Rahasia Hati Seorang Lesbi

Rahasia Hati Seorang Lesbi
Memadu Kasih


__ADS_3

"Sayang,, kamu tau gak kalau pacar Mery udah datang ke sini, dan sekarang dia ada di kost-an bersama Mery.." ujar Bintang pada Yumie yang sedang mengganti pakaiannya dengan baju tidur.


"Oh yaa, memang kapan dia sampai..?" tanya Yumie yang kini duduk di samping Bintang.


"Tadi siang sayang.." jawab Bintang sambil mengelus kepala Yumie.


"Ohh,, pantesan malam ini kamu mau nginap, jadi karena ada pacar Mery di kost-an.." ujar Yumie.


"Yaa gak gitu juga sih sayang,hee.. Aku juga kan kangen sama kamu, lagi pula gak enak juga kalau aku di kost-an. Sedangkan Mery dan Gemy pasti pengen punya waktu untuk berduaan, seperti kita dulu kan sayang.." ucap Bintang sambil tersenyum menatap Yumie.


"Iyaa sayang, memang benar sih. Tapi sekarang juga masih seperti itu, aku pengen bisa dekat sama kamu terus. Cuma akhir-akhir ini agak sibuk, jadi ada waktu mungkin malam. Maaf yaa sayang, aku harap kamu bisa ngertiin kesibukan aku.." ujar Yumie seraya menjatuhkan tubuhnya di pelukan Bintang.


"Gak apa-apa kok sayang, aku bisa ngerti. Yang penting kamu harus jaga kesehatan, dan gak boleh terlalu kecapekan.." ucap Bintang sambil mengecup kening Yumie dengan lembut.


"Iyaa sayang, gak kecapekan kok. Cuma pegal-pegal aja nih badan, mungkin harus ke tukang urut.." seru Yumie.


"Yaa udah sini aku pijitin sayang.." ucap Bintang yang langsung memijat pundak dan punggung Yumie dengan perlahan.


"Enak sayang, kamu pintar mijit juga ternyata,hehee.." sahut Yumie yang menikmati pijatan Bintang.


"Iyaa dong sayang, tapi nanti gantian yaa,hee.." seru Bintang sambil tertawa kecil.

__ADS_1


"Iyaa beres sayang.." balas Yumie.


"Apa di cabang baru masih sibuk banget sayang..?" tanya Bintang.


"Udah gak terlalu sibuk sih sayang, cuma aku memang harus sering-sering ke sana untuk memantau perkembangan dan pekerjaan karyawan yang baru. Tapi di bantu juga sama karyawan lama yang aku pindahkan ke sana, sampai pekerjaan mereka bisa benar-benar lancar.." jelas Yumie.


"Ohh gitu, tapi sayang harus tetap semangat yaa, dan pastinya jaga kesehatan. Aku gak mau kamu sampai sakit seperti waktu itu, karena terlalu kecapekan.." ujar Bintang.


"Iyaa sayang, aku pasti semangat kok. Kan ada kamu yang selalu kasi semangat dan dukungan buat aku, tapi aku masih kekurangan karyawan sayang. Tapi aku udah buka lowongan pekerjaan kok, cuma belum sempat aku lihat aja lamaran kerja yang udah masuk.." ucap Yumie.


"Memang butuh berapa orang karyawan lagi sayang..? Gemy, pacarnya Mery juga minta tolong untuk di carikan kerjaan.." sahut Bintang.


"Masih butuh dua orang lagi sayang, besok coba tanyain ke pacarnya Mery itu. Mana tau dia mau, aku juga sediakan tempat tinggal untuk para karyawan yang rumahnya jauh.."


"Udah sayang, badanku udah enakan kok. Sekarang sini gantian aku yang pijitin kamu.." seru Yumie sambil membalikkan badannya.


"Gak usah sayang, sekarang kamu istirahat aja yaa.. Kamu pasti capek, besok juga harus bangun pagi-pagi kan.." ucap Bintang yang merebahkan tubuh Yumie di sampingnya.


"Tadi sayang bilang katanya mau di pijitin juga, sekarang gak mau.." sahut Yumie.


"Kapan-kapan aja sayang, sekarang kita bobok yaa.." seru Bintang seraya memeluk erat tubuh Yumie.

__ADS_1


"Bobok, tapi tangan kamu gak mau diam sayang.." ucap Yumie sembari mencubit pipi Bintang.


"Gak tau tuh, susah di atur sayang,hehee.." sahut Bintang yang perlahan melepaskan satu persatu kancing baju milik Yumie.


Yumie pun hanya tersenyum dan membiarkan Bintang melakukan apapun yang di inginkan, karena Ia juga menginginkan dan merindukan setiap sentuhan hangat dari kekasihnya itu.


~***********~


Di sebuah ruang yang lain, terdengar suara ******* yang saling bersahutan dari sepasang kekasih yang tengah memadu kasih. Namun lama-kelamaan, suara itupun menghilang. Berganti dengan suara nafas yang terengah-engah, dari dua orang yang terlihat tanpa busana saling berpelukan.


"Aku lelah sayang, haus juga,mmmh.." seru Gemy yang bangun, lalu mengambil minuman yang ada di atas meja.


"Iyaa Yank, kita istirahat dulu. Nanti lanjut lagi yaa,hee.." sahut Mery sambil memeluk tubuh Gemy dari belakang, lalu mencium tengkuk leher dan bagian belakang telinga Gemy.


"Auhh,,geli sayang.." ucap Gemy saat mendapat ciuman hangat dari Mery yang membuat tubuhnya menggeliat karena merasakan geli.


"Tapi kamu suka kan, sayang.." balas Mery yang semakin bersemangat menciumi bagian tubuh Gemy.


Mery dan Gemy pun kini mengulang kembali kegiatan panas mereka, meski tak sepanas yang sebelumnya. Di karenakan tubuh Gemy yang sudah merasakan lelah, merasakan setiap sentuhan dan ciuman Mery padanya. Hingga mereka mencapai pelepasannya untuk yang kedua kali, membuat Gemy yang kelelahan pun akhirnya tertidur dengan pulas.


"Kamu terlihat lebih cantik saat tidur sayang.." gumam Mery sembari mengecup pucuk kepala Gemy, lalu ikut serta memejamkan matanya...

__ADS_1


Bersambung...


🙏😊 A59


__ADS_2