
Bintang dan Yumie yang sedang asyik berciuman, tiba-tiba di kejutkan oleh suara pintu yang di buka. Hingga membuat keduanya langsung terkejut, dan Bintang pun mendorong tubuh Yumie dengan agak kuat. Membuat Yumie sampai terjatuh, lalu merintih kesakitan.
"Kamu gak apa-apa, Kak..?" tanya Bintang seraya membantu Yumie untuk kembali duduk.
"Kalian lagi apa..? Itu Kak Yumie kenapa, kok kelihatan kesakitan gitu..?" tanya Mery yang langsung menghampiri mereka berdua.
"Iyaa tadi Kak Yumie ke injak kecoa, terus kaget dan tiba-tiba jatuh.." sahut Bintang sambil menahan tawanya.
" Ohh, kirain kenapa, aku pulang mau ambil dompet yang lupa aku bawa tadi.." seru Mery sambil mengambil sebuah dompet di atas lemari, lalu berjalan menuju pintu.
"Aku pergi lagi yaa, kalian lanjut aja berdua'annya,hehee.." ucap Mery yang tersenyum, seraya meninggalkan mereka berdua.
Setelah kepergian Mery, Bintang dan Yumie pun tertawa terkekeh-kekeh. Mengingat apa yang terjadi pada mereka barusan, namun Bintang merasa tidak enak atas apa yang Ia lakukan pada Yumie.
"Maaf yaa Kak, tadi aku gak sengaja mendorong tubuh Kakak. Apa ada yang sakit..?" tanya Bintang sambil memeriksa keadaan Yumie.
"Iyaa ada yang sakit.." sahut Yumie.
"Dimana yang sakit..? Sini aku obatin atau kita ke dokter aja.." ujar Bintang yang langsung merasa cemas.
"Di sini yang sakit, Bin.." ucap Yumie seraya meletakkan tangan Bintang di dadanya.
"Terasa sakit kalau kamu gak mau memberi aku kesempatan, dan cuma kamu yang bisa menyembuhkannya.." seru Yumie yang kini menatap Bintang dengan penuh harap, agar Bintang bisa membalas perasaannya.
__ADS_1
Bintang melepaskan tangannya dari genggaman tangan Yumie, lalu berpikir sejenak tentang apa yang harus Ia katakan pada Yumie.
"Baiklah, aku akan berikan Kak Yumie kesempatan dan juga untuk aku sendiri. Aku juga akan berusaha untuk menumbuhkan rasa, sama seperti apa yang Kak Yumie rasakan sama aku.." ujar Bintang sambil tersenyum.
"Kamu serius, Bin..? Kamu gak bohong kan..?" tanya Yumie dengan serius.
"Aku serius dan gak bohong, Kak.." balas Bintang sembari menarik nafasnya.
"Terimakasih yaa, kamu udah ngasih aku kesempatan. Terimakasih kamu udah menghargai apa yang udah aku lakukan selama ini, aku janji gak akan mengecewakan kamu.." ucap Yumie seraya memeluk Bintang dengan perasaan yang sangat bahagia.
"Semoga keputusan aku untuk menerima cinta Yumie ini benar.." gumam Bintang dalam hati, sambil membalas pelukan Yumie dengan erat.
"Jadi sekarang kita udah pacaran kan..?" tanya Yumie dengan tersenyum senang.
"Tuh kan, kamu gak serius.." seru Yumie yang langsung di buat cemberut.
"Iyaa iyaa, sekarang kita udah resmi pacaran.." ujar Bintang.
"Terimakasih yaa sayang.." seru Yumie yang kembali memeluk Bintang.
"Iyaa sama-sama, Kak.." sahut Bintang.
"Kok manggilnya masih Kak sih,mmmmh.. Panggil sayang dong.." ucap Yumie.
__ADS_1
"Iyaa sayaaang.." sahut Bintang sambil tersenyum.
"Nah, gitu dong baru enak di dengarnya,hehee.." balas Yumie yang membalas senyuman Bintang.
"Sekarang Kak Yumie, ehh maksudnya sayang,hee.. Sekarang pulang yaa, besok ketemu lagi. Gak enak sama Mery, mungkin sebentar lagi dia pulang.." ujar Bintang.
"Baru juga jadian, udah di usir aja.." gerutu Yumie.
"Bukan di usir, kan masih ada hari esok buat kita ketemu. Lagi pula udah malam juga, kasihan Arya nanti nyariin lho.." jelas Bintang yang tidak ingin Yumie salah paham.
"Iyaa iyaa aku pulang, padahal kan aku masih kangen banget,mmmmh.." sahut Yumie seraya bangkit dari tempat duduknya dan mengambil tas kecil yang ada di sampingnya.
"Kak Yum,, ehh sayang hati-hati yaa,hee.." seru Bintang yang belum terbiasa memanggil Yumie dengan panggilan sayang.
"Iyaa sayang, kamu juga nanti makan yaa.. Awas kalau gak.." ucap Yumie.
" Iyaa nanti aku makan kok.." balas Bintang.
"Aku pulang dulu yaa sayang, wassalamu'alaikum.." pamit Yumie sambil tersenyum.
"Wa'alaikumsalam.." balas Bintang yang melihat Yumie berlalu pergi meninggalkannya, sambil terus menatapnya hingga bayangan Yumie pun menghilang...
Bersambung...
__ADS_1
🙏😊 A59