Rahasia Hati Seorang Lesbi

Rahasia Hati Seorang Lesbi
Jadi Pusing


__ADS_3

Sarah yang berada di kost-an Anya, sejak tadi terlihat murung. Sambil memegang ponselnya, menunggu Bintang menghubungi dan membujuknya.


"Kamu berantem sama Bintang yaa..?" tanya Anya sambil asyik memainkan ponselnya.


"Gak marah, cuma kesal aja, Nya. Sejak jauh dari Bintang, bawaannya itu jadi mudah sedih dan uring-uringan gitu.." ujar Sarah.


"Apa jangan-jangan kamu lagi ngidam kali yaa,hee.." ledek Anya.


"Iishh,, apaan sih kamu, Nya. Ada-ada aja, yaa gak mungkinlah. Orang lagi kesal, malah di ledekin.." gerutu Sarah.


"Memang sebenarnya kamu kesal kenapa sih, Sarah..?" tanya Anya penasaran, karena tidak biasanya Sarah dan Bintang ada masalah.


"Aku minta Bintang untuk bisa cepat kembali ke sini, karena aku benar-benar kangen banget gak mau lama-lama jauh dari dia. Tapi Bintang bilang gak bisa, karena Ayahnya juga baru meninggal dunia.." ujar Sarah.


"Yaa jelas Bintang gak bisa, dia kan masih dalam suasana berduka. Harusnya kamu bisa ngertiin Bintang dong, Sarah.." seru Anya.


"Aku bisa ngerti, tapi hati aku rasanya gimana gitu. Kamu kan tau, kalau aku udah terbiasa ada Bintang di sini.." ucap Sarah yang sering merasa sedih karena harus berjauhan dari Bintang.


"Kamu sabar aja dulu, nanti juga Bintang pasti balik ke sini.." sahut Anya yang bisa mengerti perasaan Sarah.


"Iyaa sih Nya, cuma aku takut aja. Karena aku gak bisa lama-lama berhubungan jarak jauh terlalu lama.." ucap Sarah sambil menghela nafasnya dengan berat.


"Maksudnya gimana Sarah, kok takut..?" tanya Anya menyelidik.

__ADS_1


"Gak apa-apa kok Nya, aku harap Bintang bisa secepatnya kembali ke sini. Jadi aku gak akan merasa uring-uringan lagi.." jelas Sarah sambil tersenyum menatap Anya.


"Aku juga berharapnya seperti itu Sarah, biar aku ada temannya di kost-an.." balas Anya.


"Yaa udah Nya, kalau gitu aku mau pulang dulu.." pamit Sarah seraya berjalan menuju pintu keluar.


"Iyaa Sarah, kamu hati-hati di jalan jangan ngebut.." seru Anya yang tau kalau Sarah memang suka ngebut, jika suasana hatinya sedang tidak baik.


"Iyaa tenang aja, gak ngebut kok.." sahut Sarah sambil masuk ke dalam mobilnya, lalu tersenyum dan melambaikan tangannya pada Anya.


Anya yang melihat mobil Sarah telah jauh dan tidak terlihat lagi, Ia pun bergegas masuk ke dalam kost-an.


~***********~


"Gak kenapa-kenapa Kak, cuma kesal aja.." sahut Bintang.


"Memang kesal sama siapa sih, Sarah yaa..?" tebak Tya sambil tersenyum.


"Iyaa Kak, kok tau sih..? Biasanya kan tempe,hee.." seru Bintang.


"Kakak cuma menebak aja, gak taunya benar yaa.. Harusnya dapat hadiah dong, Bin.." ujar Tya.


"Hadiahnya senyuman manis aku aja yaa, Kak.." sahut Bintang menatap Tya dengan senyuman yang di buat-buat.

__ADS_1


"Bukannya manis, malah pahit Bin.." ucap Tya seraya mencubit hidung Bintang.


"Auww,, sakit lho Kak.." rengek Bintang.


"Iyaa maaf, kan sengaja. Hahaa.." seru Tya yang tertawa kecil.


"Terus kenapa kamu kesal sama Sarah, Bin..?" tanya Tya.


"Sarah minta Bintang untuk kembali ke kota B Kak, dan dia terus aja tanya kapan Bintang akan ke sana. Sedangkan Bintang masih ngerasa sedih banget karena Ayah udah gak ada, dan kalau Bintang pergi nanti Ibu sendiri di rumah. Tapi Sarah malah ngambek Kak, Bintang kan jadi pusing.." jelas Bintang.


"Jadi karena itu, coba kamu kasi pengertian lagi sama Sarah. Gak seharusnya dia seperti itu, sedangkan dia tau kita baru kehilangan Ayah.." ujar Tya menimpali.


"Iyaa Kak, nanti Bintang coba ngomong lagi sama Sarah.." balas Bintang yang pusing dan bingung menghadapi Sarah yang kadang bersikap kekanak-kanakan.


"Yaa udah Bin, kamu jangan pusing lagi. Kamu juga kan baru sembuh, jadi jangan banyak pikiran yaa.." seru Tya yang tidak ingin adiknya itu sakit lagi.


"Iyaa Kak, terimakasih yaa.. Selama ini Kakak udah dengerin cerita-cerita Bintang, ngertiin dan peduli sama Bintang.." ujar Bintang sambil tersenyum, Ia merasa beruntung memiliki Kakak seperti Tya.


"Sama-sama Bin, kita kan adik Kakak. Jadi harus saling membantu, mendukung dan mengerti satu sama lain.." jelas Tya dengan membalas senyuman Bintang.


Bersambung...


🙏😊 A59

__ADS_1


__ADS_2