
Setelah kehadiran Lisa beberapa hari di sekolah, Hira merasa jika Bintang telah berubah. Sudah jarang berkumpul dan berbicara padanya, namun hal itu hanya ia pendam sendiri. Hingga suatu hari Hira sudah tidak bisa menahan rasa ingin tahunya, dan bertanya pada Bintang.
"Bin, kamu kenapa beberapa ini kok beda, gak seperti biasanya ?" tanya Hira menyelidik.
"Masa sih, aku biasa aja. Mungkin itu cuma perasaan kamu Raa." jawab Bintang yang merasa aneh dengan pertanyaan Hira.
"Tapi sekarang kamu jarang bareng sama aku, terus ngobrol juga Bin." ujar Hira yang merasa kesal dengan jawaban Bintang.
"Oh jadi karena itu, maaf ya Raa. Aku bukannya gak mau berkumpul atau ngobrol sama kamu, tapi aku pengen mengenal si Lisa anak baru itu lebih dekat." jelas Bintang pada Hira yang masih terlihat kesal.
"Maksud kamu mengenal lebih dekat gimana Bin, aku gak ngerti deh..?!" tanya Hira sambil menggaruk kepalanya yang sebenarnya tidak terasa gatal.
"Sudah ku duga, pasti kamu gak akan ngerti. Kamu kan masih kecil,hehee.." ejek Bintang pada Hira yang justru langsung mencubit lengannya.
"Aww,, sakit Raa.. ampun..!!" rengek Bintang yang tanpa menunggu lama segera kabur dari Hira.
"Mau lari kemana kau, enak saja ngatain aku anak kecil." ujar Hira kesal
" Tapi memang aku masih anak kecil sih yaa.." gumam Hira lagi.
__ADS_1
Sambil ikut berlari mengejar Bintang yang semakin jauh dari pandangannya.
~************~
Keesokan harinya di sekolah, saat jam istirahat telah tiba. Anak-anak berkumpul di kantin, terlihat Bintang, Hira, Lisa dan anak-anak lainnya sedang asyik menikmati cemilan dan makanan mereka masing-masing.
"Hay, Lisa apa kamu berbagi cemilan denganku ?." tanya Bintang dengan senyum manisnya.
"Iya Bin, boleh kok. Cemilan aku juga masih banyak nih." sambil menawarkan cemilannya pada Bintang.
"Aku juga mau donk Lis, masa Bintang aja yang di tawarin." ucap Hira yang tak mau kalah pada Bintang yang sedang menatapnya dengan tatapan aneh.
"Oh ya Lis, nanti pulang bareng yuk. Sampe di depan gang sana, sekalian aku temenin kamu nungguin jemputan,hee.." ujar Bintang dengan harapan Lisa mau dengan ajakannya.
"Iya Lis, bareng aku juga kok. Kan Bin.." sahut Hira menimpali sebelum Lisa sempat menjawab.
"Nih anak kenapa lagi,mmmh." ucap Bintang dalam hati.
"Iya aku mau kok, malah seneng di temenin kalian berdua." jawab Lisa sambil menatap Hira dan Bintang yang terlihat aneh.
__ADS_1
~***********~
Bel pulang sekolah telahpun berbunyi, tampak anak-anak bergegas keluar dari kelasnya masing-masing. Terlihat juga Hira, Bintang dan Lisa yang berjalan bersama menuju pintu gerbang sekolah.
"Untung hari ini gak terlalu panas ya Lis, jadi kita bisa jalan agak santai." ucap Bintang pada Lisa.
"Iya Bin, coba kalau panas banget mungkin aku nunggu jemputan di depan pintu gerbang sekolah aja." sahut Lisa sembari tersenyum, tapi menatap Hira yang dari tadi hanya diam tidak ikut berbicara.
"Kamu kenapa Hira, sakit ?." tanya Lisa tiba-tiba pada Hira.
"Gak Lis, aku gak sakit kok. Males ngomong aja." sahut Hira dengan ketus.
"Dia itu bukannya males ngomong, tapi pasti nahan laper,hahaa.." seru Bintang dengan sedikit menjauh dari Hira, karena takut di cubit.
"Seenaknya kalau ngomong, sini aku cubit mulutmu itu.." sambil mengejar Bintang yang telah berlari dan mengelilingi Lisa.
Lisa yang melihat itu hanya tersenyum, tanpa ingin memisahkan mereka yang terus saja saling mengejar.
Bersambung...
__ADS_1
🙏😊