
Beberapa minggu telah berlalu, dari sejak Bintang pertama kali berkunjung ke rumah Gia. Kini mereka semakin dekat dan Bintang juga jadi lebih sering ke rumah Gia, bahkan menginap di sana. Hingga suatu saat, Gia mengatakan sesuatu yang membuat Bintang terkejut sekaligus bahagia.
Gia: "Assalamu'alaikum,,
Kamu lagi apa, Bin..?"
Sebuah pesan tiba-tiba masuk di ponsel Bintang, nama Gia terlihat muncul di layar ponsel sebagai pengirimnya. Melihat nama itu, Bintang pun segera membaca dan membalasnya.
Bintang:"Wa'alaikumsalam,,
Aku lagi nonton TV, kamu sendiri lagi apa, Gia..? Pasti lagi memikirkan aku yaa..!" 😅
Gia: "Pede sekali dirimu 😒 tapi memang benar sih, Bin.." 🙊😁
**Bintang: "Ohh yaa, padahal aku cuma bercanda.." 😁
Gia: "Jadi tidak mau nih di pikirkan, yaa sudah..!" 😒
Bintang: "Iyaa mau mau, jangan marah yaa.. Nanti hilang cantiknya, terus kalau hilang aku harus cari kemana..?!" 😉
Gia: "Iyaa iyaa aku tidak marah kok.. 😊
Ohh yaa Bin, aku mau ngomong sesuatu.."
Bintang: " Apa Gia..?"
Gia: "Aku jatuh cinta sama kamu, Bin.." 🙈
Bintang: "Kok bisa..?! Sejak kapan..?!"
Gia: "Sejak kita sering ketemu dan komunikasi, Bin.. Aku juga aneh dengan perasaanku sendiri, padahal kita sama-sama perempuan.."
Bintang: "Iyaa tidak apa-apa, Gia.."
Gia: "Kamu marah yaa Bin..? Maaf yaa.." 😔
Bintang: "Aku tidak marah Gia, sebenarnya aku juga merasakan hal yang sama.." 😊
Gia: "Hahh,, serius Bin..?!"
__ADS_1
Bintang: "Iyaa serius.."
Gia: "Kok bisa..?!"
Bintang: "Yaa Bisa.."
Gia: "Terus..?!"
Bintang: "Terus nabrak.." 😅
Gia: "Ishh,, kamu ini yaa.. Terus bagaimana selanjutnya..?!"
Bintang: "Yaa gitu-gitu.." 😁
Gia: "Gitu bagaimana..?" 😏
Bintang: "Yaa gitu-gitu lah.." 😅
Gia: "Nih anak lama-lama menyebalkan yaa.. 😏 terus pacaran..?"
Bintang: "Iyaa Gia saaa...yaang.." 🙊😅
Bintang: "Cieee,, yang nungguin.." 😁😊
Gia: 🙈😅
Bintang: " Jadi sudah resmi yaa.." 😁😊
Gia: "Iyaa.." 🙈😁
Bintang: "Boleh dong panggil sayaang..?" 😁😊
Gia: "Boleh.." 😉😊
Bintang: " Terimakasih yaa Gia sayang.." 😁😊
Gia: "Sama-sama sayang.." 🙈😁
Bintang: "Aku mau makan dulu ya sayang, sudah lapar nih.."
__ADS_1
Gia: "Iyaa sayang, makanlah dulu.."
Bintang: "Nanti kalau sudah selesai, aku hubungi sayang yaa.." 😊
Gia: " Iyaa sayang.." 😊**
Setelah mengakhiri berkirim pesan pada Gia, kini Bintang bergegas menuju meja makan. Sambil terus tersenyum, dengan hatinya yang sedang berbunga-bunga.
"Ayah, itu Bintang kenapa yaa senyum-senyum sendiri ?" tanya Ibu yang sejak tadi memperhatikan Bintang.
"Mungkin Bintang lagi merasa senang, Bu.." jawab Ayah seadanya.
"Tapi ini beda Ayah, Bintang senyum-senyumnya lama. Tidak seperti biasanya, mencurigakan ini, Yah.." seru Ibu yang kini pikirannya sudah kemana-mana.
"Mencurigakan bagaimana sih, Bu.. Anaknya lagi senang, kok malah di curigai.." sahut Ayah sambil menikmati kopi hitam nya.
"Pokoknya aneh, Yah.. Nanti akan Ibu tanya ke Bintang.." ujar Ibu yang masih memikirkan, apa yang membuat putrinya itu terus saja tersenyum.
Bintang yang telah selesai makan malam, kini berjalan ke arah kamarnya. Karena Ia ingin segera menghubungi Gia, wanita yang kini telah menjadi kekasihnya. Tapi langkahnya terhenti, saat suara Ibu terdengar memanggilnya.
"Bintang, kemari sebentar, ada yang mau Ibu tanyakan.." seru Ibu yang melihat Bintang akan masuk kamar.
"Iyaa Bu, mau tanya apa ?" sahut Bintang.
"Apa kamu sakit Bin..? Dari tadi Ibu perhatikan kamu senyum-senyum sendiri..?" tanya Ibu yang membuat Bintang jadi merasa malu, karena Ia tidak menyangka Ibu akan memperhatikannya.
"Hahh,, Bintang tidak sakit Bu, Bintang senyum-senyum karena teringat dengan cerita teman yang sangat lucu.." Jawab Bintang sambil menghela nafasnya dengan dalam, berharap Ibunya percaya dan tidak lagi bertanya yang aneh-aneh.
"Jadi begitu yaa Bin, Ibu pikir tadi kenapa.." ucap Ibu dengan tersenyum.
"Yaa sudah Bu, Bintang mau masuk ke kamar dulu.." seru Bintang yang segera berjalan menuju kamar.
"Lain kali kalau mau senyum harus hati-hati nih,mmmmh.." ucap Bintang dalam hati.
Setelah berada di dalam kamar, Bintang langsung mengambil ponselnya yang ada di saku celana. Lalu mencari nomor telepon Gia dan menghubunginya, telepon pun sudah tersambung. Kini mereka asyik bercerita tentang banyak hal, termasuk tentang apa yang tengah mereka rasakan.
Bersambung...
🙏😊 A59
__ADS_1