
Sudah beberapa bulan Sarah putus dari Bintang, sejak itu pula hubungan Sarah dan Mulan semakin mesra. Namun lama-kelamaan masalah pun muncul di antara mereka, karena Mulan yang mulai menunjukkan sifat aslinya pada Sarah.
"Sayang,, nanti malam temenin aku belanja ke Mall yaa, sekalian kita jalan-jalan.." ucap Sarah sambil bersandar pada lengan Mulan.
Bukannya menjawab, Mulan tetap saja asyik dengan ponselnya. Membuat Sarah pun kesal, karena perkataannya tidak di respon sama sekali oleh Mulan. Sarah yang merasa kesal pun lalu mengambil ponsel Mulan, namun itu justru membuat Mulan marah.
"Kamu apa-apaan sih, sini balikin..!" seru Mulan seraya mengambil ponselnya dengan kasar.
"Sayang,, kok jadi kamu yang marah sih, harusnya aku yang marah. Dari tadi kamu sibuk sendiri dengan handphone, aku ngomong apa juga gak kamu dengerin.." sahut Sarah dengan wajahku yang cemberut.
"Iyaa maaf, memang tadi kamu ngomong apa sih sayang..?" tanya Mulan yang mencoba untuk membujuk Sarah yang sedang kesal.
"Tadi aku bilang, nanti malam temenin aku belanja ke Mall sekalian kita jalan-jalan. Sayang mau kan..?" rengek Sarah sambil menggelayut manja.
"Lihat nanti malam aja, takutnya aku ada urusan.." ujar Mulan yang sebenarnya sudah ada janji dengan sese'orang.
"Mmmh,,yaa udah deh, tapi sayang usahakan yaa.." pinta Sarah.
"Iyaa aku usahakan, sekarang kita makan siang yuk.. Aku udah laper.."
Ucap Mulan seraya bangkit dari tempat duduknya, lalu berjalan keluar menuju tempat parkiran. Sarah hanya mengikutinya, dan keduanya pun kini pergi dengan mengendarai mobil. Tak butuh waktu lama, tibalah mereka di sebuah restoran tempat Anya bekerja.
"Kok kita ke sini sih sayang, kenapa gak ke restoran lain aja.." seru Sarah yang tidak ingin bertemu dengan Anya, yang masih saja marah padanya.
"Memang kenapa..? Bukannya ini tempat yang biasa kamu datangi dari dulu.."
Mulan yang tidak peduli dengan Sarah yang merasa keberatan, terus saja berjalan memasuki restoran.Sarah pun hanya bisa mengikutinya, tanpa banyak bertanya.
Setelah memesan makanan, Mulan kembali sibuk dengan ponselnya. Sarah yang melihat itu, lagi-lagi di buat kesal. Ia ingin mengambilnya, tapi takut Mulan akan memarahinya di depan banyak orang.
__ADS_1
Setelah menunggu, makanan yang di pesan pun telah datang. Mulan dan Sarah mulai menikmatinya, sambil sesekali Sarah menatap ke arah Anya yang tengah sibuk.
"Kamu lihat apa, ayo di makan.." seru Mulan yang melihat Sarah terus saja menatap Anya.
"Gak lihat apa-apa kok, ini juga makan.." balas Sarah langsung mengalihkan pandangannya ke Mulan sambil tersenyum.
Dalam hati, Sarah ingin menghampiri Anya dan bertanya tentang Bintang. Tapi niat itu Ia urungkan, karena tidak ingin membuat Mulan curiga dan marah kepadanya.
"Kok kamu bengong sih, mikirin mantan kamu itu yaa.. Dia kan pernah kerja di sini.." seru Mulan yang melihat Sarah terdiam.
"Aku gak mikirin apa-apa, yaa udah lanjut makannya.."
Ucap Sarah seraya melanjutkan makannya, tanpa berani menatap Mulan yang masih saja memperhatikannya dengan tatapan tajam. Saat itu, tiba-tiba Sarah teringat pada kebersamaan dengan Bintang. Namun ingatan itu segera Ia tepis.
