Bintang sambil tersenyum.
"Kalian berdua ngomongin apa sih..?" tanya Nia yang dari tadi melihat Kakak dan adiknya itu asyik bercerita.
"Lagi ngomongin Kak Nia, kapan menikahnya, hehee.." seru Bintang seraya tertawa kecil.
"Ohh, sebentar lagi kok Bin, kebetulan kamu juga udah pulang.." balas Nia dengan tersenyum.
"Kak Nia serius, sebentar lagi mau menikah..?" tanya Bintang yang merasa terkejut.
"Ayo makan dulu, jangan ngobrol terus.." seru Ibu pada semua putrinya.
"Iyaa Bin, benar. Tadinya Ibu mau menyuruh kamu untuk pulang, tapi kamu sudah bilang duluan kalau mau pulang. Pas banget kan.." jelas Ibu sambil menuangkan nasi, lauk dan sayur ke dalam piring Bintang.
"Memang Kak Nia mau menikah sama siapa..? Memang Kakak punya pacar..? Kakak kan gak pernah pacaran, karena sibuk terus sama pekerjaan.." ujar Bintang yang sambil menikmati makanannya.
"Jadi kamu meremehkan Kakak nih,mmmh.. Begini-begini juga banyak lho yang suka sama Kakak, kamu gak tau sih.." ucap Nia.
"Sudah-sudah,, makan dulu. Nanti di lanjut lagi ceritanya, yang banyak makannya, Bin.. Kamu kurus banget sekarang yaa.." seru Ibu seraya menatap wajah Bintang yang terlihat tirus.
__ADS_1
"Mungkin kebanyakan makan hati tuh, Bu.." ledek Tya dengan tersenyum.
"Iyaa hati ayam,mmmh.." balas Bintang.
Sedang asyik menikmati makan malam, terdengar suara tangisan anak kecil dari dalam kamar. Tya pun segera berjalan menuju kamarnya, lalu menggendong Rahma dan mengajaknya untuk ikut makan malam.
"Tuh lihat siapa yang pulang, ada Tante Bintang.." seru Tya pada putrinya yang terlihat malu-malu melihat tantenya. Bintang pun segera menghampiri ponakannya itu, lalu mencubit kedua pipinya dengan gemas.
"Udah gede ponakan Tante yaa, ayo sini makan. Nanti habis makan kita main bareng, Tante ada oleh-oleh lho buat Rahma.." ucap Bintang sambil tersenyum.
"Aku mau Tante.." sahut Rahma yang terlihat begitu gembira.
"Tapi Rahma maem dulu yaa sayang, sini Tante suapin.." ucap Bintang seraya menyuapi ponakannya makan.
Mereka semua pun melanjutkan makan malam bersama dan setelah selesai mereka kembali bercerita, namun Bintang asyik bermain bersama Rahma. Tak lupa Ia memberitahukan pada Anya dan teman-temannya yang lain, bahwa Ia telah sampai di rumah dengan selamat...
Bersambung...
🙏😊 A59
__ADS_1