Rahasia Hati Seorang Lesbi

Rahasia Hati Seorang Lesbi
Terbalaskan


__ADS_3

Sesampainya di rumah, Bintang segera merebahkan tubuhnya di tempat tidur. Ia merasa kelelahan saat harus berlari menghindari Hira, tiba-tiba Bintang pun langsung teringat dengan balasan surat dari Lisa dan bergegas membacanya.


"Kira-kira Lisa menulis apa yaa, apa dia marah atau menyebutku aneh.." ucap Bintang dalam hati, sambil membuka dan membacanya.


"I love you too.."


"Apa aku tidak salah baca, benarkah yang di tulis Lisa ini." sambil mngucek-ngucek matanya, takut kalau ia salah lihat. Ternyata benar.


"Yess, horeee...!!" teriak Bintang sambil meloncat girang dan tak hentinya tersenyum.


Tokk..tokk..tokk..


"Bin, buka pintunya, kamu kenapa Nak ? Ibu mendengar suara keras dari kamar kamu td.." tanya ibu di dari luar pintu.


"Bintang gak papa Bu, tadi ada cicak jatuh terus ke injak.." seru Bintang yang malu sendiri mengingat apa yang barusan ia lakukan.


"Syukurlah kalau gitu, Ibu pikir kenapa. Cepat keluar, terus temani Ibu makan." ujar Ibu.


"Baik Bu, sebentar lagi.." Bintang pun segera menyimpan surat dari Lisa dan mengganti pakaiannya.


Di ruang makan..

__ADS_1


"Ibu masak apa hari ini ?." tanya Bintang.


"Ibu masak makanan kesukaan kamu Bin, ada ayam kecap, gulai daun singkong dan sambal jengkol pastinya." sahut Ibu menyiapkannya ke piring.


"Wiihhh,, mantap Bu, bisa nambah nanti makannya.." Bintang pun mulai memakannya dengan lahap.


"Gimana, enak kan..?!."


"Enak banget Bu, masakan Ibu memang yang paling enak. Apa lagi kalau setiap hari Ibu masak ini terus,hee.." puji Bintang pada Ibunya yang terlihat juga sangat menikmati makanan itu.


"Kamu ini Bin, kalau tiap hari pasti bosan nanti. Yaa sudah lanjut dulu maemnya, pelan-pelan Bintang." ujar Ibu yang melihatnya makan dengan begitu lahap.


Tokk..tokk..tokk..


"Assalamu'alaikum.." terdengar suara seorang pria parih baya dari luar yang tidak asing lagi.


"Buu, Ayah pulang.." seru Ayah sambil membuka pintu dan di sambut hangat oleh Ibu.


"Wa'alaikumsalam, syukurlah Ayah sudah pulang." sambil mencium punggung tangan Ayah.


"Ayah mau istirahat dulu sambil minum kopi, atau makan dulu atau mau langsung mandi ?." tanya Ibu pada Ayah yang terlihat sangat lelah sekali.

__ADS_1


"Ayah mau tidur dulu aja Bu.." jawab Ayah dengan serius, tapi sambil menahan tawanya.


"Lho kok tidur sih Yah, ada-ada aja. Lebih baik Ayah mandi dulu, habis itu baru makan." seeu Ibu ketus.


"Ayah bercanda kok Bu, kan biar awet muda dan Ibu tetap cinta,hehehee.." goda Ayah yang sengaja membuat istrinya itu terlihat sangat malu.


"Apaan sih Yah, nanti Bintang dengar lho. Kan Ibu malu.." jelas Ibu.


"Gak papa Bu dengar juga, Bintang pasti bisa ngerti dan suka." ujar Ayah.


"Suka gimana Yah, anak kita itukan masih kelas 2 SD. Jadi kita sebagai orang tuanya, harus memberi contoh yang baik." jawab Ibu yang tak mengerti dengan maksud Ayah yang sebenarnya.


"Itu tadi juga contoh yang baik Bu, biar Bintang tau kalau Ayah memperlakukan Ibunya dengan baik dan mesra." jawab Ayah yang menjelaskan.


"Tapi harus pada waktu dan tempatnya juga Yah.." Ibu yang terlihat kesal dengan perkataan Ayah, akhirnya memilih untuk pergi ke dapur menyiapkan kopi untuknya.


"Istriku itu, walau keras kepala tapi dia sangat peduli dan memperhatikan aku juga anak-anak. Beruntung sekali.." gumam Ayah dalam hati.


Bersambung...


🙏😊

__ADS_1


__ADS_2