
Sore ini, sepulang dari bekerja. Bintang sengaja mengajak Della jalan-jalan ke sebuah taman, karena hanya ingin berduaan dengan Della tanpa adanya Riska. Setelah berjalan mengelilingi taman, Bintang dan Della lalu memilih untuk duduk di sebuah kursi.
"Apa Riska masih belum menemukan pekerjaan yang dia sukai..?" tanya Bintang pada Della yang sedang menikmati es krim di tangannya.
"Belum sayang, aku udah suruh dia terima pekerjaan yang kamu tawarkan. Tapi tetap aja dia gak mau, apa mungkin sebaiknya aku suruh dia pulang lagi ke kampung yaa sayang..?" tanya Della.
"Gak apa-apa sayang, dari pada dia terus di sini tapi gak mau terima kerjaan yang ada. Lebih baik pulang ke kampung, kalau memang dari awal niat kerja harusnya jangan pilih-pilih seperti itu.." ujar Bintang.
"Iyaa sayang, aku juga berpikir seperti itu. Nanti aku akan ngomong ke Riska, aku harap dia gak tersinggung atau mikir yang macam-macam.." ucap Della.
"Iyaa semoga aja sayang, terus kapan kamu bisa ngumpul bareng dan kenal sama teman aku itu..? Dia penasaran banget sama kamu, sayang.." seru Bintang pada Della.
"Kapan-kapan aja yaa sayang, karena aku mau secepatnya nganterin Riska pulang ke kampung dulu. Sekalian aku mau ketemu Ibu dan Dita, aku udah kangen banget sama mereka. Boleh kan sayang..?" tanya Della yang berharap Bintang mengizinkannya.
"Iyaa boleh sayang, nanti kasi tau aja kapan mau pulangnya.." sahut Bintang sambil tersenyum.
"Terus sayang, apa boleh aku pinjam uang kamu lagi..? Aku belum dapat pekerjaan dan uang dari kamu waktu itu juga udah mau habis sayang, padahal aku udah hemat banget.." ujar Della.
"Udah mau habis, kok bisa secepat itu sayang..? Bukannya aku baru ngasih beberapa hari yang lalu, memang kamu pakai buat apa..?" tanya Bintang yang merasa bahwa Della semakin boros.
"Iyaa sayang, kemarin itu aku kirim sebagian uangnya untuk keperluan sekolah Dita. Ibu bilang untuk membeli buku-buku dan seragam sekolahnya.." jelas Della.
__ADS_1
"Maaf yaa sayang, aku nyusahin kamu terus. Aku gak tau lagi harus pinjam ke siapa, karena di sini yang aku punya cuma kamu.." ujar Della dengan raut wajah sedih dan hampir menangis.
"Yaa udah, kamu tenang aja sayang. Nanti kamu bisa pakai tabungan aku, kamu jangan merasa sendiri yaa.. Aku akan berusaha untuk memberikan yang terbaik buat kamu, semampu aku.." ucap Bintang sambil memeluk Della yang tersenyum senang, Ia tidak tega melihat Della bersedih seperti itu.
"Dasar bodoh,, kena lagi kamu.." gumam Della dalam hati.
Setelah puas mengobrol, Bintang lalu mengantarkan Della pulang ke kost-an. Setelah itu, Ia juga pamit untuk pulang. Karena hari telah semakin gelap, dan Bintang pun melajukan sepeda motornya.
~*************~
Bintang dan Anya yang sedang asyik mengobrol di kursi teras, tiba-tiba kedatangan Sarah, Sandra dan juga Nindy. Anya yang melihat kekasihnya datang, tanpa memberitahu lebih dulu pun terkejut dan senang sekali.
"Kok tumben kalian datang bertiga, janjian yaa..?" tanya Bintang yang menatap Sarah, Sandra dan juga Nindy.
"Ohh gitu, yaa udah ayo masuk, kita ngobrol di dalam aja.." seru Anya sambil berjalan masuk ke dalam kost-an, di ikuti oleh semua teman-temannya.
"Ohh iyaa Bin, pacar kamu mana..? Gak di ajak ke sini..?" tanya Sarah.
"Gak Sarah, dia ada di kost-an sama sepupunya. Tadi sore juga aku udah ketemu, jadi malam ini gak ketemu lagi.." jelas Bintang.
"Terus kamu udah ada bilang belum, kalau aku pengen kenal dan ketemu sama dia..?" tanya Sarah lagi yang masih saja penasaran.
__ADS_1
"Iyaa udah kok, cuma Della belum mau dan belum bisa. Dia bilang kapan-kapan aja, Sarah.." ujar Bintang yang sebenarnya merasa aneh, kenapa Della seperti menghindar jika ingin di kenalkan pada Sarah.
"Kamu bilang tadi namanya siapa Bin, Della..?" tanya Sarah yang langsung ingat pada sese'orang.
"Iyaa namanya Della, memang kenapa Sarah..? Apa kamu kenal dengan nama itu..?" tanya Bintang yang kini di buat penasaran.
"Dulu aku juga pernah punya teman namanya Della, karena pacarnya dia teman aku juga.." sahut Sarah.
"Apa kamu punya fotonya, Bin..?" tanya Sarah yang semakin penasaran dengan sosok pacar Bintang itu.
"Iyaa punya, sebentar aku cari di handphone dulu.." balas Bintang yang segera menunjukkan foto Della pada Sarah.
"Haahhh,, apa..?!! Jadi beneran dia, yaa Tuhan..!" seru Sarah.
"Kenapa Sarah, kamu kenal sama dia..?" tanya Bintang dan yang lainnya pada Sarah.
Sarah pun menceritakan semua, siapa Della yang sebenarnya dan bagaimana dia bisa mengenalnya. Bintang dan yang lainnya seolah tidak percaya, dengan apa yang barusan mereka dengar. Begitu juga Bintang, yang menceritakan semua tentang bagaimana Della selama Ia menjalin hubungan dengannya.
"Pokoknya, malam ini juga kita harus ke kost-an Della. Aku gak terima kamu di perlakukan seperti itu Bin, lihat aja..!!" seru Sarah yang merasa sangat emosi, sembari keluar menuju mobilnya di ikuti oleh Bintang dan yang lainnya...
Bersambung...
__ADS_1
🙏😊 A59