Rahasia Hati Seorang Lesbi

Rahasia Hati Seorang Lesbi
Merasa Aneh


__ADS_3

Setelah cukup lama melihat usaha Della, akhirnya Bintang pun menerima Della sebagai kekasihnya. Sejak saat itu Bintang jadi sering datang menemui Della di kost-annya, sehingga memberi kesempatan pada Anya untuk bisa berduaan dengan Nindy di kost-an.


"Bin,, kenapa kamu gak ngekost bareng sama Della aja sih..? Kan enak bisa berduaan terus,hee.." seru Anya di saat selesai makan malam.


"Kamu ngusir aku nih ceritanya,mmmh.." balas Bintang.


"Yaa gaklah, mana berani aku ngusir nyonya di kost-an ini.." ledek Anya. "Aku kan cuma nyaranin aja, lagi pula kasian juga Della sendirian di kost-an.." ujarnya pada Bintang.


"Aku juga pernah ngomong soal itu sama Della, tapi sepertinya Della keberatan, Nya.." jelas Bintang.


"Memang keberatan kenapa, Bin..? Seharusnya seneng dong tinggal bareng sama pacar, kok aneh yaa.. Aku aja pengen banget bisa tinggal bareng Nindy, tapi kan gak mungkin di bolehin sama orang tuanya.." ucap Anya.


"Dia bilang gak enak sama aku, karena Ibu dan anaknya kadang datang jenguk dia ke kost-an. Nanti kalau aku tinggal di sana gimana, sedangkan kost-annya agak kecil.." ujar Bintang.


"Ohh gitu, ada benarnya juga sih Bin, walaupun gak bisa tinggal bareng tapi yang penting kalian bisa sering ketemu.." sahut Anya.


"Iyaa Nya, kamu juga kan sering ketemu sama Nindy. Kenapa kamu gak tinggal di rumah dia aja, jadi bisa kenal dekat dengan keluarganya Nindy.." ujar Bintang sambil tersenyum.


"Gaklah Bin, Ibunya galak sama seperti anaknya,hee.." sahut Anya.


"Siapa yang galak..?" tanya sese'orang tiba-tiba yang tak lain adalah Nindy.


"Ehh,, ada ayang beb datang, kok gak bilang-bilang mau ke sini. Biar aku jemput tadi kan.." seru Anya sambil mendekati Nindy.


"Jawab dulu, tadi yang kamu bilang galak siapa..?" tanya Nindy lagi, Anya hanya menatap Bintang seolah ingin meminta bantuan, tapi yang di harapkan justru malah bersiap-siap untuk pergi.


"Aku gak ikutan yaa, aku mau pergi ke tempat Della dulu. Selamat berpacaran,hehee.." ucap Bintang seraya berlalu pergi meninggalkan Anya yang mendapat tatapan tajam dari Nindy.


~************~


Tak butuh waktu lama, kini Bintang pun telah sampai di kost-an Della. Dengan wajah yang ceria dan senyum yang merekah, Bintang mengetuk pintu dan memanggil nama Della.


"Ayo masuk sayang, kirain malam ini kamu gak jadi datang.." seru Della.


"Jadi dong, kan aku kangen sama kamu. Ini aku bawain makanan dan buah-buahan, terus ada cemilan juga.." ucap Bintang sambil menyerahkan sebuah kantong plastik berisi penuh dengan makanan.

__ADS_1


"Terimakasih yaa sayang, kamu jadi repot-repot. Lain kali kalau datang gak usah bawa apa-apa, kamu datang ke sini aja aku udah seneng banget.." sahut Della yang langsung mencium pipi Bintang dengan malu-malu.


"Kok cuma satu..? Yang banyak dong sayang,hee.." seru Bintang sambil mendekatkan pipinya pada Della, dan Della pun kembali menciumnya berulang kali.


"Nah, gitu dong, baru kerasa,hee.." ucap Bintang yang langsung membuat Della malu.


"Itu leher kamu kenapa sayang, kok seperti merah-merah gitu..?" tanya Bintang saat melihat ada warna kemerahan pada leher Della.


"Ohh, iyaa tadi sore aku di gigit semut atau binatang apa gitu sayang, terus terasa gatal jadi aku garuk-garuk. Malah sekarang jadi merah, sebentar yaa mau aku olesin minyak.." ujar Della sembari mengambil minyak angin yang ada di dekat tempat tidurnya.


"Jadi gitu yaa sayang, lain kali hati-hati yaa.. Kalau masih terasa gatal juga, nanti beli obat aja di apotek.." sahut Bintang yang tidak ingin gatal-gatal di leher Della semakin parah.


