Rahasia Hati Seorang Lesbi

Rahasia Hati Seorang Lesbi
Diam-diam Suka


__ADS_3

Bintang yang telah bersiap-siap untuk pergi, kini berpamitan pada Mery untuk menemui Yumie. Meski Bintang sebenarnya tau, bahwa Mery ingin mengerjainya. Namun Ia memilih untuk tetap pergi, tapi bukan untuk menemui Yumie melainkan pergi berjalan-jalan se'orang diri.


Setelah cukup lama di luaran, Bintang pun memutuskan untuk kembali pulang sambil membawa barang-barang yang tadi Ia beli. Sekarang saatnya, Ia ingin membalas Mery dengan balik mengerjainya. Saat melihat penjual jus buah, Bintang segera mendatanginya.


"Pak, jus jeruknya satu yaa, tapi jangan di kasi gula dan susu.." seru Bintang yang sengaja mampir ke tempat penjual jus yang Ia lewati.


Tak lama kemudian jus pun telah siap, Bintang segera membayarnya lalu melanjutkan perjalanannya menuju ke kost-an.


Di dalam kost-an, sejak tadi Mery sibuk mondar-mandir. Ia memikirkan Bintang yang belum juga pulang, padahal harusnya Ia segera pulang dan pasti akan marah dan kesal padanya. Namun tiba-tiba, terdengar suara ketukan pintu dan terlihat Bintang yang berjalan masuk ke dalam kost-an.


"Kamu dari mana aja Bin, kok baru pulang..? Aku cemas dari tadi, mikirin kamu kenapa-kenapa.." seru Mery.


"Kan kamu sendiri tau kalau aku ke rumah Kak Yumie, tadinya mau pulang cepat tapi di tahan terus sama Kak Yumie.." ujar Bintang yang sengaja berbohong.


"Jadi kamu beneran ke rumah Kak Yumie..?" tanya Mery seolah tidak percaya dengan apa yang di dengarnya.


"Iyaa terus, memang kemana. Tadi aku sama Kak Yumie jalan-jalan dan belanja, terus ini ada jus buah dari Kak Yumie buat kamu katanya.." ucap Bintang sembari menahan tawanya.


"Kok jadi begini yaa.." gumam Mery dalam hati, karena niatnya untuk mengerjai Bintang ternyata gagal.


"Ini ambil jus jeruknya Mer, kok malah bengong gitu.." seru Bintang.


"Ehh,, iyaa Bin sini aku minum, pasti segar nih.." balas Mery sambil menyeruput jus jeruk yang ada di tangannya dengan semangat.


"Ini jus apaan Bin, kok rasanya asin banget sih.." seru Mery yang langsung menyemburkan jus yang sempat Ia minum.


"Masa sih Mer, mungkin si abang penjual jusnya pengen kawin kali yaa,hahahaa.." sahut Bintang sambil tertawa terkekeh-kekeh.


"Siapa suruh ngerjain aku, pakai bilang Kak Yumie pengen ketemu segala.." ucap Bintang dengan ketus.


"Hehee,, aku kan cuma bercanda Bin, jangan marah yaa.." balas Mery yang jadi merasa malu sendiri.


"Aku gak akan marah kalau kamu habisin jus jeruknya, karena aku sengaja beliin jus jeruk dan aku campur dengan garam itu khusus buat kamu.." ujar Bintang.


"Enak aja, aku gak mau. Yang ada nanti aku langsung kena hipertensi.." sahut Mery dengan wajah yang manyun.

__ADS_1


"Yaa udah kalau gak mau, sini aku paksa.." seru Bintang sembari memaksa Mery untuk meminum jus jeruknya yang memang terasa sangat asin. Mery yang di paksa untuk meminumnya pun segera menghindar, lalu pergi ke kamar mandi untuk sembunyi. Bintang yang melihatnya hanya tertawa terpingkal-pingkal, sembari membuang jus jeruk yang Ia beli itu.


~***********~


Keesokan paginya, Yumie yang telah selesai membuat sarapan segera memasukkannya ke kotak makanan. Ia lalu bergegas pergi menuju toko buku tempat Bintang dan Mery bekerja, di sepanjang perjalanan Ia terus saja tersenyum membayangkan saat bertemu dengan Bintang nanti.


"Kak Yumie, ngapain pagi-pagi ke sini. Mau beli buku..?" tanya Bintang dengan senyuman manisnya.


