Sugar Daddy Ku Seorang Mahasiswa

Sugar Daddy Ku Seorang Mahasiswa
#Pertengkaran#


__ADS_3

Agam semakin murka saat melihat Sherina hendak pergi ke luar dengan membawa tas miliknya.


Sampai akhirnya Agam menarik Sherina dan membawa dia ke dalam kamar nya dengan cara di gendong ala bridal style.


"Kak lepas aku mau pergi bekerja, kamu ngerti gak sih"ucap Sherina.


"Aku tidak perduli kamu akan tetap disini"ucap Agam yang langsung mengunci pintu kamar Sherina.


"Kak!"teriak Sherina.


"Apa!.. tidak ada ya Sherina jika kamu masih tidak menurut" ucap Agam.


Agam kini tengah duduk di sofa melihat Sherina yang kini tengah menatap lekat kearah nya.


Sherina terus menatap kearah Agam, gadis itu bahkan tidak peduli jika saat ini mereka juga tengah beradu pandang.


Sampai akhirnya mereka saling berdiam diri karena Sherina juga sudah tidak ingin bicara lagi.


Hatinya Sudah benar-benar merasa sangat kesal.


Sementara Agam memandangi wajah cantik itu yang tengah melihat ke lain arah.


"Honey,,, ayo pulang"ucap Agam.


"Aku punya pekerjaan di sini sebelum beres akan terus disini"ucap Sherina.


"Aku bisa meminta orang kepercayaan ku untuk mengurus semua nya, kita akan segera menikah"ucap Agam.


"Kak,,, apa? kakak lupa jika satu minggu lalu perjanjian kita batal karena nona Novita sudah menyanggupi untuk menikah dengan nya"ucap Sherina.


"Tapi aku tidak pernah bicara untuk membatalkan semua itu"ucap Agam.


"Jangan egois kak,,, justru karena kau pergi mengikuti dia itu artinya kamu sudah menyetujui nya"ucap Sherina.


"Aku tidak pernah mengatakan hal itu."ucap Agam tegas.


Sherina langsung bangkit dari duduk dia langsung duduk di samping Agam dia mengatupkan tangan lalu kembali berkata.


"Please jangan jadikan aku orang ketiga"ucap Sherina.


"Kamu tau apa? tentang itu, tidak semua wanita yang menjadi orang ketiga itu jahat contoh nya calon istri ku ini"ucap Agam sambil menggenggam tangan gadis itu.


Sherina sudah kehabisan kata-kata lalu dia menangis sesenggukan di hadapan Agam saat itu juga.


"Kak aku benci diriku sendiri jika aku benar-benar dijadikan sebagai orang ketiga, apa? kakak tau apa? yang terjadi pada saat kita bertemu saat itu, aku hampir diperkosa semua karena wanita jahat itu, dan aku benar-benar membenci dia dan orang ketiga lainnya."ucap nya sambil terisak.


"Agam, yang merasa bersalah karena sudah membuat Sherina menangis dia mencoba meraih Sherina tapi gadis itu malah menangis sesenggukan dan pergi ke arah balkon.


"Jika kakak tetap ngotot ingin menjadikan aku yang kedua aku akan lompat dari atas sini tidak perduli jika nanti aku cacat atau pun mati, yang jelas aku tidak terima semua ini"Sherina masih terisak, dia tidak perduli saat Agam berkali-kali mencoba meraih nya.


"Honey please, apa? kamu tidak mencintai ku sedikit saja"tanya Agam.


"Meskipun aku mencintaimu aku tetap tidak ingin jadi orang ketiga"ucap gadis itu.


Agam masih terus berusaha untuk meraih Sherina, hingga dia sudah tidak punya cara lain lagi untuk membuat Sherina berada di sisinya.


"Aku tidak perduli kamu mau atau tidak keputusan ku sudah bulat Sherina kita akan segera menikah besok"ucap Agam.


Agam pun kembali menarik Sherina untuk masuk dia langsung mengunci pintu balkon kamar nya.


