Rahasia Hati Seorang Lesbi

Rahasia Hati Seorang Lesbi
Mengungkapkan


__ADS_3

Sudah beberapa bulan berlalu, selama itu juga Bintang mendapatkan perhatian dari Yumie. Namun Bintang tetap bersikap biasa saja, tanpa mau memikirkan bagaimana perasaan Yumie yang sesungguhnya padanya. Hal ini pun membuat Yumie menjadi kesal, karena menganggap Bintang tidak pernah peka dan peduli akan perasaannya.


Hingga suatu hari, Yumie memutuskan untuk mengungkapkan apa yang Ia rasakan pada Bintang. Tanpa peduli, bagaimana respon Bintang padanya nanti. Karena Ia sudah tidak bisa menahan perasaannya, yang selama ini Ia pendam se'orang diri. Dan malam itu, Yumie pun memutuskan untuk mendatangi Bintang di kost-annya.


"Ehh,, Kak Yumie, ayo silahkan masuk Kak. Tumben datang ke sini, pasti ada sesuatu hal yang penting yaa,hee.." ucap Mery pada Yumie.


"Gak juga kok Mer, ini ada makanan buat kamu sama Bintang.." seru Yumie sambil menyerahkan bungkusan makanan.


"Wahh,, kebetulan aku belum makan, Kak Yumie tau aja.." sahut Mery seraya meletakkan bungkusan makanan itu di atas meja.


"Terimakasih yaa Kak, jadi ngerepotin Kak Yumie terus.." ujar Mery sambil menuangkan minuman ke gelas dan menyuguhkan kue-kue untuk Yumie.


"Sama-sama Mer, gak ngerepotin kok.." sahut Yumie.


"Silahkan di minum Kak.." seru Mery sambil menyodorkan sebuah gelas berisi air.


"Iyaa Mer, Bintang kemana yaa.. Kok gak ada kelihatan, apa lagi pergi..?" tanya Yumie yang sejak tadi tidak melihat adanya Bintang di dalam kost-an.


"Iyaa Kak, Bintang lagi pergi ke toko sembako. Ada yang mau di beli tadi katanya, sebentar lagi juga pasti pulang.." jelas Mery sambil tersenyum.


"Ohh, iyaa Mery.." balas Yumie.


"Nah itu orangnya udah pulang, panjang umur dia.." seru Mery sambil melihat ke arah pintu, terlihat Bintang yang berjalan masuk ke dalam kost-an sambil menenteng sebuah kantong plastik kecil berwarna hitam.

__ADS_1


"Akhirnya kamu pulang juga Bin, di cariin Kak Yumie nih.." ucap Mery yang langsung membuat Yumie merasa malu, karena Bintang sedang menatapnya.


"Memang ada apa Kak, kok nyariin aku..?" tanya Bintang tanpa basa-basi.


"Kita ngomongnya di luar aja yaa, gak apa-apa kan..?" tanya Yumie sembari menatap ke arah Bintang, lalu mengalihkan tatapannya ke Mery.


"Iyaa lebih baik kalian ngobrol di luar, biar lebih enak dan bisa berduaan,hehehee.." ledek Mery menimpali dan sambil tertawa kecil.


"Kamu ini Mer, mulai kumat kan.." seru Bintang yang menatap tajam ke arah Mery yang masih saja tertawa.


"Yaa udah Kak, ayo kita keluar sekarang.." ajak Bintang pada Yumie, yang berjalan di belakang mengikutinya.


Bintang dan Yumie pun berjalan dengan perlahan, keduanya hanya terdiam. Hingga sampailah mereka di sebuah balai-balai, yang berada tak jauh dari rumah Yumie.


"Ayo kita duduk di sana aja, Kak.." seru Bintang pada Yumie yang hanya tersenyum dan menganggukkan kepalanya.


"Ehh,, iyaa Bin.." balas Yumie seraya mengatur nafasnya, dan memikirkan dari mana Ia harus memulai.


"Sebenarnya, dari awal aku suka sama kamu, Bin.. Aku pikir kamu bisa tau dan peka soal itu, dari sikap dan perhatian aku selama ini sama kamu. Tapi sepertinya kamu gak tau itu, makanya sekarang aku ngomong langsung karena aku udah gak bisa lagi menahan perasaan aku ini, Bin.." ujar Yumie yang kini tertunduk malu.


"Ohh gitu, iyaa Kak maaf kalau aku udah buat Kakak jadi berpikir seperti itu. Tapi sebenarnya aku tau, cuma aku gak mau aja memikirkannya terlalu jauh.." jelas Bintang.


"Jadi selama ini kamu tau, terus kenapa kamu bersikap seolah gak tau..? Apa karena kamu gak memiliki perasaan yang sama seperti yang aku rasakan ke kamu, Bin..?" tanya Yumie.

__ADS_1


Belum sempat Bintang menjawab pertanyaan Yumie, tiba-tiba dari arah belakang datang se'orang wanita paruh baya. Ia berjalan terburu-buru, lalu menghampiri Yumie sambil mengatur nafasnya yang terengah-engah.


"Ternyata Ibu di sini, dari tadi saya nyariin.." ucap wanita itu yang ternyata adalah Nani, asisten rumah tangga Yumie.


"Memang ada apa Bik, kok nyariin saya..?" tanya Yumie penasaran.


"Itu Bu, Arya nangis terus karena nyariin Ibu dari tadi.." jelas Nani.


"Oh gitu, yaa udah sekarang Bibik pulang dulu aja, sebentar lagi saya nyusul.." seru Yumie.


"Baik Bu, tapi jangan lama-lama yaa, Bu.." pinta Nani sembari pergi meninggalkan Yumie dan Bintang.


"Lebih baik Kak Yumie pulang sekarang yaa, kasihan Arya udah nyariin.." ucap Bintang.


"Iyaa Bin, tapi besok kita ngobrol lagi yaa.. Karena kamu belum jawab pertanyaan aku tadi.." seru Yumie.


"Iyaa besok kita sambung lagi, sekarang Kak Yumie pulang yaa.. Aku juga mau pulang.." ajak Bintang.


"Yaa udah, kalau gitu kamu hati-hati. Langsung pulang yaa, jangan kemana-mana.." seru Yumie sambil tersenyum menatap Bintang.


"Iyaa, aku langsung pulang kok.." balas Bintang.


Bintang dan Yumie pun lalu segera pulang ke tempat tinggal masing-masing, sambil memikirkan kembali apa yang telah mereka bicarakan tadi...

__ADS_1


Bersambung...


😊🙏 A59


__ADS_2