Sugar Daddy Ku Seorang Mahasiswa

Sugar Daddy Ku Seorang Mahasiswa
#Jangan tinggalkan aku#balasan


__ADS_3

Setelah obrolan panjang dan semua bukti konkret dilihat oleh kedua belah pihak, akhirnya Kimberly pun memutuskan untuk ikut pulang bersama kakak dan juga sang mommy.


Namun di dalam mobil lain saat ini Rayan pun sedang menuju ke alamat di mana putrinya kandungnya berada.


Pria itu sudah terlambat saat datang ke tempat tersebut, ternyata apartemen itu sudah kosong dan baru saja ditinggalkan beberapa jam yang lalu.


Sementara itu saat ini mereka tengah berada di dalam pesawat jet pribadi milik Leon.


Leon sendiri Sedaritadi sibuk menatap gadis yang benar-benar mirip dengan Daisy, bagaikan pinang dibelah dua ibu dan putrinya itu tidak pernah terlihat perbedaan sedikitpun.


Daisy saat ini terus mendekat putrinya karena mereka kini duduk berdampingan di dalam pesawat tersebut.


Sementara Anya dia duduk bersama dengan David dan ada sedikit rasa lega yang David rasakan, karena ternyata adik kandungnya itu masih sehat walafiat meskipun insidence penukaran itu telah berlangsung sangat lama.


Kini semuanya tengah menuju tanah Air, untuk pulang ke rumah yang seharusnya di tempati oleh Kimberly.


Gadis itu bahkan terlihat begitu antusias karena dia mendapatkan ibu yang benar-benar mengasihinya terbukti dari cara Daisy memperlakukan dirinya saat ini.


Dan jika pun Daisy sempat membuangnya dulu, dan saat ini adalah penyesalan yang Daisy tunjukkan, maka Kimberly akan memaafkannya.


Karena dia tahu ibunya tidak akan pernah mungkin melakukan hal itu, meskipun tidak sengaja karena dia bisa merasakan ketulusan hati ibunya itu.


Saat mereka tiba di tengah malam buta, semua di saat semua orang tengah terlelap dalam tidurnya, hanya kapten dan awak pesawat yang bekerja. Daisy tengah tidur bersama dengan sang putri dalam dekapannya.


Dia bahkan sering terbangun dan mengelus puncak kepala putrinya itu.


Daisy begitu menyayangi putri semata wayangnya itu.


Jika dia ingat tentang Raya hatinya terasa sakit Raya seharusnya adalah nama untuk Kimberly namun dia ternyata telah dikelabui oleh musuhnya selama ini.


Daisy hanya bisa merelakan nama itu pergi, Kimberly akan tetap menjadi Kimberly putrinya satu-satunya yang ia miliki meskipun nama itu adalah nama pemberian dari orang yang telah membesarkan putrinya.


Dan bagi Daisy itu adalah nama berharga yang diwariskan oleh mereka yang begitu menyayangi putrinya itu.


Yang sudah merawat dan membesarkannya


sampai ia dewasa karena mungkin sudah suratan takdir, mereka hanya bisa membesarkan putrinya sampai ia dewasa, tanpa bisa melewati masa tua bersama putrinya itu.


Kini semua orang yang sudah mendarat di bandara internasional Soekarno Hatta mereka akan kembali ke rumah setelah menempuh perjalanan 24 jam.


Kini mereka kembali harus menempuh perjalanan yang cukup melelahkan karena padatnya lalu lintas di negara kelahiran nya itu.


Sesampainya mention Daisy bergegas membawa putrinya masuk memperkenalkan semua orang yang berada di sana pada putrinya itu.


Dia memperkenalkan putri mahkota di istananya itu. dan dia adalah ratunya selama ini, tidak akan ada ratu yang lainnya lagi.


Kimberly memang sudah seharusnya berada di rumah tersebut.


Namun karena kejahatan yang wanita itu lakukan telah menghancurkan rumah tangga Daisy dan juga kehidupan putrinya selama ini.


