Rahasia Hati Seorang Lesbi

Rahasia Hati Seorang Lesbi
Pekerjaan Yang Mencurigakan


__ADS_3

Sejak Sany menceritakan tentang siapa dirinya pada Bintang, kini mereka terlihat semakin akrab. Di tambah lagi dengan Resha, yang banyak menghabiskan waktunya bermain bersama Bintang saat libur kerja.


"Tante,, kita main boneka lagi yaa, habis itu menggambar.." ucap Resha pada Bintang yang sudah menemaninya sejak tadi.


"Sayang,, Tante Bintang biar pulang dulu yaa, kan capek tadi habis kerja. Resha juga kan belum maem, jadi maem dulu yaa sayang.." bujuk Sany yang melihat putrinya itu terus saja bermain.


"Tapi besok main lagi sama Resha yaa, Tante.." ucap Resha yang tersenyum sambil menatap ke arah Bintang.


"Iyaa pasti sayang, besok Tante temenin Resha main lagi yaa.. Sekarang Tante pulang dulu.." seru Bintang sambil bangkit dari tempat duduknya dan berjalan keluar.


"Maaf yaa Bin, jadi ngerepotin kamu terus. Resha memang begitu, kalau sudah suka sama orang maunya di ajak main terus bareng dia.." jelas Sany yang merasa tidak enak.


"Tidak apa-apa San, aku bisa mengerti kok. Mungkin karena di sini juga tidak ada anak-anak seusianya yang bisa di ajak bermain.." sahut Bintang.


"Iyaa Bin, terimakasih yaa.." balas Sany dengan senyum di wajahnya.


"Sama-sama San, aku masuk ke rumah dulu yaa.. Sampai besok.." seru Bintang sambil membuka pintu dan masuk ke dalam rumah.


Keesokan paginya, Sany terlihat sibuk merias wajahnya sambil sesekali melihat ponsel yang berada di atas meja.


"Kenapa orang itu belum menghubungiku juga yaa,mmmh.." ucap Sany yang menunggu telepon dari seseorang.


"Mamaa mau pergi yaa, Resha boleh ikut gak, Maa..?" tanya Resha yang sedari tadi memperhatikan Mamaa nya.


"Gak boleh sayang,, Mamaa kan mau kerja. Nanti Resha sama Tante Ayu yaa sayang.." sahut Sany yang telah selesai berhias.


"Jadi Tante Ayu mau datang Maa,, asyik...! Resha bisa main bareng dan jalan-jalan nanti sama Tante.." seru Resha dengan girangnya.

__ADS_1


Tokk,, tokk,, tokk...


"Assalamu'alaikum,, Resha sayang, buka pintunya. Tante Ayu datang nih.." terdengar suara Ayu dari luar pintu.


"Wa'alaikumsalam,, itu Tante Ayu datang, Resha buruan buka pintunya yaa.." perintah Sany pada putrinya.


"Iyaa Maa..!" sahut Resha seraya berlari kecil menuju pintu depan.


"Hallo Resha sayang, nih Tante bawain buah-buahan buat Resha.." ucap Ayu sambil mencium pipi tembem Resha.


"Asyikk,, terimakasih yaa Tante.." seru Resha sambil membuka dan mengambil buah-buahannya.


"Sama-sama sayang.." balas Ayu sambil berjalan masuk ke dalam rumah untuk mencari Sany.


"Kamu mau pergi lagi, San..?" tanya Ayu pada Sany.


"Iyaa, titip Resha yaa.. Mungkin aku pulang malam.." ucap Sany acuh.


"Bukan urusan kamu.." jawab Sany seraya berjalan menghampiri Resha.


"Sayang,, Mamaa pergi dulu yaa.. Resha baik-baik sama Tante Ayu.." pamit Sany pada Resha, sambil mencium kedua pipi putrinya.


"Daa daa, Maa.." seru Resha sambil melambai-lambaikan tangannya.


"Tante ayo kita main, terus jalan-jalan.." ucap Resha pada Ayu sambil mengeluarkan semua mainan yang ada di dalam lemari nya.


"Mau main apa kita sayang, main masak-masakan aja yaa.." seru Ayu yang mengambil mulai ikut bermain bersama Resha.

__ADS_1


Keduanya pun kini tengah asyik bermain dengan semua mainan yang ada, hingga kadang terdengar suara gelak tawa.


~**********~


"Baru pulang San.. ?" tanya Bintang saat melihat Sany yang baru kembali entah darimana.


"Iyaa Bin, belum ngantuk kamu..?" balas Sany yang balik bertanya.


"Belum San, masih mau ngadem di luar dulu.." sahut Bintang.


"Ohh,, yaa sudah aku masuk ke rumah dulu, Bin.." ujar Sany.


"Iyaa San.." balas Bintang.


"Sebenarnya pekerjaan Sany apa yaa, kadang kerja kadang gak. Kadang masuk pagi, kadang masuk malam, kadang dari pagi sampai malam, aneh.." pikir Bintang sambil meminum kopinya yang sudah terasa dingin.


Di dalam rumah Sany, terlihat Resha yang sudah tertidur pulas di pelukan Ayu. Dengan perlahan Ayu melepaskan pelukannya, lalu bersiap-siap untuk pulang.


"Kamu sudah pulang San ? Kalau begitu aku juga mau pulang, Resha juga sudah tidur.." ucap Ayu sambil mengenakan djaket dan mengambil tas miliknya.


"Yaa sudah pulang saja sana.." sahut Sany ketus.


"Lain kali jangan sering ninggalin Resha, apa lagi sampai malam.." seru Ayu yang merasa kasihan dengan Resha yang sering di tinggal lama oleh Sany.


"Gak usah sok nasehatin aku, ini semua terjadi juga karena kamu..!" balas Sany yang tidak ingin di salahkan.


"Dari dulu sampai sekarang, kamu terus aja nyalahin aku. Gak pernah mau berubah, yaa sudahlah aku mau pulang..!" ucap Ayu sambil berjalan keluar meninggalkan Sany yang masih merasa kesal.

__ADS_1


Bersambung...


🙏😊 A59


__ADS_2