"Ehh,, gak kok Bin, bukan mau beli buku. Aku cuma mau nganterin ini, di makan yaa.." ucap Yumie sambil tersenyum malu.


"Yaa udah, kalau gitu aku pamit pulang dulu. Yang semangat kerjanya yaa, Bintang.." seru Yumie.


"Iyaa Kak Yumie, terimakasih yaa.." sahut Bintang sambil menggaruk-garuk kepalanya yang tidak terasa gatal, sambil melihat Yumie yang telah berlalu pergi dengan terburu-buru.


"Siapa yang datang, Bin..?" tanya Mery yang datang dari arah belakang.


"Itu Kak Yumie, dia nganterin makanan lagi.." jawab Bintang sambil menyerahkan kotak makanan pada Mery.


"Perhatian banget sih Kak Yumie sama kamu, Bin.. Tanda-tanda nih,hehee.." ucap Mery seraya mencicipi makanan pemberian Yumie.


"Iish,, bukan itu, tapi tanda-tanda cinta.. Gimana Bin, terima gak..?" goda Mery.


"Kamu ini Mer, yaa udah aku mau lanjut kerja lagi. Kamu habisin aja makanannya.." balas Bintang sambil melanjutkan pekerjaannya kembali.


"Siap boss, enak juga makanannya.." ucap Mery yang memakannya dengan lahap.


~***********~


Sore itu, terlihat Yumie dan putranya sedang duduk di teras. Yumie sibuk dengan ponselnya, sedangkan Arya putranya asyik bermain mobil-mobilan. Karena asyiknya, hingga mereka tidak menyadari kedatangan Mery saat itu.


"Assalamu'alaikum Kak Yumie, lagi santai yaa.." seru Mery yang menghampiri Yumie.


"Wa'alaikumsalam, ehh Mery.. Iyaa nih lagi santai, ayo silahkan duduk.." sahut Yumie.


"Tante Mery, ayo main mobil-mobilan sama Arya.." ajak Arya pada Mery.

__ADS_1


"Maaf yaa Arya, Tante gak bisa lama-lama. Karena Tante ke sini cuma mau balikin ini, kotak makanan.." ujar Mery seraya menyerahkannya pada Yumie.


"Yahh, terus kapan dong bisa temenin Arya main bareng lagi..?" tanya Arya.


"Nanti yaa kalau Tante libur kerja, sekalian Tante akan ajak teman Tante biar main bareng sama Arya.." ucap Mery sambil tersenyum.


"Teman Tante siapa..?" tanya Arya lagi yang baru mendengar nama itu.


"Teman Tante namanya Bintang, kapan-kapan Tante Mery ajak dia ke sini yaa.." balas Mery.


"Beneran yaa Tante, Arya tunggu yaa.." sahut Arya dengan wajah yang senang.


"Iyaa Arya, nanti kalau Tante libur yaa.." balas Mery pada Arya yang langsung menganggukkan kepalanya.


"Maaf yaa Kak, balikin kotak makanannya dalam keadaan kosong,hehee.." seru Mery sambil tertawa kecil.


"Iyaa gak apa-apa kok Mery, Bintang gak ikut ke sini. Dia kemana, Mer..?" tanya Yumie.


"Bintang ada di kost-an Kak, tadi waktu aku mau pergi ke sini dia lagi mandi. Yaa udah Kak, kalau gitu aku pamit pulang dulu.." ucap Mery.


"Tante pulang dulu yaa Arya.." seru Mery pada Arya yang tengah asyik bermain.


"Iyaa Tante Mery.." sahut Arya.


"Sering-sering aja main ke sini Mer, jangan lupa sekalian ajak Bintang yaa,hee.." ujar Yumie seraya tersenyum.


"Iyaa Kak Yumie, nanti aku ajak dia.." balas Mery sambil berjalan pulang ke kost-an.


"Sepertinya Kak Yumie memang beneran suka sama Bintang.." gumam Mery sambil terus melangkahkan kakinya.


Setelah kepergian Mery, Yumie pun kembali sibuk dengan ponselnya. Sambil menemani Arya bermain, lalu tak lama kemudian Yumie membantu putranya membereskan mainannya. Karena waktu sudah menjelang magrib, mereka pun bergegas masuk ke dalam rumah...


Bersambung...


🙏😊 A59

__ADS_1


__ADS_2