Rahasia Hati Seorang Lesbi

Rahasia Hati Seorang Lesbi
Rindu Rumah


__ADS_3

"Gemy,, ini gaji kamu bulan ini, di tambah dengan uang lembur dan juga bonus.." seru Yumie sambil menyerahkan sebuah amplop berisi uang pada Gemy.


"Terimakasih yaa Kak Yumie, Kakak udah baik banget sama aku.." balas Gemy sambil tersenyum dan menerima amplop pemberian Yumie.


"Iyaa sama-sama Gemy, itu kan hasil kerja keras kamu selama ini. Kamu udah berkerja dengan sangat baik.." ucap Yumie.


"Iyaa Kak Yumie, kalau gitu aku keluar dulu mau lanjut bekerja, Kak.." seru Gemy.


"Semangat yaa kerjanya.." balas Yumie sambil tersenyum pada Gemy yang juga tersenyum padanya.


"Selain baik, Kak Yumie juga cantik.." gumam Gemy dalam hati saat menatap wajah Yumie, lalu Ia pun berlalu pergi melanjutkan pekerjaannya.


Di tempat yang lain, Bintang dan Mery sedang bersiap-siap untuk pulang karena jam pulang sudah tiba. Mereka segera membereskan dan merapikan buku-buku, lalu menutup pintu toko.


"Udah beres semua Bin, ayo pulang.." seru Mery seraya naik ke motor yang telah Bintang nyalakan sebelumnya.


"Iyaa Mer, mau mampir ke tempat Yumie dulu gak buat temuin Gemy..?" tanya Bintang yang kini sudah melajukan motornya.


"Gak usah Bin, nanti malam juga Gemy mau nginap di kost-an.." sahut Mery.


"Ohh, yaa udah kalau gitu kita langsung pulang aja.." ucap Bintang.


Sesampainya di kost-an, Mery dan Bintang langsung duduk dan bersandar pada dinding. Terlihat dari raut wajah keduanya, kalau mereka merasa kelelahan.


"Badanku rasanya capek banget Bin, karena angkatin buku-buku yang baru datang tadi banyak banget.." seru Mery sambil memijat lengan dan bahunya yang terasa agak sakit.


"Sama Mer, aku juga. Naik turun tangga sambil bawa buku-buku, jadi buat pegal lutut dan betis. Sepertinya kita harus urut nih.." ucap Bintang yang kini sedang meluruskan badan dan kakinya.


"Iyaa Bin, nanti aja kalau libur. Sekarang aku mau mandi, nanti keburu Gemy datang lagi,hehee.." ujar Mery tersenyum, sambil mengambil handuk dan berjalan masuk ke kamar mandi.


~***********~


Gemy yang sudah tiba di kost-an, lalu mengajak Mery untuk jalan-jalan. Keduanya saling bergandengan tangan, menyusuri toko-toko yang mereka lewati. Langkah mereka pun terhenti di depan sebuah toko baju, lalu Gemy mengajak Mery untuk masuk ke dalam.


"Kamu mau cari apa Yank..?" tanya Mery dengan nada lirih, karena tidak ingin pelayan toko yang ada di depan mereka mendengarnya.

__ADS_1


"Aku mau lihat baju tidur, sepertinya bagus-bagus.." ujar Gemy sembari melihat baju tidur yang banyak tergantung.


"Sejak kapan kamu suka pakai baju tidur..? Kok selama ini aku gak pernah lihat yaa.." tanya Mery pada Gemy yang sedang sibuk melihat dan memilih baju tidur.


"Aku cuma pengen lihat-lihat dulu kok.." seru Gemy. "Aku haus nih, sayang beli minuman yaa.." pinta Gemy pada Mery.


"Ohh,, yaa udah aku keluar dulu beli minuman, tapi kamu jangan kemana-mana yaa.. Tungguin di sini.." ucap Mery yang langsung pergi ke seberang jalan, untuk membeli minuman.


Tak butuh waktu lama, Mery kini telah kembali ke toko pakaian tempat Gemy berada. Ia lalu memberikan minuman yang di beli pada Gemy yang menunggu di luar toko, sambil melirik ke arah bungkusan plastik yang ada di tangan Gemy.


"Jadi beli baju tidurnya, Yank.?" tanya Mery.


"Gak jadi sayang, aku cuma suka tapi gak terbiasa memakainya. Tapi aku ada beli baju yang lain, dan ini untuk kamu.." Gemy memberikannya pada Mery sambil tersenyum.


