
Tiga bulan telah pun berlalu, keadaan Mery kini sudah membaik. Ia terlihat kembali seperti biasanya, penuh semangat dan ceria. Rasa kecewa karena berpisah dengan Gemy, kini tak lagi Ia rasakan. Mery sudah bisa menerima semuanya dan kembali fokus pada pekerjaannya, tanpa memikirkan masalah cinta.
Namun demikian, Mery tidak pernah berniat untuk melupakan Gemy. Dalam hati Ia masih berharap, agar suatu saat bisa komunikasi dan bertemu kembali dengan Gemy. Meski bukan sebagai pasangan, setidaknya sebagai se'orang teman.
"Kamu ngapain bengong aja Mer, mikirin Gemy yaa..?" tanya Bintang yang melihat Mery sejak tadi hanya diam, seolah sedang memikirkan sesuatu.
"Iyaa Bin, dikit kok,hehee.." sahut Mery sambil tersenyum.
"Gak mikir untuk balikan lagi kan..? Nanti kecewa lagi.." ujar Bintang.
"Gak kok Bin, cuma ingat dan kepikiran gitu aja. Gak berharap apa-apa, aku udah bisa menerima semuanya. Kamu tenang aja.." seru Mery.
"Syukurlah kalau gitu, udah cukup beberapa bulan ini kamu ngerasain sedih. Setelah ini jangan sedih dan nangis lagi karena Gemy yaa, sekarang dia pasti udah bahagia.." ucap Bintang.
"Karena itu Bin, aku juga harus ikut bahagia.." balas Mery.
"Iyaa harus itu, Mer.." seru Bintang.
"Apa mantan suami Kak Yumie masih sering datang ke rumah dan masih berusaha untuk bisa rujuk, Bin..?" tanya Mery yang mencoba mengalihkan pembicaraan.
"Udah jarang Mer, karena Yumie terus aja menolak dan menghindarinya. Tapi kalau Arya masih aja pengen, kalau Mamaa dan Papaa-nya bisa tinggal bareng lagi seperti dulu. Itu kadang yang sulit untuk Yumie jelaskan sama Arya, dia masih kecil untuk bisa mengerti permasalahan orang tuanya.." jelas Bintang.
"Sepertinya mantan suami Kak Yumie itu gak akan menyerah gitu aja deh, Bin.." seru Mery.
"Aku juga mikir gitu Mer, makanya Yumie juga jadi kepikiran dan gak tenang memikirkan mantan suaminya itu.." ujar Bintang.
__ADS_1
"Tapi aku yakin Bin, kalau Kak Yumie pasti tetap memilih untuk bersama kamu.." ucap Mery berusaha meyakinkan Bintang.
"Semoga aja Mer, tapi kita juga gak tau apa yang akan terjadi nanti. Karena setiap orang bisa berubah, begitu juga dengan perasaan.." ujar Bintang sambil menghela nafasnya.
"Kenapa kamu ngomong seperti itu Bin, apa ada masalah yang terjadi sama kamu dan Kak Yumie..?" tanya Mery dengan raut wajah penasarannya.
"Gak ada masalah kok Mer, aku cuma ngomong aja tanpa ada maksud apa-apa,hehee.." sahut Bintang seraya tersenyum.
"Ohh, kirain ada apa, Bin.." balas Mery.
"Malam ini Yumie ngajak aku untuk makan malam di luar, ayo kamu ikut juga, Mer.." seru Bintang yang tidak ingin meninggalkan Mery sendiri di kost-an.
"Gak usah Bin, kamu dan Kak Yumie aja yang pergi. Aku mau di kost-an aja, lagi pula aku gak mau ganggu kalian berdua pacaran,hee.." sahut Mery yang kini merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur.
"Yakin Bin, aku mau nonton atau dengerin musik aja sampai ketiduran.." jawab Mery.
"Hmmm,,yaa udah kalau gitu, aku mau siap-siap dulu.." seru Bintang.
Bintang yang telah selesai bersiap-siap, kini berjalan menuju ke pintu keluar lalu pergi meninggalkan Mery yang masih berbaring di tempat tidur. Mery lalu mengeraskan suara musik yang di putar, sambil mengikuti setiap lirik lagu yang Ia dengar.
~***********~
Di sebuah cafe, terlihat Bintang dan Yumie yang tengah menikmati makan malam bersama. Dengan di iringi alunan suara musik yang merdu, membuat suasana di antara mereka semakin hangat dan menyenangkan. Sambil sesekali terdengar, keduanya bercerita dan tertawa. Tak lama setelah itu, mereka pun telah menyelesaikan makan malamnya.
"Gimana keadaan Mery sekarang sayang, baik-baik ajakan..?!" tanya Yumie pada Bintang.
__ADS_1
"Iyaa sayang, Mery udah baik-baik aja kok. Udah kembali seperti biasanya, gak sering melamun dan sedih lagi. Dia udah bisa menerima semuanya.." ujar Bintang sambil tersenyum.
"Syukurlah kalau gitu sayang, aku ikut senang mendengarnya. Semoga seterusnya seperti itu, dan gak ingat-ingat lagi sama Gemy.." ucap Yumie.
"Aku juga berharap seperti itu sayang, terus gimana dengan keadaan di rumah makan. Semua lancar kan, sayang..?" tanya Bintang yang ingin tau.
"Lancar sayang, karyawan baru pengganti Gemy juga udah mulai bisa dan terbiasa dengan pekerjaannya.." jawab Yumie.
"Syukurlah kalau gitu, terus gimana dengan Papaa-nya Arya. Apa masih sering datang ke rumah dan mengajak kamu balikan, sayang..?" tanya Bintang menyelidik.
"Mas Ardi udah jarang datang ke rumah, cuma Ia masih aja berusaha untuk membuat aku mau menerima dia kembali. Arya juga mendukungnya, itu yang kadang buat aku jadi pusing sendiri, sayang.." ujar Yumie.
"Kamu yang sabar yaa sayang, kamu pasti bisa melewati semuanya dengan baik. Jangan banyak pikiran, aku gak mau kamu sakit.." ucap Bintang.
"Iyaa sayang, terimakasih yaa.. Aku gak apa-apa kok, gak banyak pikiran juga. Yang penting kamu percaya sama aku, dan gak mikir yang bukan-bukan.." ujar Yumie seraya tersenyum memandang Bintang.
"Aku selalu percaya sama kamu sayang, karena aku sayang banget sama kamu.." ucap Bintang lirih, sambil mendekatkan wajahnya ke wajah Yumie.
"Iyaa sayang, terimakasih yaa.. Aku juga sayang banget sama kamu, Bin.." balas Yumie.
Kini keduanya pun memutuskan untuk kembali pulang, karena Yumie sudah berjanji pada Arya bahwa Ia hanya pergi sebentar. Lalu akan menemaninya bermain dan tidur bersama, Yumie ingin bisa memberikan waktunya lebih banyak lagi pada putranya itu...
Bersambung...
🙏😊 A59
__ADS_1