Rahasia Hati Seorang Lesbi

Rahasia Hati Seorang Lesbi
Keanehan Terjadi


__ADS_3

Tiga malam telah berlalu, kini Bintang, Sany dan Resha akan kembali ke kota T. Karena Bintang harus secepatnya masuk kerja, begitu juga Sany yang tak ingin berlama-lama di rumah Bintang.


"Kamu hati-hati di jalan yaa, Nak. Nanti kalau sudah sampai langsung kabari Ibu.." ucap Ibu sambil memeluk Bintang dengan erat.


"Iyaa Bu, pasti Bintang hati-hati dan nanti Bintang kabari.." sahut Bintang yang membalas pelukan dari Ibunya.


"Satu lagi Bintang, nanti kalau pulang bawain Ibu calon menantu yaa,hehee.." seru Ibu yang masih sempat-sempatnya bercanda.


"Iyaa Bu, tenang aja. Nanti Bintang bawain yang banyak,hehehee.." ujar Bintang yang tak mau kalah pada Ibunya.


"Ibu serius lho, Bin.." ucap Ibu sambil mencubit pipi Bintang.


"Ayah, Bintang pamit pergi dulu yaa.." seru Bintang sambil memeluk Ayahnya.


"Hati-hati yaa Nak, dan ingat pesan Ayah. Jangan mudah percaya dengan siapapun, dan sekalipun itu orang yang kamu sayangi.." bisik Ayah yang terdengar aneh oleh Bintang.


"Maksudnya apa Ayah..? Kok tiba-tiba Ayah ngomong seperti itu.." tanya Bintang yang merasa ada sesuatu di balik perkataan Ayahnya itu.


"Nanti kamu juga tau, Nak.." sahut Ayah sambil tersenyum.


"Iyaa Ayah.." ucap Bintang yang membalas senyuman Ayahnya.


Setelah berpamitan pada semuanya, kini Bintang, Sany dan Resha memasuki mobil yang akan membawa mereka ke bandara. Di sepanjang perjalanan, Bintang masih memikirkan tentang apa yang di ucapkan Ayah padanya. Seolah menjadi sebuah peringatan, tentang apa yang akan terjadi nantinya.

__ADS_1


"Kamu kenapa, dari tadi melamun aja..?" tanya Sany yang sejak tadi memperhatikan Bintang yang hanya diam saja.


"Aku gak kenapa-kenapa kok, cuma sedih aja harus jauh dari Ayah dan Ibu lagi.." sahut Bintang yang tidak mungkin menceritakan apa yang sebenarnya Ia pikirkan.


"Ohh gitu, kamu yang sabar yaa.." ucap Sany memenangkan sambil menggenggam tangan Bintang.


"Lihat Maa,, Tante,, banyak monyet di atas pohon itu.." seru Resha sambil menunjuk ke arah pohon yang baru saja mereka lewati.


"Iyaa sayang, karena di sini masih banyak pohon-pohon. Jadi masih banyak monyet dan hewan yang lainnya.." jelas Bintang pada Resha yang sibuk memandang ke arah luar dari jendela kaca mobil.


~*************~


Setelah beberapa jam berlalu, mereka pun kini telah tiba di rumah kontrakan tempat mereka tinggal. Terlihat di sana ada Ayu yang menyambut kedatangan mereka, lalu memeluk Resha yang sangat Ia rindukan.


"Resha juga kangen banget sama Tante Ayu.." balas Resha dengan senyum di wajahnya.


"Mbak Ayu sudah lama menunggu di sini..?" tanya Bintang.


"Iyaa lumayan lama, Bin.." ujar Ayu.


"Ohh gitu, maaf yaa Mbak tadi kita mampir ke restoran dulu.." ucap Bintang yang merasa tidak enak.


"Ayo masuk dulu Mbak Ayu, Resha juga pasti kelelahan.." Seru Bintang sambil membuka pintu dan mempersilahkan Ayu untuk masuk dan istirahat bersama Resha.

__ADS_1


"Sayang,, aku ke kamar mandi dulu yaa.. Kamu temenin Mbak Ayu ngobrol dulu aja.." seru Bintang sambil berjalan menuju kamar mandi.


"San,, aku mau bawa Resha menginap di rumahku malam ini.." ujar Ayu sambil menciumi wajah Resha yang sudah mengantuk.


"Gak boleh, kalau mau kamu nginap aja di sini.." sahut Sany dengan ketus.


"Bukannya kamu seneng kalau aku bawa Resha menginap, jadi kamu bisa berduaan dengan Bintang.." ucap Ayu yang mulai merasa kesal.


"Aku gak mau kamu dan pacarmu itu mempengaruhi Resha, jangan pikir aku gak tau rencana kamu dan laki-laki breng*** itu..!" ucap Sany dengan emosi.


"Jaga omongan kamu San, dia itu pria yang baik. Dia mau menerima aku dan...."


Belum selesai Ayu dengan ucapannya, tiba-tiba Bintang datang dengan raut wajah yang penuh tanya.


"Kalian berdua berantem lagi ? Ada masalah apa sebenarnya ?" tanya Bintang yang merasa curiga, karena seringkali melihat mereka bertengkar.


"Gak papa kok Bin, aku mau pamit dulu yaa.." ucap Ayu yang tidak ingin Bintang semakin mencurigainya, lalu berjalan menuju pintu keluar.


"Sebenarnya ada apa sayang ? Coba kamu jelaskan.." pinta Bintang pada Sany, dan seperti biasanya Sany mencari alasan dan mengalihkan pembicaraan.


"Gak ada apa-apa sayang, dia aja yang suka ngajak ribut. Yaa udah, aku mau bersih-bersih dulu.." sahut Sany sambil meninggalkan Bintang yang semakin penasaran dengan apa yang sebenarnya terjadi di antara Sany dan sepupunya itu.


Bersambung...

__ADS_1


🙏😊 A59


__ADS_2