
"Ibu dan adikmu belum pulang Kak.." tanya Ayah pada kak Tya, karena dari tadi Ayah belum juga melihat istri dan putrinya itu.
"Belum Yah, mungkin sebentar lagi pulang.." jawab kak Tya sembari melanjutkan pekerjaan rumahnya, menyapu dan mengepel.
"Nah, itu Ibu dan Bintang pulang, Yah.." ujar kak Tya yang segera menghampiri Ibunya, untuk membantu mengangkat barang-barang yang Ibu dan Bintang bawa.
Terlihat Bintang yang lebih dulu masuk ke dalam rumah, lalu menuju kamar mandi untuk membersihkan dirinya. Baru setelah itu, Ia menuju kamar dengan wajahnya yang terlihat kesal.
"Itu Bintang kenapa Bu, wajahnya di tekuk begitu.." tanya Ayah sembari menyeruput kopi yang sudah mulai dingin.
"Nanti malam aja Ibu cerita Yah, sekarang Ibu mau bersih-bersih dulu." jawab Ibu sambil berjalan ke arah kamar mandi.
"Ya sudah kalau gitu, habis itu Ibu langsung istirahat yaa.." balas Ayah seraya berdiri untuk membantu kak Tya membawa barang-barangnya ke dapur.
~*************~
Setelah selesai makan malam, Ibu dan Ayah pun duduk bersama di ruang tengah sambil menonton televisi. Sedangkan Bintang memilih untuk masuk ke kamar, dan kak Tya membersihkan piring-piring kotor yang ada di meja.
"Ayah mau di buatin kopi sekarang atau nanti aja ?." tanya Ibu pada Ayah yang sangat gemar minum kopi hitam, dan hal itu menurun pada putrinya, Bintang.
__ADS_1
Meski Ibu dan Ayah sering melarangnya untuk jangan minum kopi hitam, tapi tetap saja Bintang meminumnya.
"Nanti aja ya Bu, Ayah masih belum pengen." jawab Ayah.
"Oh yaa Bu, apa terjadi sesuatu sama Bintang tadi siang, di acara pernikahan sepupunya itu ?." tanya Ayah yang merasa ada yang aneh pada putrinya itu, semenjak pulang tadi sore Ia terlihat diam saja dan tidak banyak bicara.
"Ada sih Yah, tapi bukan suatu masalah." sahut Ibu sambil tersenyum, mengingat kejadian tadi siang di rumah adiknya yang sedang menyelenggarakan pernikahan ponakannya itu.
"Memang apa Bu ? Ayah tanya, kok Ibu malah senyum-senyum sendiri." seru Ayah yang semakin penasaran dengan apa yang akan di ceritakan oleh Ibu.
"Gini lho Yah, kan Bintang kebagian tugas untuk jaga meja prasmanan. Jadi otomatis dia juga ikut di rias, terus harus menggunakan pakaian kebaya.." jelas Ibu.
"Terus apa hubungannya, Bu.." tanya Ayah yang masih belum mengerti dengan maksud cerita Ibu.
"Memang benar Bu, Ayah lupa,hee.. Terus gimana jadinya, Bu ?." tanya Ayah lagi.
"Yaa jadinya Bintang kesal, marah-marah dan nangis juga Yah,hehehee..." ujar Ibu sambil tertawa, sambil mengingat kembali wajah putrinya saat itu.
"Kok bisa sampai nangis sih,Bu.." seru Ayah.
__ADS_1
"Waktu itu Bintang bilang ke Ibu, kalau matanya sakit karena di colok-colok sama periasnya. Terus Bintang mau merem aja, tapi di paksa buka mata sama yang makeup.." ucap Ibu sambil tertawa terbahak-bahak.
"Terus nih Yah, pas lagi jalan rok kebaya yang di pakai Bintang malah di angkat agak tinggi. Kaya orang kebanjiran gitu lho Yah,hehehee..."
"Waktu Ibu tanya kenapa, Bintang bilang karena dia jadi susah jalan dan harus merapatkan kedua kakinya.." jelas Ibu lagi sambil menggeleng-gelengkan kepalanya.
"Iish,,Ibu ini tertawa di atas penderitaan anak sendiri, tapi memang lucu yaa,Bu.." Ayah pun ikut tertawa kecil bersama Ibu.
"Ayah sama Ibu kenapa, kok ketawa-ketawa gitu. Apa ada yang lucu ?." tanya kak Tya tiba-tiba, ia keluar dari kamarnya setelah mendengar suara tertawa yang ternyata kedua orang tuanya.
"Ehh, ternyata kamu Kak, ngagetin Ibu aja. Kirain tadi Bintang, yaa kan Ayah.." seru Ibu yang langsung menghentikan tawanya, di sertai dengan anggukan kepala dari Ayah.
"Yaa habis Ibu dan Ayah ketawanya kencang banget, makanya Kakak keluar karena penasaran.." jawab kak Tya yang sekarang duduk di samping Ibu.
"Yaa udah, sini dengerin Ibu cerita. Tapi jangan ketawa.." pinta Ibu pada Tya, yang tau jika putrinya itu kalau tertawa pasti lebih kencang.
Tanpa mereka sadari, dari tadi ada sepasang telinga yang sedang mendengarkan. Dengan raut wajahnya yang terlihat sangat kesal, saat mendengar Ibu dan Ayah nya sedang tertawa karena dirinya.
Sambil merebahkan tubuhnya, Ia pun memejamkan mata dan mencoba untuk tidak mengingat-ingat lagi kejadian yang Ia alami tadi siang.
__ADS_1
Bersambung...
🙏😊