Sugar Daddy Ku Seorang Mahasiswa

Sugar Daddy Ku Seorang Mahasiswa
#Ayah dan anak sama saja#


__ADS_3

"Sayang,,, kamu ini ada-ada saja aku tahu kamu itu pria setia setiap tikungan ada ya kan."goda Daisy sambil terkekeh kecil.


"Yang jangan mulai deh, aku mana pernah seperti itu Aku sampai merasa sulit untuk bisa bernapas ini gara-gara mimpiin kamu yang pergi bersama anak-anak amit-amit deh jangan sampai itu terjadi karena jika tidak aku akan mati bunuh diri."ujar Rayan dengan merasa frustasi dengan mimpi itu.


"Ya sudah sekarang lebih baik kita turun mungkin anak-anak sudah lapar aku akan membuat makan siang untuk kita."ujar Daisy.


Baiklah Sayang tunggu saja di bawah aku akan mandi dulu, biar otakku tidak terganggu lagi gara-gara mimpi sialan itu. ingat ya sayang Jangan tinggalkan aku apapun yang terjadi semua ini milikmu dan aku tidak akan pernah bisa kehilanganmu Kau adalah wanita satu-satunya yang sangat aku cintai."ujar Rayan sambil memeluk dan mencium gemas istrinya itu.


Sementara, Daisy hanya terkekeh karena melihat tingkah gemas dari suaminya itu sementara di bawah tepatnya dia ruang keluarga kedua anaknya kini tengah menangis karena Natali mengirimkan video liburan mereka pada handphone milik salah satu babysitter di rumah tersebut.


"Mommy,,, Aunty liburan gak ajakin kita hiks hiks hiks."tangis keduanya pecah.


"Sayang kalian kenapa? heumm."ujar Daisy yang kurang jelas saat keluar dari pintu lift anaknya langsung berucap sambil menangis.


"Lihat itu Mommy,,, Aunty Natali liburan tidak ajak kita."ujar Raya dan Ray sambil menangis.


"Aunty tidak tau kalian ada di rumah sayang, yang ia tau kamu ikut Daddy jalan-jalan."ujar Daisy.


Wanita itu ingin mendinginkan suasana.


Aunty Natali bilang dia tahu kalau kami di rumah jadi dia kirimkan video. liburanya seru Mommy dia itu liburan bareng Agista dan Leon."kata Raya sambil terus merengek dan bercucuran air mata.


Gadis kecil itu memang sangatlah cengeng jika mengenai Natali dan semua keinginan nya.


"Aunty kalian memang suka menggoda kalian berdua."ujar Daisy.


"Begini saja kita akan liburan ke pulau pribadi milik Aunty Natali, setelah mereka kembali nanti."ujar Daisy yang mulai tau jika Natali memiliki banyak kekayaan tersembunyi.


Bukan sengaja di sembunyikan, namun Natali tidak suka memamerkan apapun karena dia bilang harta itu hanya titipan.


Begitulah Natali yang selalu terlihat ceplas-ceplos tapi dibalik semua itu justru dia sangat pandai dalam urusan agama. karena Wina selalu mendidik putrinya dengan didikan agama.


Meskipun hidup Natali seperti orang bebas pada umumnya. karena tinggal di negara bebas tersebut tapi dia selalu berpegang pada ajaran yang diajarkan oleh sang Mommy.


"Hore kita akan mencari harta karun di pulaunya Aunty Natali nanti."ujar Ray dan Raya.

__ADS_1


"Iya kalian betul nanti di sana kita bisa mengacaukan semua yang ada di pulau itu."ujar Rayan yang baru saja datang setelah mandi dan berpakaian santai.


"Yank,,, aku dah berusaha buat mereka mengerti tapi kamu selalu mengacaukan segalanya.


"Habis aku kesal kenapa? dia selalu membuat kedua anakku menangis."ujar Rayan.


Rayan langsung menggendong kedua anak nya yang kini mulai terdiam.


"Sayang kamu ajak mereka bermain aku akan memasak makan siang dulu."ujar Daisy.