"Aku hanya akan memberikan mu satu pilihan. menikah dengan ku, ada atau tidak nya anak diantara kita kamu akan tetap menjadi bagian dari hidup ku"ucap pria itu.

__ADS_1


"Ah!" Sherina memukul dada bidang Agam, dia benar-benar sudah tidak kuat lagi dan akhirnya pingsan.


Dan saat itu Agam langsung memanggil dokter yang biasa hadir saat keluarga Sherina berada di sana.


Sampai beberapa jam kemudian Sherina sudah kembali siuman.


Agam membiarkan Sherina, waktu untuk berpikir dia pun kembali pulang ke kediaman nya, saat itu juga.


Sampai satu Minggu berlalu Agam yang menunggu merasa tidak ada jawaban, dia mencari keberadaan Sherina, namun tidak ada di tempat nya.


Agam kini dibuat frustasi oleh Sherina yang entah dimana, hingga beberapa hari kemudian gadis itu pun tidak kunjung kembali ke tempat dimana ia tinggal atau muncul di kantor.


Karena Agam dengan sengaja mengecek kondisi Cctv namun ada sesuatu yang membuat Agam merasa janggal asisten pribadi Sherina, semua selalu menunduk hormat pada seorang pria yang datang berkunjung ke ruangan Sherina yang terlihat seperti seorang bos yang duduk dan berkutat dengan laptop nya tepat di meja kebesaran Sherina.


Agam langsung mendatangi pria itu, di ruangan Sherina yang ada di restaurant.


"Siapa? kau dimana calon istri ku"tanya Agam tegas.


"Aku pemilik perusahaan yang baru karena istri ku sudah mewariskan semua padaku sebelum dia meninggalkan dunia ini"ucap pria itu.


"Omong kosong apa? ini"ucap Agam.


Pria itu benar-benar tidak terima dengan kabar buruk yang ia dengar saat ini.


"Jangan macam-macam atau kau akan aku tuntut bajingan!"teriak Agam.


"Silahkan saja tuntut saya di pengadilan karena saya punya bukti kuat"ucap pria itu.


"Ini tidak mungkin kau jangan pernah bermain-main dengan ku, A**i*g" ucap Agam yang kini mengamuk dia benar-benar tidak terima dengan kabar buruk itu.


Agam menghajar pria itu, meskipun pria itu sangat jago bertarung hingga bukan dia yang babak belur tapi Agam sendiri yang akhirnya babak belur.


Hingga pria itu terkapar di lantai, dan para asisten pribadi Sherina datang membantu dan memberikan penjelasan bahwa yang dikatakan pria yang kini menjadi bosnya itu adalah benar, bahkan mereka datang ke pemakaman dimana Sherina dimakamkan.


"Agam menjerit keras memanggil nama Sherina, dia benar-benar merasa jika tuhan tidak adil pada dirinya, karena orang-orang yang ia cintai sudah pergi tanpa pamit.


Dan tentang pernikahan Sherina dengan pria itu, sedikit banyak pria memberikan bukti bahwa pernikahan mereka sah di mata hukum dan agama.


Agam dengan tertatih berjalan menuju sebuah makam setelah salah satu asisten pribadi nya mengantarkan dia ke pemakaman.


Sesampainya di sana dia langsung bersujud dan mencium tanah kuburan yang masih basah tersebut, hingga asisten pribadi Sherina mengabadikan momen tersebut secara diam-diam ia mengirim kan Vidio tersebut pada seseorang yang kini tengah berlinang air mata.


Gadis yang Agam tangisi saat ini tengah berada di sebuah tempat dimana ia tengah berjuang melawan ketidakadilan, yang menimpanya.


Sherina harus pergi untuk selamanya dari kehidupan Agam, karena ternyata Novita bukan wanita lemah lembut seperti yang ia kira, berulang kali Sherina hampir terbunuh dari mulai kecelakaan maut yang hampir merenggut nyawa nya, yang mengharuskan dirinya menerima kenyataan karena divonis akan cacat seumur hidup.


