
Bintang kini tengah berada di kamar Yumie, setelah seminggu ini tidak datang dan menginap di rumahnya. Sedangkan Yumie sedang mengganti pakaiannya dengan baju tidur, lalu menghampiri Bintang yang sejak tadi memperhatikannya.
"Kamu kenapa lihatin aku seperti itu..?" tanya Yumie yang merasa tidak nyaman dengan tatapan Bintang padanya.
"Gak kenapa-kenapa sayang, cuma tumben aja kamu pakai baju tidur. Biasanya kan gak pernah.." ucap Bintang sambil memeluk tubuh Yumie yang kini tengah berbaring di sampingnya.
"Ohh,, pengen pakai aja sayang.." balas Yumie.
"Iyaa sayang, gak apa-apa kok. Justru kamu kelihatan jadi seksi.." goda Bintang seraya mencium bibir Yumie dengan perlahan dan lembut, namun bukannya membalas kecupan bibir Bintang. Yumie malah menghindar, lalu bangkit dari tempat tidur dan mengambil ponselnya yang ada di dalam sebuah tas kecil.
"Ohh iyaa sayang, aku mau telepon teman dulu yaa.. Karena ada yang mau aku tanyain soal kerjaan, sebentar yaa.." ucap Yumie yang langsung berjalan keluar kamar meninggalkan Bintang.
"Kenapa sikapnya seperti ada yang beda yaa,mmmh.." gumam Bintang dalam hati sambil menarik nafasnya, dan menunggu Yumie masuk kembali ke dalam kamar.
Setelah menunggu cukup lama, Bintang pun memilih untuk keluar kamar mencari keberadaan Yumie. Terlihat Yumie sedang asyik teleponan sambil rebahan di sofa ruang tengah, terdengar suara tawa yang membuat Bintang segera menghampirinya.
"Belum selesai juga teleponnya..? Kok malah tiduran di sini sih sayang..?" tanya Bintang.
Yumie yang merasa terkejut karena mendengar suara Bintang, segera memutuskan sambungan teleponnya dan memasukkannya ke saku celana.
"Ini juga udah selesai, yaa udah ayo kita ke kamar.." ajak Yumie sambil berjalan menuju ke kamar, di ikuti oleh Bintang yang berjalan di belakangnya.
Sesampainya di dalam kamar, Yumie langsung membaringkan tubuhnya di atas tempat tidur tanpa mempedulikan Bintang. Namun Bintang tak tinggal diam, Ia memeluk tubuh Yumie dari belakang dan menciumi tengkuk lehernya. Bukannya menikmati, justru Yumie menolaknya.
__ADS_1
"Aku capek dan ngantuk, mau tidur dulu.." seru Yumie yang masih membelakangi Bintang.
"Iyaa sayang, tidurlah kalau gitu. Met bobok yaa sayang.." ucap Bintang sambil mengecup pucuk kepala Yumie dan membelai rambutnya dengan lembut.
Bintang yang masih sulit untuk tidur, hanya membolak-balikkan tubuhnya. Ada sesuatu yang mengganggu pikirannya, hingga beberapa jam kemudian Ia pun merasakan kantuk dan akhirnya bisa tertidur.
~************~
"Dari tadi nguap terus, memang berapa ronde sih tadi malam, Bin.." ledek Mery sambil tertawa terkekeh-kekeh, karena melihat Bintang yang sejak tadi terus saja menguap.
"Sepuluh ronde Mer,hahaa.." sahut Bintang yang ikut tertawa.
"Wihh,, keren tuh Bin, pantes sekarang nguap terus.." balas Mery.
"Masa sih di cuekin, tadi bilangnya sepuluh ronde. Gimana sih.." ucap Mery.
"Yaa gak mungkinlah sepuluh ronde, memang mau tinju. Yang ada dia malah tidur duluan, sedangkan aku susah banget mau tidur. Dia sekarang berubah Mer, jadi cuek gimana gitu.." jelas Bintang yang semakin merasakan perubahan Yumie.
"Mungkin dia kecapekan kali Bin, jangan mikir yang bukan-bukan gitu.." sahut Mery pada Bintang.
"Tapi gak seperti biasanya dia seperti itu, aku juga kepikiran, Mer.." ucap Bintang.
"Udahlah Bin, gak usah terlalu di pikirkan. Yang ada nanti kamu jadi pusing sendiri, coba aja kamu ajak dia jalan-jalan atau kasi kejutan gitu. Biar hubungan kalian kembali mesra seperti dulu.." ujar Mery sambil membersihkan buku-buku yang ada di rak.
__ADS_1
"Iyaa deh Mer, nanti aku ngomong ke Yumie.." balas Bintang sambil melanjutkan pekerjaannya.
Waktu terus berlalu, kini jam pulang kerja pun telah tiba, Bintang dan Mery bergegas untuk pulang ke kost-an dengan menaiki sepeda motornya. Setelah tiba di kost-an, Mery langsung merebahkan tubuhnya. Sedangkan Bintang segera berjalan menuju ke kamar mandi, untuk membersihkan dirinya.
"Bin,, kamu udah belum..? Ayo buruan, aku kebelet pipis nih, udah gak tahan.." seru Mery seraya menggedor-gedor pintu kamar mandi.
"Iyaa sabar, sebentar lagi nih.." sahut Bintang yang kini tengah memakai handuknya, lalu tak lama membuka pintu dan keluar dari kamar mandi.
Melihat pintu kamar mandi telah terbuka, Mery pun langsung masuk ke dalam. Hingga menyenggol lengan Bintang yang baru saja keluar, hingga hampir terjatuh.
"Nih anak yaa, gak sabaran banget.." seru Bintang.
"Maaf Bin, aku udah gak tahan ini.." sahut Mery sambil menutup pintu kamar mandi dengan keras.
"Kebiasaan kamu sih, apa-apa suka di tahan,mmmh.." gerutu Bintang sambil mencari pakaian yang cocok untuk di pakai.
Di sisi lain, Yumie yang baru saja pulang ke rumahnya. Terlihat sedang menghampiri Arya yang tengah bermain. Setelah menemani Arya bermain sebentar, Ia pun segera masuk ke dalam kamar. Meletakkan tas yang Ia bawa di atas meja, lalu merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur. Tak berselang lama, ponsel yang ada di dalam tasnya berbunyi. Yumie bergegas bangkit dan mengambilnya, lalu Ia tersenyum melihat siapa menelepon dan menjawabnya.
Hampir dua jam berlalu, Yumie pun menyudahi sambungan teleponnya. Lalu Ia masuk ke kamar mandi untuk membersihkan diri, dan tak berapa lama Yumie telah keluar. Kini Ia sedang bersiap-siap untuk pergi, namun terlebih dulu Ia menghubungi Bintang...
Bersambung...
🙏😊 A59
__ADS_1