"Bukan makan siang Mommy tapi makan sore."ujar keduanya.


"Makan malam sayang."ujar Rayan.


Rayan langsung pergi meninggalkan Daisy yang kini geleng-geleng kepala.


"Anak dan ayah sama saja."lirih Daisy.


Wanita itu langsung pergi menuju dapur untuk memasak makan siang yang sudah terlewat.


"Yank,,, kamu kapan? ke Amerika lagi."ujar Haidar.


"Bagaimana jika setelah kita menikah sekalian bulan madu."jawab Natali.


"Ide bagus kita pergi bersama dengan anak-anak."ujar Haidar.


"Heumm,,, kamu benar Yank."ujar Natali.


Keduanya masih duduk di samping mobil sambil menunggu kedua anak mereka bangun.


"Sayang,,, saat menikah nanti kamu mau mahar apa? dariku."ujar Haidar.


"Cukup dengan doa dan niat saja aku tidak ingin apapun."ujar Natali.


"Heumm,,, baik'lah tapi aku akan memberikan mu sesuatu meskipun tidak sesempurna yang orang lain pernah berikan padamu."ujar Haidar.

__ADS_1


"Terimakasih sebelumnya, meskipun mungkin aku pernah menikah tapi dia tidak pernah memberikan apapun kecuali cincin kawin yang juga dijadikan mas kawin.


"Heumm,,, tidak apa-apa yang penting cinta kan, karena harta itu hanya titipan jadi bisa dinikmati bersama."ujar Haidar.


"Yank,,, kamu nyindir aku."ujar Natali.


"Bukan nyindir Yank tapi itu fakta."ujar Haidar.


"Aku ngambek nih,,, kamu kok jahat sih."ujar Natali yang hendak pergi namun Haidar langsung memeluk dia dari belakang .


"Maafkan aku Yank, aku hanya bercanda."ujar Haidar.


"Gak lucu tau lepas,,, aku mungkin bodoh karena telah percaya dengan cinta tapi kenapa? dia begitu jahat padaku setelah aku berikan semuanya dia juga seakan tak pernah peduli dengan Leon dia adalah putranya."ujar Natali.


Tangis pilu itu pecah saat ia teringat akan masalalu nya.


"Sudah lupakan semuanya kita mulai lembaran hidup yang baru. yang akan membawa kita ke dalam kebahagiaan."


"Masa lalu harus kita kubur dalam-dalam meskipun tidak sampai harus di lupakan namun jika itu sangat menyakitkan masa lalu juga wajib untuk kita lupakan."


"Kamu berhak bahagia karena kamu adalah wanita yang sangat baik, kamu adalah ibu yang baik untuk anak kita mereka pasti akan sangat bahagia bisa memiliki mu."


"Aku sangat mencintaimu mari kita rajut masa depan bersama kita akan terus bersatu hingga akhir hayat nanti selamanya." ujar Haidar.


Mereka, langsung masuk ke dalam mobil rencananya tadi mereka ingin menikmati sunset di sore hari.


Tapi semua terpaksa dibatalkan, karena kondisinya saat ini tidak baik-baik saja ia begitu karena luka lama terbuka gara-gara candaan dari Haidar.


Pria itu terus-terusan meminta maaf atas perkataannya tadi meskipun Natali sudah memaafkan dirinya.


Sementara, kedua anaknya pun sudah mulai terbang dan Natali langsung memberikan air mineral dan tissue basah untuk membasuh wajah mereka, sementara air mineral untuk mereka minum setelah bangun tidur.


Mereka pun akhirnya kembali pulang ke rumah masing-masing yang pertama kali diantar adalah Agista lalu Natali dan terakhir Haidar yang pulang tapi akan kembali lagi untuk memastikan bahwa Natali baik-baik saja.


Haidar akhirnya kembali dengan mobilnya. setelah mandi dan berganti pakaian dia kembali menuju rumah Natali karena ingin memastikan bahwa semua baik-baik saja.

__ADS_1


Sampai tiba di rumah Natali pria itu langsung disambut oleh Natali yang masih menggunakan bathrobe.


__ADS_2