....................


Sudah hampir dua Minggu lebih wanita itu berada di sebuah rumah sakit yang berada di luar negeri, dan kini seseorang tengah membantu dirinya mengurus semua nya, sesuai rekayasa yang pernah ia buat saat beberapa hari terakhir.


Novita yang diam-diam bermain licik di belakang Agam, dia seolah sudah menerima kehadiran Sherina di dalam kehidupan Agam, untuk tapi nyatanya tidak seperti itu.


Berulang kali nyawa Sherina terancam bahaya yang diakibatkan oleh wanita lemah lembut tersebut, tapi Sherina tidak pernah mau mengadu hingga puncaknya saat ia akan kembali dari villa dan hendak menemui Agam, tiba-tiba mobil yang ia kendarai lolos rem dan terbaik dan Sherina yang malang terlempar dari dalam mobil yang meledak.


Mungkin salah satu keajaiban tuhan meskipun saat ini Sherina terbaring di rumah sakit dalam keadaan lumpuh kaki nya sudah tidak bisa lagi ia gerakkan.


Terdapat luka yang cukup serius di bagian wajah sebelah kiri, dan kini sedang dalam proses pemulihan pasca operasi plastik untuk mengembalikan wajah nya seperti sedia kala.


Sementara hubungan nya dengan pria itu, dia adalah seseorang yang telah menolong Sherina, dia tidak lain adalah sepupu Sherina, yang datang dari Italia saat Sherina memberikan kabar pada pria tampan merupakan sahabat sekaligus saudara Sherina, dia adalah satu-satunya keluarga yang peduli terhadap Sherina saat ini.


Sementara paman dan bibi nya yang berusaha menyingkirkan dia meskipun tidak sampai menyakiti Sherina saat itu.

__ADS_1


Sherina, kini tengah berada di dalam kamar rawat inap VIP, dia bersama dengan kekasih dari sepupu nya yang merupakan seorang perawat di rumah sakit tersebut, meskipun cinta mereka tidak direstui oleh kedua orang tua nya karena perbedaan agama.


"Mateo Dimitri adalah anak dari adik Sharon Dimitri, yaitu ibu dari Sherina Dimitri, yang kini tengah terbaring lemah di rumah sakit tersebut.


Sementara disaat Sherina menangis pedih karena bukan hanya harus menerima kenyataan bahwa ia harus mengalami cacat seumur hidup tapi gadis itu juga sudah kehilangan orang yang sangat ia cintai selama ini.


"Selamat tinggal kak Agam, semoga kamu bahagia bersama dengan anak dan istri mu"ucap Sherina.


"Sherina" yang sabar ya semua adalah ujian"ucap gadis cantik yang merupakan seorang yang berasal dari Indonesia, dia sudah lama berada di Australia, untuk melanjutkan pendidikan nya hingga akhirnya bertemu dengan Mateo, yang saat itu tengah berlibur di sana.


"Dia adalah pria kedua yang hadir dalam hidup ku, tapi rasa cinta ini begitu besar dan tulus untuk nya, namun karena terikat akan janji dia bahkan tidak bisa melepaskan istrinya yang bahkan sudah pernah berkhianat dan memiliki anak dari selingkuhan nya itu."ujar Sherina.


"Dan kau sangat beruntung bisa mendapatkan cinta sejati dari pria beristri, dan yang bisa teguh memegang janji"ucap Shanty, kekasih Mateo.


"Entahlah apa? itu benar-benar sebuah keberuntungan atau musibah yang menjadi kan aku seperti saat ini"ucap Sherina yang kembali berurai air mata.


Sementara itu di Indonesia Agam, kini masih berada di apartemen milik sang pujaan hati, Agam masih belum percaya jika Sherina pergi bahkan tanpa pesan.


Agam duduk termenung dengan air mata yang mengalir deras di sudut mata nya kini, pria itu bahkan tidak memperdulikan jika saat ini wanita itu tengah berdiri sambil menatap menahan amarahnya.


