Rahasia Hati Seorang Lesbi

Rahasia Hati Seorang Lesbi
Perhatian


__ADS_3

Bintang yang telah beberapa hari bekerja di toko buku, kini terlihat sibuk menyusun dan merapikan buku-buku bersama Mery. Mereka bekerja dengan kompak, dan saling membantu satu sama lainnya. Namun pekerjaan mereka terhenti sejenak, saat di depan pintu masuk terlihat Yumie yang tengah berjalan menghampiri mereka.


"Lagi pada sibuk yaa, maaf kalau kedatangan aku jadi mengganggu kalian. Aku cuma mau nganterin ini aja.." seru Yumie seraya menyerahkan sebuah bungkusan berisi makanan pada Mery.


"Apa ini Kak..?" tanya Mery yang sambil melihat isi di dalam bungkusan itu.


"Kue dan makanan untuk kalian sarapan atau ngemil, yaa udah kalau gitu aku pulang dulu yaa.." ujar Yumie yang menatap Bintang sambil tersenyum.


"Terimakasih yaa kue dan makanannya.." sahut Bintang.


"Iyaa Kak Yumie, sering-sering aja yaa,hehee.." ujar Mery sambil tertawa kecil.


"Iyaa sama-sama, yang semangat yaa kerjanya.." seru Yumie dengan senyuman ramahnya, lalu berlalu pergi meninggalkan Bintang dan Mery.


Bintang pun segera melanjutkan pekerjaannya kembali, sedangkan Mery tengah asyik menikmati kue yang di berikan oleh Yumie dengan lahap.


"Ayo Bin, makan dulu kuenya. Rasanya enak banget tau, nanti aku habisin lho,hehee.." seru Mery.


"Gak apa-apa Mer, kamu habisin aja yaa.. Aku juga masih kenyang, tadi kan udah sarapan.." sahut Bintang.


"Beneran Bin..? Yaa udah aku habisin nih,hehee.." seru Mery.


Bintang yang melihat Mery begitu semangat menghabiskan kue pemberian Yumie, hanya melihatnya dan tersenyum.


~**********~


Sorenya sepulang dari tempat kerja, Mery sengaja mampir ke rumah makan Yumie untuk membeli makanan. Ia langsung di sambut oleh Yumie, dan di ajak duduk di sampingnya.


"Sini dulu Mer, ada yang mau aku tanyain ke kamu.." seru Yumie dengan penuh semangat.

__ADS_1


"Memang Kak Yumie mau tanya apa..?" tanya Mery yang memang lebih muda beberapa tahun dari Yumie.


"Apa teman kamu itu udah punya pacar, Mery..?" bisik Yumie pada Mery.


"Maksud Kak Yumie, Bintang..?" seru Mery yang kini balik bertanya.


"Iyaa Bintang, udah punya belum..?" tanya Yumie lagi.


"Belum Kak, dia gak punya pacar. Memang kenapa Kak, kok tanya seperti itu..? Kak Yumie suka yaa sama Bintang..?" tanya Mery dengan senyum mengejek.


"Gak Mer, aku cuma tanya aja kok. Terus sekarang dia kemana, kok gak bareng kamu..?" tanya Yumie yang sejak tadi tidak melihat Bintang bersama Mery.


"Bintang udah pulang ke kost-an duluan, Kakak kangen yaa sama dia,hehee.." ucap Mery pada Yumie yang kini terlihat malu.


"Gak kok Mer, aku cuma tanya aja lho. Yaa udah kamu mau beli makanan apa..? Pesan aja sana langsung.." seru Yumie yang sengaja mengalihkan pembicaraannya pada Mery.


Selesai membeli makanan, Mery pun bergegas pulang. Namun saat baru beberapa langkah Ia berjalan, tiba-tiba Yumie memanggil namanya.


"Mery,, tunggu..!" panggil Yumie. "Ini ada buah-buahan buat kamu dan Bintang, kalau ada waktu luang kamu ajak Bintang main ke rumah yaa.. Biar aku ada temannya buat ngobrol.." ujar Yumie.


"Iyaa siap Kak,hee.. Terimakasih yaa buah-buahannya, aku pulang dulu yaa, Kak.." sahut Mery seraya melanjutkan langkahnya untuk pulang ke kost-an.


Sesampainya di kost-an, Ia melihat Bintang yang sedang duduk di kursi teras. Bintang sengaja menunggu Mery di luar, karena dari tadi belum juga pulang.


"Kok lama Mer, mampir kemana aja..?" tanya Bintang yang kini ikut masuk ke dalam kost-an mengikuti langkah Mery dari belakang.


"Gak mampir kemana-mana Bin, cuma tadi di ajak ngobrol sama Kak Yumie. Dia nanyain kamu lho, terus dia juga bilang kalau dia suka dan pengen ketemu kamu malam ini.." ujar Mery yang sengaja ingin mengerjai Bintang.


"Masa sih Mer, memang dia pengen ketemu dimana..?" tanya Bintang dengan raut wajah serius.

__ADS_1


"Dia bilang ketemu di rumahnya, Bin.." jawab Mery sambil menahan tawa, karena melihat reaksi Bintang yang begitu mudah percaya perkataannya.


"Oh gitu, yaa udah nanti malam kita ke rumahnya, Mery.." ucap Bintang yang langsung berjalan ke kamar mandi.


"Kena kamu, aku kerjain Bin,hehehee.." gumam Mery sambil tertawa kecil.


"Kamu kenapa cengengesan gitu Mer, lagi kumat yaa.." ejek Bintang yang telah keluar dari kamar mandi.


"Gak kenapa-kenapa Bin, itu tadi ada cicak lagi kejar-kejaran.." jawab Mery asal.


"Memang cicak kalau lagi kejar-kejaran lucu yaa..?" tanya Bintang.


"Iyaa lucu banget Bin,hehee.. Ohh iyaa, ini ada buah-buahan dari Kak Yumie.." ucap Mery sambil memberikannya pada Bintang.


"Apa dia memang baik seperti ini, Mer..?" tanya Bintang yang merasa bahwa Yumie begitu baik dan perhatian padanya selama Ia tinggal di sana.


"Dia memang baik, tapi kalau sampai perhatian dan memberikan sesuatu itu gak seperti biasanya. Kecuali mungkin dia mau mendapatkan hati kamu,hehehee.." seru Mery dengan tawanya.


"Kamu ini mulai deh mengarang ceritanya.." sahut Bintang sambil membaringkan tubuhnya di atas tempat tidur.


"Tapi memang benar kan, selama kamu di sini Kak Yumie begitu baik dan perhatian sama kamu. Kalau bukan karena dia suka, terus apa lagi coba.." jelas Mery.


"Iyaa sih Mer, aku juga mikir gitu. Tapi aku gak mau mikir jauh, dia mau baik atau perhatian itu urusan dia. Yang penting aku biasa aja sama dia, gak yang gimana-gimana.." ujar Bintang.


"Semua terserah kamu aja mau mikir dia gimana, kita lihat aja nanti ke depannya dia seperti apa.." sahut Mery pada Bintang yang kini sedang memikirkan sosok Yumie...


Bersambung...


🙏😊 A59

__ADS_1


__ADS_2