
Sejak kejadian malam itu, Bintang dan Fida memutuskan untuk berpacaran. Fida pun tak lagi bersikap aneh dan marah-marah tidak jelas, karena Ia tau bagaimana perasaan Bintang yang sesungguhnya padanya.
"Kalian berdua kenapa, kok sekarang jadi aneh..?" tanya Indah pada Bintang dan Fida.
"Aneh gimana, Inn..?" ucap Bintang yang balik bertanya.
"Iyaa aneh, yang satu jadi pendiam dan yang satu lagi asyik senyum-senyum sendiri aja.." ujar Indah yang merasakan ada perubahan yang terjadi pada kedua temannya itu.
"Biasa aja kok Inn, kamu tuh yang aneh. Kebanyakan nonton sinetron sih.." balas Fida yang tidak ingin Indah merasa curiga.
"Yaa udah aku mau lanjut kerja dulu.." seru Bintang yang tidak ingin di tanya-tanya lagi oleh Indah.
"Iyaa aku juga, Inn.." ucap Fida yang mengikuti langkah Bintang.
"Kompak banget sih mereka, apa mungkin perasaan aku aja yaa yang merasa kalau mereka sekarang berbeda..?!" ujar Indah pada dirinya sendiri.
"Yaa udahlah, aku pakai makeup dulu mumpung lagi sepi.." ucap Indah lagi.
Di ruangan yang lain Bintang dan Fida sibuk menghitung dan mengecek barang-barang, sambil sesekali mereka saling berpandangan dan tersenyum.
"Rasanya aku gak mau jauh-jauh dari kamu, Bin.." seru Fida dengan senyum di bibirnya.
"Masa sih..? Aku gak percaya.." balas Bintang sambil memalingkan wajahnya.
"Kok gak percaya sih, beneran lho, Bin.." ujar Fida meyakinkan.
"Buktinya, waktu aku ke toilet kamu gak mau ikut.." ucap Bintang sambil menahan tawanya.
__ADS_1
"Mulai deh nih anak,mmmh.. Ngapain juga aku harus ikut ke toilet.." gerutu Fida.
"Tadi katanya gak bisa jauh-jauh dari aku.." ujar Bintang sambil tersenyum.
"Iyaa, tapi gak sampai ke toilet juga aku ngikutin kamu nya, dasar..!" seru Fida sambil memukul bahu Bintang.
"Bisa gak jangan pukul pakai tangan..?" tanya Bintang dengan senyumannya.
"Yang namanya mukul pasti pakai tangan sayang, memang pakai apa..?" balas Fida lirih.
"Kan bisa pakai bibir kamu, saayang,hee.." goda Bintang pada Fida.
"Dasar yaa nakal..!" seru Fida dengan wajahnya yang terlihat malu, sambil berjalan meninggalkan Bintang lalu pergi ke ruang yang lain.
"Cewek kalau malu-malu gitu, jadi semakin gemesin.." ucap Bintang dalam hati sambil tersenyum penuh arti.
~***********~
"Sayang,, nanti biar aku aja yang jemur yaa, sayang istirahat aja dulu.." ujar Bintang yang telah selesai memasak untuk makan malam.
"Iyaa yank,, sebentar lagi selesai nih.." balas Fida sambil tersenyum.
"Makan malamnya udah siap, ayuk sayang kita makan.." ajak Bintang seraya menghampiri Fida.
"Akhirnya selesai juga, tinggal nanti di jemur.." ucap Fida yang kini merasakan tangan Bintang telah melingkar di pinggangnya.
"Sayang jangan capek-capek yaa, nanti malam kan kita mau main.." seru Bintang sambil mengecup tengkuk leher Fida dengan lembut.
__ADS_1
"Memang kita mau main apa yank..?" sahut Fida yang pura-pura tidak tau.
"Main kuda-kudaan sayangku,hee.." jawab Bintang sambil melanjutkan ciumannya ke leher Fida.
"Sayang,, udah yaa.. Kita makan dulu, aku udah laper.." seru Fida sambil tersenyum menatap wajah Bintang.
"Terus setelah itu baru makan kamu yaa sayang,hehee.." sahut Bintang sambil tertawa kecil.
"Dasar nakal yaa..!" ujar Fida sambil mencubit hidung Bintang dengan gemasnya.
"Nakal juga, kamu suka kan sayaaang.." goda Bintang sambil membalas mencubit pipi tembem Fida.
"Yaa udah ayuk makan, buruan.." ajak Fida sambil menuangkan nasi dan lauk sayur ke dalam piring miliknya dan juga Bintang.
"Sayang sering-sering aja masaknya yaa, nanti aku pasti tambah sayang.." seru Fida sambil tersenyum.
"Boleh-boleh, tapi jatah buat makan tengah malam di tambah juga yaa sayangku,hehe..." sahut Bintang.
"Makan tengah malam, maksudnya yank..?" tanya Fida yang tidak mengerti maksud dari ucapan Bintang.
"Iyaa, makan kamu lho sayang.." sahut Bintang yang langsung tertawa terbahak-bahak.
"Iish,, dasar kamu nih yank..!" seru Fida seraya ingin mencubit hidung Bintang, tapi Bintang langsung menghindarinya.
"Coba deh kamu cubit pakai bibir kamu sayang, pasti aku gak akan menghindar.." sahut Bintang.
"Gak mau, nanti kamu buat aku jadi sulit bernafas.." ucap Fida yang langsung membuat keduanya tertawa terkekeh-kekeh.
__ADS_1
Bersambung...
🙏😊 A59