
"Sayang,, kamu mau pergi kemana..? Aku juga kan baru datang.." tanya Bintang saat melihat Yumie telah bersiap-siap untuk pergi.
"Maaf yaa sayang, mendadak ada urusan yang harus aku selesaikan sekarang juga. Lebih baik kamu pulang aja sayang, karena sepertinya aku lama pulangnya.." ujar Yumie.
"Memang urusan apa sih sayang, penting banget yaa..?" tanya Bintang lagi yang merasa penasaran.
"Iyaa penting sayang, aku pergi dulu yaa.." seru Yumie sambil mencium pipi Bintang.
Bintang hanya terdiam melihat Yumie yang berlalu pergi begitu saja, dengan langkah gontai Ia pun segera keluar dari kamar Yumie. Lalu bermain bersama Arya, sambil menunggu Yumie pulang ke rumah. Namun tiga jam sudah berlalu, Yumie masih juga belum kembali. Akhirnya Bintang memilih untuk pulang ke kost-an, dan segera berpamitan dengan Nani saat Arya telah tertidur.
Mery yang saat itu belum tidur, mendengar suara ketukan pintu. Ia pun langsung bergegas untuk membukanya, dengan raut wajah yang terlihat agak terkejut. Melihat Bintang yang sudah berdiri di depannya, tanpa ekspresi apapun.
"Bukannya kamu mau nginap di rumah Kak Yumie, Bin..? Kok sekarang malah pulang sih, kalian berantem atau mantan suaminya datang ke rumah..?" tanya Mery dengan serius.
"Aku gak jadi nginap di rumahnya, Yumie mendadak ada urusan penting yang harus dia selesaikan. Jadi dia harus pergi, tadinya aku udah nungguin tapi belum pulang juga. Aku kirim pesan belum di balas, aku hubungi juga gak di angkat. Aku jadi cemas, Mer.." ucap Bintang.
"Ohh, kamu tunggu aja Bin, Kak Yumie nanti pasti ngabarin ke kamu kok.." sahut Mery yang tidak ingin Bintang merasa cemas.
"Iyaa Mer, kalau gitu aku mau ke kamar mandi dulu.." ucap Bintang sambil berjalan menuju ke kamar mandi.
Saat Bintang berada di dalam kamar mandi, ponsel miliknya berdering. Mery yang mendengarnya langsung memanggil Bintang, lalu Bintang segera keluar dari kamar mandi dan mengambil ponsel yang ada di saku djaket-nya.
Bintang : "Hallo, assalamu'alaikum.. Sayang udah pulang..?"
Yumie : "Iyaa udah sayang, maaf yaa aku baru bisa ngabarin. Tadi aku lagi bareng sama teman-teman juga, sayang belum tidur..?"
__ADS_1
Bintang : "Belum sayang, tadi aku nungguin di rumah. Tapi karena sayang belum pulang-pulang juga, yaa udah aku pulang ke kost-an aja.."
Yumie : "Iyaa tadi juga Bik Nani ngomong, maaf yaa sayang. Yaa udah sekarang kita tidur, aku juga capek banget rasanya.."
Bintang : "Iyaa sayang, kamu tidurlah yaa.."
Yumie : "Kamu cepat nyusul yaa sayang, daa.. Wassalamu'alaikum.."
Bintang : "Wa'alaikumsalam sayang.."
Bintang lalu meletakkan ponselnya di atas meja, setelah itu merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur. Sambil memikirkan sesuatu yang mengganjal di dalam hatinya, sesuatu yang belakangan ini seing mengusik hati dan pikirannya.
"Gimana Bin, Kak Yumie udah pulang kan..?" tanya Mery.
"Iyaa udah kok, Mer.." jawab Bintang.
"Gak ada masalah Mer, cuma belakangan ini aku ngerasa sikap Yumie ke aku mulai aneh. Seperti ada yang berubah, gak seperti biasanya. Entahlah, perasaan aku gak enak aja.." jelas Bintang sambil menghela nafasnya.
"Memang aneh gimana Bin, apa dia gak seperti dulu lagi..? Atau mungkin cuma perasaan kamu aja kali, selama ini Kak Yumie kan sayang dan perhatian banget sama kamu.." ujar Mery.
"Nah,, itu dia masalahnya Mer, aku ngerasa Yumie udah gak seperti dulu lagi. Dia sekarang ini semakin cuek gitu, apa mungkin karena dia sibuk yaa Mer..?" seru Bintang yang balik bertanya pada Mery.
"Bisa jadi Bin, dia kan pacar kamu. Harusnya kamu yang lebih tau dia, kok malah tanya aku sih.." sahut Mery.
"Yaa kan aku tanya menurut kamu.." balas Bintang.
__ADS_1
"Kalau menurut aku sih, mungkin bisa jadi karena dia sibuk dengan pekerjaannya. Dengan Arya, dan juga sama mantan suaminya itu, Bin.." ujar Mery.
"Iyaa kamu benar juga, tapi tetap aja aku ngerasa aneh dan gak enak hati.." ucap Bintang.
"Do'ain aja semoga semuanya baik-baik aja Bin, kamu jangan terlalu banyak pikiran. Apa lagi mikir yang aneh-aneh, cukup kamu aja yang aneh,hahaa.." seru Mery sambil tertawa terkekeh-kekeh.
"Kok malah ngatain aku sih, dasar nih anak.." sahut Bintang sambil mencubit hidung Mery.
"Auww,, sakit tau Bin, hidungku kan udah mancung. Ngapain di tarik-tarik lagi,mmmh.." ucap Mery sambil melepaskan tangan Bintang yang masih mencubit dan menarik hidungnya.
"Biar tambah mancung lho Mer, kan bagus tuh.." balas Bintang sambil tersenyum.
"Enak aja, tarik sendiri hidung kamu tuh.." seru Mery.
Bintang yang melepaskan cubitannya pada hidung Mery, kini mengambil bantal guling dan menarik selimutnya. Bintang kembali memikirkan perubahan yang terjadi pada sikap Yumie padanya, karena Ia tidak ingin ada masalah di dalam hubungannya dengan Yumie.
"Udah tidur gih, melamun aja. Besok lagi di sambung.." seru Mery seraya menarik ke atas selimut yang Bintang gunakan, hingga menutupi wajah Bintang.
"Apaan sih Mer, aku jadi susah bernafas nih.." sahut Bintang yang langsung menurunkan selimut yang menutupi wajahnya.
"Biar kamu cepat tidurnya lho Bin,hehee.." balas Mery.
"Cepat pingsannya iyaa, dasar.." sahut Bintang sambil memukul Mery dengan bantal gulingnya.
Dan tak lama kemudian, Bintang dan Mery pun tertidur pulas. Mereka menjemput mimpinya masing-masing, hingga esok pagi tiba dan membangunkan mereka berdua untuk menjalani hari-hari yang entah apa yang akan terjadi nantinya...
__ADS_1
Bersambung...
🙏😊 A59