"Gak apa-apa sayang, nanti juga sembuh sendiri kok. Soalnya udah sering juga di gigit semut, pasti langsung gatal dan merah-merah seperti ini.." jelas Della.


"Ohh gitu, iyaa sayang syukurlah, aku mau ke kamar mandi dulu yaa.." ucap Bintang seraya berjalan menuju ke kamar mandi.


Melihat Bintang yang yang sudah memasuki kamar mandi, Della pun bergegas menyimpan sesuatu barang yang Ia tidak ingin Bintang tau dan melihatnya.


"Sayang,, kok di kamar mandi seperti ada bau asap rokok yaa, kamu merokok..?" tanya Bintang.


"Gitu yaa sayang, apa mereka sama seperti kita..?" tanya Bintang penasaran.


"Gak sayang, mereka normal kok. Sayang nanti nginap kan..?" tanya Della.


"Iyaa dong, kan besok libur. Sekalian besok kita jalan-jalan yaa sayang, mau kan..?"


Tanya Bintang sembari mengusap wajah Della dan membelai rambutnya dengan lembut serta penuh kasih sayang.


"Pasti aku mau sayang, apa lagi jalan-jalan sama kamu. Ohh yaa sayang, obat aku udah mau habis. Terus seminggu lagi juga harus bayar kost-an.." ujar Della dengan raut wajahnya yang sedih.


"Iyaa sayang, kamu tenang aja yaa.. Aku udah siapin untuk itu semua, yang penting kamu sehat dan jangan sakit-sakit lagi.." ucap Bintang.


"Tapi aku gak mau ngerepotin kamu terus sayang, aku pengen cari kerja lagi.." sahut Della yang seminggu lalu harus berhenti bekerja, di karenakan ada masalah pada ginjalnya yang kembali terasa sakit.


"Tapi tunggu kamu benar-benar pulih yaa, kamu juga gak boleh kecapean sayang.." seru Bintang.

__ADS_1


"Iyaa sayang, terimakasih yaa.. Selama ini kamu udah banyak banget bantu aku, suatu saat aku berharap bisa membalas semua kebaikan kamu sayang.." ujar Della pada Bintang yang langsung memeluknya, Ia ingin Della bisa segera sembuh.


"Sama-sama sayang, aku gak mau kamu sakit.." balas Bintang yang mempererat pelukannya.


"Sayang,, beberapa hari lagi ada sepupu aku yang mau datang dari kampung, dia pengen cari kerjaan di sini terus tinggal di sini juga bareng aku. Gak apa-apa kan sayang..?" tanya Della yang berharap Bintang tidak akan merasa keberatan.


"Sepupu kamu perempuan kan sayang..?" tanya Bintang sambil tersenyum.


"Iyaa pasti perempuan sayang, makanya dia mau tinggal di sini sama aku. Kalau laki-laki yaa gak maulah aku.." seru Della.


"Hehee,,iyaa sayang, kan aku tanya lho.. Yaa udah gak apa-apa kok, biar kamu ada temannya di kost-an.." sahut Bintang.


"Tapi sayang maukan nanti bantuin cari kerjaan buat sepupu aku itu..? Karena di sini aku gak punya banyak kenalan.." ucap Della berharap.


"Iyaa nanti aku bantuin cari kerjaan, tapi aku harus tau dulu sepupu sayang itu punya keahlian apa dan pengalaman kerjanya juga.." ujar Bintang yang kini merebahkan tubuhnya di samping Della.


"Iyaa sayang, nanti kalau dia udah datang pasti langsung aku kabari kamu yaa.." sahut Della.


"Yaa udah sekarang kita tidur, aku udah lapar sayang.." ucap Bintang seraya merebahkan tubuh Della di sampingnya.


"Kalau lapar yaa makan sayang, bukan tidur.." sahut Della sambil menepuk jidatnya.


"Iyaa ini mau makan kamu sayang,hehee.." balas Bintang sambil memeluk tubuh Della.


"Kok bau parfum kamu gak seperti biasanya sayang, ganti parfum lagi..?" tanya Bintang merasa aneh dengan Della malam ini.


"Ohh iyaa sayang, aku lagi coba parfum baru.." sahut Della sembari mencium bibir Bintang.


Bintang yang mendapat ciuman tiba-tiba dari Della tidak segera membalasnya, karena Ia merasa tidak nyaman dengan bau parfum yang di gunakan oleh Della yang menurut Bintang begitu menyengat.


"Sejak kapan Della suka dengan bau parfum seperti ini..? Bukannya dia juga tidak suka dengan bau parfum yang menyengat.." tanya Bintang dalam hati.


Bersambung...


🙏😊 A59

__ADS_1


__ADS_2