Rahasia Hati Seorang Lesbi

Rahasia Hati Seorang Lesbi
Diam-diam Suka


__ADS_3

Kini Bintang kembali masuk sekolah, sambil menunggu bel masuk berbunyi Ia dan teman-temannya bercerita tentang apa yang mereka lakukan di hari minggu kemarin.


"Sayang banget Bin, kemarin kamu tidak ikut ke pameran. Banyak banget barang-barang yang di jual di sana, dan aku juga beliin baju ini buat kamu.." seru Safa sambil memberikan bungkusan yang berisi baju pada Bintang.


"Iyaa Bin, padahal hampir semua teman sekelas kita ikut melihat ke sana.." sahut Billa.


"Iyaa maaf, aku gak bisa ikut karena aku sekeluarga pergi memancing di sungai. Seru banget, apa lagi aku dan Ayah mendapat ikan yang lumayan banyak.


"Oh yaa, asyik donk Bin, kok gak ngajakin kita sih,mmmh.." balas Safa yang langsung pasang wajah cemberut.


"Hee,, iyaa maaf, kapan-kapan deh kita mancing bareng.." hibur Bintang. "Makasih ya Faa untuk bajunya, aku suka.." ucap Bintang lagi.


"Iyaa sama-sama, Bin.." balas Safa dengan senyuman di bibirnya.


"Masuk yuk, bel udah berbunyi tuh.." ajak Billa pada kedua temannya.


Setelah bel masuk berbunyi, tak lama kemudian Bu guru pun datang dan segera memulai pelajarannya. Bu guru memberikan tugas kelompok, Bintang memilih untuk bergabung bersama Safa, Billa dan Lusi.


Mereka mulai mengerjakan tugas yang diberikan oleh Bu guru, sesekali terlihat Bintang menatap Billa yang sedang fokus dengan tugasnya. Ada rasa yang berbeda yang Ia rasakan, setiap kali Billa berada di dekatnya.

__ADS_1


"Bin, Bin, Bintang...! malah bengong, kerjain buruan biar cepat selesai.." seru Safa samb menepuk pundak Bintang.


"Ehh, iya maaf tadi ada nyamuk muter-muter di sana,hee.." ucap Bintang seraya menundukkan kepalanya, saat di tatap oleh Billa.


"Bintang kenapa yaa lihatin aku, apa ada sesuatu di wajahku..?!" gumam Billa dalam hati, sambil tetap mengerjakan tugasnya.


Satu persatu anak-anak telah menyelesaikan tugasnya, lalu mengantarkannya ke depan meja Guru. Tak lama setelah itu, bel istirahat pun berbunyi. Anak-anak segera berhamburan keluar dari kelas, termasuk Bintang, Safa dan Billa. Sedangkan Lusi lebih memilih untuk di dalam kelas, karena ingin membaca buku cerita.


"Bin, traktir aku yaa, kan udah aku beliin baju,hee.." seru Safa pada Bintang.


"Ohh,, jadi ini tujuan kamu beliin baju buat aku, pantesan dari tadi perasaan aku gak enak.." balas Bintang yang membuat Billa tertawa mendengarnya.


"Billa kelihatan cantik banget kalau lagi ketawa, jadi adem gitu lihatnya.." ucap Bintang dalam hati.


"Bin, Bintang..!! bengong lagi, terus gimana traktirnya. Jadi kan..?." tanya Safa yang membuat Bintang tersadar dari lamunannya.


"Ehh, iyaa Safa, kenapa ada apa ?." tanya Bintang yang tidak fokus dengan perkataan Safa.


"Kamu mau gak traktir Safa..?" tanya Billa, saat tau Safa sudah kesal karena pertanyaannya tidak di jawab oleh Bintang.

__ADS_1


"Ohh, iyaa gak papa kok Faa, kamu juga sekalian Bill. Kebetulan Ibu tadi ngasih uang jajan lebih,hee.." balas Bintang sambil tersenyum penuh arti.


"Asyikkk, makasih yaa Bin, kamu memang teman yang paling.." sahut Safa dengan girangnya.


"Yang paling apa Faa.." ucap Bintang yang sudah merasa tidak enak hati dengan jawaban Safa.


"Yang paling batu, alias keras kepala maksudnya,hahahaa.." seru Safa yang tertawa terbahak-bahak, di ikuti oleh Billa yang tak bisa menahan tawanya.


"Iish,, kau ini, aku mau ke kelas aja. Traktirnya batal..!" ucap Bintang dengan nada kesal.


"Sabar, sabar yaa Bintang yang baik hati, tidak sombong dan suka ngambek. Ehh salah, suka menabung maksudnya. Kan Billa..?" bujuk Safa sambil melirik pada Billa, yang berarti butuh bantuan.


"Jangan marah ya Bin, Safa kan cuma bercanda." ucap Billa.


"Iyaa Bill, aku gak marah kok. Karena yang tadi aku bilang mau traktir, itu juga bercanda,hahahaa.." seru Bintang yang sengaja membuat Safa kesal.


"Kau ini yaa, suka banget ngerjain orang. Padahal cacing di perutku udah meronta-ronta, ingin cepat di kasih makan.." ucap Bintang bibir manyunnya.


"Hee,, aku bercanda lho, yaa udah kalian pesan aja apa yang mau kalian makan. Nanti aku gak mau bayar.." Bintang kembali tertawa setelah mengatakan itu, namun di balas dengan sebuah cubitan dari Safa dan Billa yang berakhir dengan gelak tawa dari ketiganya.

__ADS_1


Bersambung...


🙏😊


__ADS_2