"Kebetulan hari ini aku udah gajian,hee.. Aku juga pengen beliin sesuatu buat sayang, selama ini kan kamu terus yang beliin buat aku.." ujar Gemy.


"Yaa gak apa-apa Yank, kan aku yang mau. Lagi pula aku juga gak minta balasan yang sama, jadi kamu jangan repot-repot lagi beliin aku apa-apa.." sahut Mery yang tidak ingin merepotkan kekasihnya itu.


"Sesekali gak apa-apa sayang, terima yaa.." seru Gemy.


"Sekarang kita mau kemana lagi..?" tanya Mery pada Gemy.


"Aku pengen makan sate sayang, tapi di bawa pulang ke kost-an aja yaa.." seru Gemy yang langsung mengajak Mery untuk mencari penjual sate di tempat itu.


Mereka pun menemukan penjual sate dan Mery lalu memesannya, sambil duduk menunggu bersama Gemy. Setelah menunggu agak lama, sate pun telah siap. Keduanya kini berjalan menuju tempat parkir, dan bergegas untuk pulang ke kost-an.


"Gimana Yank, udah kenyang belum..?" tanya Mery yang melihat Gemy baru saja menghabiskan sate yang tadi di beli.


"Udah sayang, kenyang kok. Aku ke kamar mandi dulu yaa.." seru Gemy.


Gemy yang telah keluar dari kamar mandi, kini berjalan menghampiri Mery yang terlihat sedang menonton televisi. Ia lalu duduk di samping Mery, sambil menyandarkan kepalanya pada bahu kekasihnya itu.


"Sayang.." ucap Gemy dengan lirih.


"Iyaa Yank, kenapa..?" tanya Mery sambil mengusap wajah Gemy dengan lembut.

__ADS_1


"Aku kangen sama Ibu dan Bapak di kampung.." seru Gemy.


"Yaa udah Yank, kamu telepon mereka aja yaa.." sahut Mery.


"Tapi aku pengen pulang sayang, lagi pula udah berbulan-bulan aku di sini. Aku juga kangen rumah.." ujar Gemy dengan raut wajah yang terlihat sedih.


"Terus mau kamu gimana, Yank..?" tanya Mery yang kini menatap wajah Gemy.


"Aku pengen pulang dulu ke kampung, bolehkan sayang..?" tanya Gemy.


Mery yang mendengar pertanyaan Gemy langsung mengalihkan pandangannya, Ia menarik nafasnya dengan dalam. Kini raut wajahnya telahpun berubah, ada kesedihan yang terlihat jelas.


"Iyaa boleh, Yank.." ucap Mery sambil tersenyum, Ia berusaha untuk menutupi rasa sedih dalam hatinya.


"Terimakasih yaa sayang.." balas Gemy yang langsung memeluk tubuh Mery.


Lalu Mery membalas pelukan Gemy padanya dengan erat, Ia bisa mengerti kerinduan yang di rasakan oleh Gemy pada orang tuanya. Karena Ia sendiri pun jauh dari orang tua, dan telah lama tidak bertemu.


"Sayang jangan sedih yaa, aku janji kalau nanti udah di rumah pasti akan selalu kasi kabar ke kamu.." seru Gemy sambil mengusap wajah Mery dengan kedua tangannya.


"Iyaa Yank, terus kapan rencananya mau pulang..?" tanya Mery.


"Mungkin dua atau tiga hari lagi sayang, aku juga harus bilang dulu ke Kak Yumie.." ujar Gemy yang kini merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur.


"Iyaa kalau bisa jangan mendadak Yank, terus mau berapa lama nanti di rumah..?"


Tanya Mery lagi yang juga merebahkan tubuhnya di samping Gemy, sambil memeluknya dengan erat.


"Kalau itu aku masih belum tau sayang, aku pengennya gak lama-lama. Karena kan harus kerja, dan gak enak juga sama Kak Yumie kalau terlalu lama gak masuk kerja.." sahut Gemy yang membalas pelukan Mery padanya.


"Yaa udah gak apa-apa, mau lama atau sebentar dan dekat atau jauh. Yang penting hubungan kita baik-baik aja, Yank.." seru Mery sambil mencium kening Gemy...


Bersambung...


🙏😊 A59

__ADS_1


__ADS_2