
Sejak Bintang menjalin hubungan dengan Yumie, kini mereka berdua jadi lebih sering bertemu bahkan hampir setiap hari. Hingga Bintang pun semakin dekat dengan Arya, Ia sering mengajaknya bermain bersama. Arya pun merasa sangat senang, karena memiliki teman untuk bermain.
Seperti malam ini, terlihat Bintang kembali menemani Arya bermain. Yumie dan Mery asyik mengobrol, sedangkan Nani sedang di dapur menyiapkan makan malam untuk semuanya.
"Makan malam sudah siap, Bu.." seru Nani pada Yumie.
"Iyaa Bik, terimakasih yaa.. Ayo semuanya, kita makan dulu.." ajak Yumie, dan mereka semua pun menuju ke meja makan.
"Mamaa,, Arya pengen di suapin sama Tante Bintang yaa.." ucap Arya sambil menatap Bintang dengan senyuman.
"Kok di suapin sayang, kan udah gede..? Arya makan sendiri aja yaa.." seru Yumie pada Arya yang kini terlihat cemberut.
"Gak apa-apa kok, biar Tante suapin. Tapi maemnya harus banyak yaa, biar cepat gede.." seru Bintang sambil mengelus rambut Arya.
"Horeee,, iyaa Tante.." balas Arya dengan girang.
"Arya mau makan pakai apa sayang..?" tanya Bintang pada Arya yang sedang melihat makanan apa saja yang tersaji di meja makan.
"Arya mau makan sama ayam goreng aja, Tante.." ucap Arya.
"Ohh, pakai sayur juga yaa sayang, kan biar sehat dan kuat.." seru Bintang sambil mengambil ayam goreng dan sayur.
"Iyaa Tante, gak apa-apa deh.. Tapi jangan banyak-banyak.." sahut Arya.
Bintang pun mulai menyuapi Arya makan, Yumie yang melihatnya pun merasa sangat senang karena Bintang bisa dekat dengan putranya itu.
Tak lama setelah makan malam, Bintang dan Mery pun segera pamit pulang. Meski Yumie memintanya untuk menginap, namun Bintang menolak. Karena Bintang tau, bahwa beberapa hari ini Yumie kurang istirahat karena sedang sibuk mengurus rumah makan barunya yang akan segera di buka dalam waktu dekat ini.
__ADS_1
"Kamu yakin gak mau nginap di rumah..?" tanya Yumie.
"Iyaa, lain kali aja yaa.. Kamu harus banyak istirahat, jaga kesehatannya.." sahut Bintang sambil mengusap wajah Yumie.
"Ehemm,, jadi pulang gak nih.." seru Mery yang merasa seperti di anggap tidak ada oleh mereka berdua.
"Iyaa jadi Mer,hee.. Aku pulang dulu yaa, sampai besok.." ucap Bintang seraya berlalu pergi bersama Mery yang sudah berjalan lebih dulu.
"Iyaa hati-hati, langsung pulang ke kost-an yaa.." balas Yumie sambil tersenyum dan melambaikan tangannya.
~***********~
Esok harinya, masih seperti biasa. Yumie datang ke kost-an hanya untuk mengantarkan sarapan untuk Bintang dan juga Mery. Bintang yang sudah sangat sering melarangnya, tapi Yumie tetap saja tidak mau mendengarkannya. Bahkan pernah hal itu jadi membuat mereka bertengkar, karena Bintang benar-benar tidak ingin merepotkan Yumie.
Untuk membalas kebaikan dan perhatian Yumie, Bintang pun seringkali datang ke rumah makan milik Yumie untuk membantunya terutama saat libur kerja. Selain itu juga, Ia memberikan Yumie perhatian yang begitu besar. Hingga membuat hubungan keduanya kini semakin mesra, Mery yang melihatnya pun di buat iri dan ingin seperti itu.
"Kenapa kamu gak nyuruh Gemy ke sini aja, Mer..? Jadi bisa dekat kan.." seru Bintang yang tau, bahwa Mery telah lama menjalin hubungan jarak jauh dengan Gemy.
"Iyaa juga yaa, kok aku gak pernah kepikiran soal itu,hee.." balas Mery sambil tersenyum.
"Nanti deh aku omongin sama Gemy, mudah-mudahan aja dia mau yaa, Bin.." seru Mery.
"Iyaa semoga Mer, aku mau beresin buku-buku yang ada di sana yaa.." ujar Bintang sambil berjalan menuju ruangan yang lain.
"Iyaa Bintang, aku selesaikan dulu yang di sini.." sahut Mery sambil melanjutkan pekerjaannya, namun Ia kembali memikirkan tentang apa yang Bintang katakan tadi padanya.
"Kalau Gemy ada di sini, pasti aku seneng banget,hee.." gumam Mery sambil tersenyum se'orang diri membayangkan kembali wajah kekasihnya itu.
__ADS_1
Di sisi lain, Yumie sedang sibuk di dapur mengecek bahan-bahan makanan yang telah habis. Lalu kembali menuju meja kasir, untuk melihat buku catatan keuangan selama sebulan ini. Namun tiba-tiba, Ia di kejutkan oleh suara se'orang laki-laki yang datang menghampirinya.
"Apa benar ini dengan Ibu Yumie..?" tanya pria itu yang masih terlihat muda.
"Iyaa benar, ada apa yaa, Mas..?" ucap Yumie yang balik bertanya.
"Saya dari toko bunga Mekar Bersemi, mengantarkan ini untuk Ibu Yumie. Tolong di terima dan tanda tangan di sini, sebagai tanda buktinya.." ujar pria itu seraya menyerahkan seikat bunga pada Yumie.
"Terimakasih yaa, Bu.. Saya permisi dulu.." seru pria pengantar bunga itu yang kemudian berlalu pergi meninggalkan Yumie yang terlihat bingung memikirkan siapa pengirimnya.
"Bunga dari siapa yaa, gak biasanya ada yang ngirim bunga.." gumam Yumie seraya membuka amplop kecil yang terdapat di dalam bunga itu, lalu membacanya.
Untuk kekasihku,
Yumie...
Semoga suka yaa,
Bunga yang indah untuk wanita seindah kamu. Love you.. ⭐
Yumie pun langsung tersenyum bahagia membaca itu, lalu mencium bunga mawar yang sedang Ia pegang seraya membayangkan wajah Bintang yang selalu membuatnya rindu.
"Ternyata dia romantis juga, jadi kangen banget pengen ketemu.." ucap Yumie dengan senyuman bahagianya...
Bersambung...
🙏😊 A59
__ADS_1