
Masa Orientasi Siswa atau MOS telah usai, kini Bintang dan teman-temannya sudah bisa menjalani kegiatan belajar mengajar dengan normal. Bersama teman-teman barunya, Bintang segera menyesuaikan diri dan berbaur.
"Hai, kenalin namaku Billa adira, biasa di panggil Billa. Terus ini adikku Lusiana Indri, biasa di panggil Lusi." ucap seorang anak perempuan yang mengajak Bintang dan Safa berkenalan.
"Hai juga Bila, Lusi.. Aku Bintang dan ini Safa.." balas Bintang sambil berjabat tangan secara bergantian.
"Semoga kita semua bisa berteman baik.." ucap Bintang pada mereka semua, yang di balas dengan senyuman.
Tak lama setelah perkenalan mereka, Ibu guru yang mengajar pada jam pelajaran Bahasa Indonesia pun telah tiba. Tanpa memperpanjang waktu, Bu guru segera memulai pelajarannya. Anak-anak mendengar dan memperhatikan dengan seksama, sambil fokus mengerjakan tugas yang diberikan oleh Bu guru.
Setelah beberapa jam berlalu, bel istirahat berbunyi. Anak-anak segera menuju meja guru yang terletak di depan kelas, untuk mengumpulkan tugas masing-masing.
"Baiklah anak-anak, semua tugas sudah di kumpulkan. Sekarang kalian boleh keluar istirahat.." seru Bu guru yang langsung melangkahkan kakinya menuju pintu keluar, di ikuti oleh para anak muridnya.
"Ayuk kita ke kantin, aku udah laper banget.." ajak Bintang pada ketiga teman barunya itu, sambil bergegas berjalan ke arah kantin sekolah.
"Iyaa Bin, aku juga laper nih.." balas Safa yang tampak memegangi perutnya.
"Yaa udah ayuk kita ke kantin.." sahut Billa sambil menggandeng tangan Lusi, adiknya.
Sesampainya di kantin, mereka langsung mengambil makanan dan minuman. Setelah itu segera membayarnya, dan memilih kembali ke ruang kelas.
"Kalian tadi lihat gak ? ada anak laki-laki dari kelas sebelah, dia menatap Billa terus.." tanya Safa sambil memakan makanan yang barusan ia beli.
__ADS_1
"Iyaa aku lihat, mungkin dia suka,hee.." ucap Bintang menimpali.
"Apa sih kalian, mana mungkin dia suka. Aku belum pernah berbicara dengannya.." balas Billa yang merasa bahwa apa yang di katakan teman-temannya itu tidak benar.
Bersamaan dengan itu, tiba-tiba datang seorang anak laki-laki. Yang ternyata dia adalah orang yang baru saja mereka bicarakan, sontak itu membuat mereka kaget bukan kepalang.
"Hai semua, aku dari kelas sebelah. Apa boleh aku bergabung ? kenalin namaku Riko.." seru Riko sambil menjabat tangan mereka satu persatu.
"Boleh kok." jawab Safa, "Namaku Safa dan di sebelah ku Bintang .." sambung Safa sambil melihat pada Bintang yang segera mengulurkan tangannya.
"Aku Billa, dan ini adikku Lusi.." sahut Billa yang memperkenalkan diri dan adiknya pada Riko.
"Senang bisa berkenalan dengan kalian semua, aku harap bisa berteman baik.." seru Riko dengan senyumannya tampak malu-malu.
"Memang kenapa yaa..?" bukannya menjawab, justru Riko malah balik bertanya.
"Yaa kan di sini kita anak perempuan berempat, masa anak laki-laki cuma ada kamu satu.." jawab Safa sambil tertawa terkekeh-kekeh.
"Iish,, kau ini Safa, genit sekali.." ujar Bintang yang tidak menyangka bahwa Safa akan berkata seperti itu.
Mendengar itu, Riko pun terlihat malu namun berusaha untuk tidak memperlihatkannya pada mereka.
"Tadi sudah aku ajak, tapi teman-teman ku tidak mau. Mungkin mereka masih malu.." jawab Riko sambil menggaruk kepalanya yang tidak terasa gatal.
__ADS_1
"Ohh jadi maksudnya, cuma kamu yang tidak punya malu.." ucap Safa sambil menahan tawanya, karena sengaja menggoda Riko.
"Safaa,, kau ini yaa.. jangan bercanda terus, lihatlah wajah Riko sudah memerah.." seru Bintang yang juga ingin ikut tertawa, namun Ia tahan.
"Jangan dengarkan mereka Rik, mereka sengaja menggoda mu.." ujar Billa yang menggelengkan kepalanya, karena melihat kelakuan teman-temannya itu
"Iyaa gak papa kok, Bill.. kalau gitu aku pamit ke kelas dulu, sebentar lagi bel masuk juga akan berbunyi.." ucap Riko yang tidak ingin terus di buat malu oleh teman-teman baru itu.
"Iyaa Riko, hati-hati di jalan. Kalau jatuh bangun sendiri,hehehee.." ujar Safa yang sengaja membuat Riko merasa malu oleh perkataannya, Riko pun hanya tersenyum dan segera meninggalkan mereka.
"Kerja bagus Faa.." ucap Bintang yang kini terkekeh-kekeh melepaskan tawanya, di ikuti Safa yang juga tertawa.
"Kalian ini, seneng banget godain orang.." seru Billa sambil tersenyum penuh arti.
"Ciieee,, ada yang marah gebetannya di godain.." balas Safa yang kini balik menggoda Billa.
"Kamu ngomong apa sih Faa, dia kan cuma ngajak berteman.." balas Billa dengan wajah malunya.
"Mungkin besok mau ngajak pacaran kali yaa Faa.." sahut Bintang yang ikut menggoda Billa.
Lusi yang dari tadi memilih untuk melihat dan mendengarkan, hanya tersenyum dan menggeleng-gelengkan kepalanya. Ia memang tidak suka banyak bicara, mungkin karena pribadinya sebagai anak yang pemalu.
Bersambung...
__ADS_1
🙏😊