Ranjang Tuan Lumpuh

Ranjang Tuan Lumpuh
Bab 79


__ADS_3


Salep/Shalep merupakan minuman yang terbuat dari tepung umbi anggrek, yang dicampur susu dan gula, lalu dinikmati dalam keadaan hangat. Minuman ini mulai dikenal sejak zaman Romawi Kuno. Orang Turki diperkirakan mulai mengkonsumsi Salep/Shalep abad ke-17. Jauh sebelum kopi dan teh populer. Pada masa Kesultanan Ottoman, Salep kerap digunakan di dapur istana, terutama untuk hidangan penutup.


Teksturnya minuman ini agak kental, rasanya legit dan aromanya harum. Selain rasanya yang enak, minuman ini juga di mengandung antibiotik atau anti mikroba alami, bermanfaat menjaga stamina, kesehatan jantung, meredakan sesak nafas dan bronkitis, mengatasi sembelit, dan mengobati perut kembung.


Diego selalu punya cara tersendiri untuk memanjakan kekasihnya, termasuk menjaga kesehatan Aishe secara diam-diam. Oleh karenanya, dia meminta Bibi Nie untuk membuatkan Shalep dari pada teh hangat.


"Bibi Nie sangat pintar memasak." Aishe mengendus uap Shalep usai mencicipinya. Aroma harum dan manis, bercampur menjadi perpaduan yang pas di lidahnya.


"Enak?" sahut Diego.


"Rasanya manis legit. Ada almond dan bubuk coklat, jadi tidak terasa eneg."


"Benarkah?" Diego mendekatkan diri, memangkas jarak yang hanya sejengkal, dengan cepat meraih bibir Aishe. Sekecup dua kecup, lalu lama-lama menjadi pergulatan lidah singkat.


"Eem, rasanya sangat manis … juga legit!" ucap Diego melepaskan bibirnya.


Merasa ciumannya di curi diam-diam di depan mata, Aishe cemberut kesal. Dia berdiri lalu menaruh cangkirnya di meja.


"Jika kau terus menggodaku seperti ini, aku pastikan latihannya batal!" Gerutunya melampiaskan rasa kesalnya.

__ADS_1


Namun respon Diego justru di luar dugaan. Bukannya takut dan segera berpindah ke kursi roda, dia justru tersenyum cukup lebar.


"Aku tidak masalah. Kita masih bisa mengganti jadwal jadi latihan di atas ranjang." Goda Diego.


"Die!!" Aishe berseru nyaring, mengeluarkan segala perasaan jengkel yang bergejolak.


"Baik, baik. Ayo pergi!"



Sebuah bangunan besar dengan panjang bangunan 25 meter dan lebar 12 meter, yang dulunya adalah tempat bermain basket, telah disulap menjadi arena tembak hanya dalam beberapa jam. Bangunan itu berada tepat di belakang Mansion, hanya berjarak sekitar 20 meter, dengan jalan setapak yang menjadi penghubung.


Dari pintu Mansion, mereka berdua bisa melihat Ashan sudah berdiri menunggu kedatangan. Di sampingnya tampak sebuah kursi roda, yang mungkin disiapkan untuk Diego.


"Tuan, saya membawa kursi roda baru dari Dokter Ha," ucap Ashan ketika mereka sampai di depan pintu.


Diego hanya mengangguk, lalu Ashan dan Aishe membantunya berpindah kursi roda. Tidak ada yang aneh dengan kursi roda barunya, hanya tempat sandaran tangannya sedikit berubah, juga ada seat belt yang direkatkan pada pundak dan kakinya.


Aishe tidak bertanya apapun, karena dia sendiri masih terlalu takut jika membahas tentang kondisi kaki Diego, atau apapun yang berhubungan dengan itu. Namun meski begitu, dia masih cukup perhatian.


"Apakah itu nyaman?" tanyanya ketika Ashan memasang seat belt di pundaknya.

__ADS_1


Diego dengan santai meraih tangan Aishe lalu mengecupnya. "Ini nyaman, jangan cemas." Pria itu menaikkan dua sudut bibirnya, ingin menunjukkan kepada Aishe, senyum termanisnya itu.


Setelah seat belt terpasang sempurna, Ashan mendorong kursi roda baru yang naiki Diego pergi ke arena tembak dan meninggalkannya bersama dengan Aishe.


"Apa kau mau melihat aku berdiri?" Diego melihat tatapan Aishe dengan raut penasarannya.


Aishe tidak berani berkomentar, ia hanya memasang wajah penasarannya saja, sampai .... Diego menggerakkan sandaran tangannya, hingga perlahan-lahan sandaran kursi roda itu terangkat sampai kaki Diego berdiri lurus.


Melihat hal itu, Aishe membuka mulutnya dengan ekspresi takjub tak percaya, terutama ketika Diego berdiri sempurna meski di topang oleh kursi roda. Ada perasaan kagum, yang diselimuti rasa tak percaya dan takut jika itu menyiksa kekasihnya.



Penasaran sama Salep/Shalep/Sahlep?


Di Indo ada lo versi kemasannya. Rasanya beneran enak, bisa langsung cek di aplikasi belanja.


Sabtu malam minggu gaes, Othor mau kencan dulu


💋💋💋 biar kagak dikira jomblo 🤣🤣


Pic ke-3 contoh kursi roda yang Diego pake buat ngajarin Aishe nembak. Hemm, setelah acak-acak mbah go, akhirnya nemu 🤧🤧

__ADS_1


__ADS_2