Ranjang Tuan Lumpuh

Ranjang Tuan Lumpuh
Bab 83


__ADS_3

Dari Maslak ke Cinar, Bağcılar. Perlu setidaknya 20 menit jika di tempuh menggunakan jalur udara, sedangkan perlu setidaknya 1 jam jika menggunakan jalur darat. Diego bukan cuma ingin mempersingkat waktu, tetapi juga ingin menghindari kemacetan. Terlebih lagi, rumah sakit tempat Eraz dirawat mempunyai landasan terbang.


Lantas, apa salahnya menggunakan helikopter? Orang berduit bebas mau naik apa saja.


Tidak banyak basa basi, setelah turun, Ashan dengan segera mendorong kursi roda Diego pergi ke ruangan Eraz. Ketika masuk, mereka berdua hanya melihat Eraz, sedangkan Rehan sudah lama keluar dari sana.


"Kau sudah bisa duduk?" tanya Diego ketika baru saja masuk ke dalam ruang rawat inap.


"Dokter Ha bilang keadaanku sudah jauh lebih baik," jawab Eraz yang langsung membuat Diegi mengerti.


"Bagaimana kau bisa menabrak?"


Sepertinya, Diego tidak ingin menunggu lebih lama lagi untuk mencari tahu alasan Eraz celaka. Terlebih, penyelidikan Emil belum membuahkan hasil. Eraz pun mulai menceritakan kejadiannya perlahan.


Tepat saat mereka berada di tikungan, sebelum memasuki terowongan. Sebuah mobil jenis Van terlihat berkelok-kelok mendahului pengguna yang lain. Ketika Eraz mengalihkan perhatiannya sesaat untuk melihat mobil Van, Malva melepas sabuk lalu mencoba mengambil kemudi.


Eraz berusaha dengan keras mempertahankan kemudi dia bahkan berusaha menghindari kecelakaan dan langsung menginjak rem. Akan tetapi, sebuah mobil menghantam mobilnya hingga terseret sampai memasuki terowongan dan akhirnya menabrak dinding. Sebelum pingsan, Eraz sempat melihat Malva membuka pintu dan merangkak keluar.


"Aku tidak yakin, hubungan antara mobil Van dengan Malva. Jika mereka bekerja sama, tidak mungkin mobil itu tetap di lokasi meski jaraknya lebih jauh beberapa meter." Eraz menatap ragu ke arah Diego.


"Kau sudah bertemu Emil?"

__ADS_1


"Sudah, dia di sini beberapa menit yang lalu."


Diego menghela napas kasar sembari bersedekap. Ada banyak praduga yang sedang dia pikirkan saat ini, salah satunya adalah mobil Van yang kemungkinan di tukar.


"Jika ada pihak ke-3 yang membantu, Malva tidak mungkin melepas seat belt dan mengambil kemudi dariku. Dia hampir kehilangan nyawa karenanya," lanjut Eraz.


"Kehilangan nyawa?"


"Benar, samar-samar aku melihat pundaknya terluka, sepertinya patah tulang."


Setelah mendengar pernyataan Eraz, Diego merasa praduganya salah. Meski Malva adalah adik kandung Lyra, setidaknya dia sedikit memahami karakter dari Malva.


Jika dia tahu akan ada pihak ketiga yang akan menyelamatkannya, dia tidak mungkin nekat mengambil resiko berbahaya seperti itu.


"Mungkin iya, mungkin tidak." Diego sendiri sepertinya juga ragu akan adanya campur tangan Max atas pelarian Malva.


"Suruh anak buahmu mengawasi aktivitas Max untuk sementara. Aku akan membiarkan Emil tetap mencari Malva," lanjut Diego bangkit berdiri dari sofa dan berpindah ke kursi roda.


"Anda hendak pergi?"


"Em, aku perlu mengawasi Pencuri Kecil yang baru pindah ke mansion."

__ADS_1


"Anda membawa Nona Aishe ke mansion?" tempat yang bahkan tidak pernah di singgahi oleh Nona Lyra sekalipun?


"Memang mansionku ada berapa?"


Dua sudut bibir Eraz terangkat, bersamaan dengan kepala yang mengangguk. Dia seolah mengerti, jawaban Diego seolah memberitahu dirinya, seberapa dalamnya perasaan Diego untuk sang kekasih.


"Kalau begitu … Rehan?"


"Tentang perasaannya dengan Lyra, itu urusannya. Tentang perasaan Lyra yang tidak mencintainya, itu urusan Lyra." Diego tertunduk untuk beberapa saat sebelum melanjutkan kalimatnya.


"Tapi sekarang, urusannya tidak akan mempengaruhi urusanku."


Ahh ….


*Itu berarti, kalian tetap akan saling mencintai meski Rehan tidak menyukainya. Anda selalu begitu, Tuan. Pura-pura egois, tapi sebenarnya memberi kesempatan pada kami untuk memahami maksud baik And*a.



Indekost Om Duda ganti judul jadi **Dinikahi Om Duda.


Yuk kenalan sama Farez dan Lizi. Mereka terpaksa menikah lantaran isiden 'ceplok telor'

__ADS_1


Yang ini alurnya lebih santai dan agak belok.


Masukin Rak dulu ya, awal bulan langsung 10 Bab 🤣**


__ADS_2