"Abang mau sampai kapan Abang ada di sini Sherina sudah tidak ada"ucap wanita itu keceplosan.


"Darimana kamu tau Sherina sudah tiada?"tanya Agam yang tiba-tiba bangkit dan menatap lekat wajah cantik yang kini terlihat sangat gugup itu.


"Dari pelayanan restaurant mereka bilang Sherina mengalami kecelakaan maut"ucap Novita.


"Agam merasa curiga karena seluruh pelayan tidak ada yang tau tentang kejadian itu, dan hanya asisten pribadi nya saja yang tau.


"Pulang lah, sekarang saingan cinta mu sudah tidak ada lagi" ucap Agam.


"Abang maafkan aku, sebenarnya aku tidak membenci Sherina hanya saja, aku tidak ingin kehilangan mu"ujar Novita.


"Ya aku mengerti sekarang tolong biarkan Abang sendiri dulu"ucap Agam yang tidak pernah menyadari bahwa sudah dua kali Novita datang ke apartemen dan masuk begitu saja, sementara Sherina, tidak pernah memberitahu siapapun kode akses masuk kedalam unit apartemen milik nya.


Hingga akhirnya Agam pun menyadari sesuatu, saat melihat istrinya itu melempar sesuatu secara diam-diam ke belakang sofa.


Agam langsung mencari apa? yang wanita itu lempar, ternyata sebuah akses card.


Agam langsung menelpon seseorang untuk menyelidiki istrinya itu.


Sementara Sherina saat ini hanya berteman air mata, gadis itu bahkan tidak bisa pergi kemanapun.


Gadis itu bahkan hanya bisa bergerak jika Dokter dan perawat datang dan membantu dia secara langsung.


Dia benar-benar menderita bahkan tidak ada lagi penyemangat dalam hidupnya.


Hari demi hari Sherina lalui dengan tangis pedih dan juga rasa sakit yang membuat dia merasa menyerah sudah tidak lagi semangat dulu.


Sementara Mateo, akan datang menjenguk dirinya dalam satu Minggu sekali, untuk melihat kondisi gadis itu, yang tak lain adalah adik sepupu nya itu.


Agam sendiri tengah sibuk menyelidiki kasus kecelakaan yang menimpa Sherina yang menurutnya sangat janggal.


Rayan yang sama-sama kehilangan sosok adik angkat yang ceria dan sering ia ejek pun , ikut serta dalam mencari keberadaan tentang semua yang terjadi pada Sherina.


Seperti saat ini dia tengah berdiskusi dengan Agam di kantor nya, Rayan yang menemukan kejanggalan dalam kecelakaan yang terjadi pada Sherina.


Sementara Sherina kini tengah menjalani operasi kedua, untuk memperbaiki urat syaraf nya.


Sampai akhirnya mereka tiba di Amerika Mateo dan shanty, membawa Sherina untuk melakukan proses operasi syaraf di bagian punggung yang mengalami masalah dan itu menjadi penyebab utama gadis itu tidak bisa berjalan atau lumpuh.


Sepasang kekasih itu kini tengah duduk berdua di depan ruang operasi menunggu Sherina, kini posisi Mateo sambil mendekap shanty, tidak banyak percakapan diantara mereka yang ada adalah bahasa tubuh, untuk mengutarakan isi hati yang kini tengah dilanda kecemasan.

__ADS_1


Agam tengah duduk di sebuah bar bersama dengan Rayan, dia duduk di paling pojok untuk menunggu seseorang yang kini tengah ia selidiki.


Setelah satu jam menunggu akhirnya yang ditunggu-tunggu pun muncul, bersama dengan pria bajingan yang selama ini telah menyakiti hati nya, keduanya ternyata masih berhubungan, dan Rayan tidak bisa menahan diri lagi, dia langsung mengerahkan orang-orang nya untuk menangkap keduanya.


__ADS_2