~*************~
Malam ini, terlihat Sarah yang tengah bersiap-siap untuk pergi. Dengan raut wajah bahagia, Ia segera keluar dari kamarnya. Lalu menunggu Mulan untuk menjemputnya, namun Mulan belum juga datang. Setelah menunggu cukup lama, akhirnya Sarah memutuskan untuk datang ke kost-an Mulan. Baru saja Ia akan memasuki mobil, terlihat Mulan yang telah datang dan menghampirinya.
"Lain kali bilang dong kalau ada urusan penting, jadikan aku gak mikir yang macam-macam. Yaa udah ayo jalan, udah jam berapa ini.." sahut Sarah yang kemudian berjalan dan masuk ke dalam mobil Mulan.
"Kan aku udah minta maaf, yaa udah gak usah marah-marah lagi. Seperti anak kecil aja,mmmh.." seru Mulan dengan nada kesal.
"Kamu ngomong apa barusan, aku seperti anak kecil..?" tanya Sarah sambil menatap tajam ke arah Mulan.
"Memang benarkan kamu seperti anak kecil, apa-apa kamu marah, ngambek dan terus aja ngomel-ngomel gak jelas. Pusing tau aku dengarnya.." Ujar Mulan yang tanpa sadar, bahwa ucapannya itu telah menyakiti hati Sarah.
"Aku marah dan ngambek juga itu karena ulah kamu, kenapa sekarang malah aku yang di salahin. Lama-lama keluar juga yaa aslinya kamu,mmmh"
Sarah yang tidak terima di salahkan, akhirnya membela diri. Ia tidak ingin terus menahan diri, atas sikap Mulan yang akhir-akhir ini tidak seperti biasanya dan mulai membuatnya merasa kesal.
__ADS_1
"Ohh, jadi maksudnya kamu gak suka dan gak bisa terima aku apa adanya..?" tanya Mulan yang memojokkan Sarah.
"Bukan seperti itu, tapi aku gak suka dengan sikap kamu itu. Dulu aja waktu sama Bintang, dia gak pernah marah-marah sama aku.."Sarah yang keceplosan langsung merasa terkejut sendiri.
"Maaf sayang, maksud aku..."
Sarah yang mendapat tatapan tajam dari Mulan segera meminta maaf.
"Jadi sekarang kamu membandingkan aku sama mantan kamu itu, memang dasar cewek gak tau diri..." bentak Mulan.
"Kamu ngomong apa barusan..? Apa aku gak salah dengar, tega kamu ngomong seperti itu sama aku. Padahal kamu tau, aku mutusin Bintang itu demi kamu. Tapi kenapa kamu sekarang jadi bersikap seperti ini ke aku.."
Sarah yang merasa terluka dengan ucapan Mulan, hanya bisa menangis. Ia tidak menyangka, bahwa Mulan akan berkata seperti itu padanya.
"Memang aku pernah minta untuk kamu mutusin dia, gak pernah kan..?! Kamu sendiri waktu itu yang bilang, kalau kamu udah putus.." ujar Mulan yang tidak ingin di salahkan.
"Iyaa, kamu memang gak pernah minta untuk aku putus sama Bintang. Tapi setidaknya hargai apa yang udah aku lakukan, agar bisa bersama kamu.." sahut Sarah seraya menghapus air mata di pipinya.
"Udahlah, aku malas berdebat sama kamu. Lebih baik sekarang kamu turun.." seru Mulan.
"Aku gak mau, tolong jangan bersikap seperti ini ke aku. Aku sayang banget sama kamu, Mulan.." rengek Sarah sambil menarik lengan Mulan.
Mulan yang sudah terlanjur kesal karena Sarah membandingkannya dengan Bintang, kini menarik paksa Sarah untuk keluar dari dalam mobilnya. Lalu pergi meninggalkan Sarah yang masih menangis, sembari memanggil namanya.
"Kenapa kamu tega sama aku, sedangkan aku udah sayang banget sama kamu, Mulan.." ucap Sarah sambil mengepalkan tangannya.
Sarah lalu berjalan memasuki rumah, dengan air matanya yang masih mengalir. Setibanya di kamar, Ia pun membanting barang-barang yang ada di dalamnya untuk melepaskan kekecewaannyanya pada Mulan.
Bersambung...
__ADS_1
🙏😊 A59