Sementara anak ****** itu hidup berkecukupan dan bergelimang harta, Kimberly selalu bekerja kerja keras setelah kepergian kedua orang tua angkatnya.


Raya hidup dengan kemewahan dan fasilitas yang selalu Rayan berikan.


Dan jika benar Raya adalah anak kandung Rayan, maka saat ini dia akan menggugat cerai pria itu.


Tidak peduli dengan cinta yang selama ini ia jaga, tidak peduli dengan rumah tangga yang selama ini harmoni dan bahagia.


Karena rasa sakit akibat pengkhianatan itu selalu hadir di dalam hatinya saat ini apalagi saat melihat wajah Gadis itu yang benar-benar mirip dengan Rayan.


Saat ini Daisy tidak ingin memikirkan hal lain kecuali kebahagiaan putrinya dan juga kedua putranya David dan juga Ray.


Daisy langsung meminta semua pelayan mengeluarkan barang-barang yang selama ini dinikmati oleh Raya palsu dia meminta semua itu di sumbangkan ke panti asuhan, mulai dari mainan masa kecil hingga semu termasuk mobil yang selama ini selalu gadis itu gunakan.

__ADS_1


Daisy tadinya ingin membakar semua itu, tapi Kimberly bilang bahwa lebih baik disumbangkan daripada harus di bakar, karena jika di uangkan total semua itu bisa untuk membeli dua rumah super mewah, dari mulai tas sepatu gaun dan aksesoris lainnya.


Sementara itu kelima mobil itu dijual terlebih dahulu sebelum benar-benar di sumbangkan ke panti asuhan.


Kini Daisy bahkan mengundang perancang busana terkenal untuk membelikan baju atau dress dan sebagainya yang akan Kimberly gunakan meskipun putrinya itu sempat menolak namun Daisy terus meyakinkan bahwa itu adalah hak putrinya.


Tidak hanya itu bahkan dia meminta pihak dealer mobil sport datang ke sana seperti biasanya Daisy melakukan transaksi pembelian mobil.


Orang kaya mah bebas minta ini itu yang penting uang berbicara.


Kini Daisy menampakkan taringnya, dia tidak akan seperti Daisy selama ini. meskipun kebaikan itu tetap ada.


Tapi dia tidak akan tinggal diam jika ada orang yang berniat menyakiti keluarganya lagi.


Daisy sudah cukup bersabar untuk menghadapi semua masalah yang ada, bukan berarti jalan hidupnya lurus-lurus saja, tapi selama ini Daisy selalu mencoba untuk bersabar demi kebaikan keluarganya tapi sekarang tidak lagi.


"Mommy,,, untuk apa? semua ini Kim tidak membutuhkan semuanya, cukup dengan kasih sayang mommy yang begitu besar pada Kim."ujar gadis lembut.


"Kau adalah putri dari Rayan Davidson sayang dan semua itu sudah seharusnya menjadi milikmu, tapi mommy berharap kamu akan tetap rendah hati."ujar Daisy.


Kimberly pun tersenyum manis pada sang mommy dan memeluk ibunya itu berulang kali.


"Aku hanya berharap mommy dan Daddy tetap bersatu dan hidup panjang umur sampai Kim tua nanti."ujar gadis itu.


"Apapun yang kamu inginkan princess mommy."ujar Daisy sambil menghujani putrinya dengan kecupan penuh sayang dan kerinduan di seluruh wajah cantik Kimberly.


Daisy akan mencoba untuk bertahan bersama dengan Rayan, sesuai permintaan gadis kecilnya, dan saat itu dia tidak akan pernah tinggal diam, biarlah dia berbuat licik sesekali untuk melindungi keluarganya.


Mungkin langkah pertama yang akan Daisy lakukan adalah diam-diam pisah ranjang, dan setelah itu dia akan menceraikan pria itu, jika memang kebenaran itu terungkap.


Semua tentang kebenaran yang selama ini Rayan sembunyikan dari dirinya.


Saat Rayan tiba di rumah itu, semua orang tengah berkumpul menikmati makan malam bersama.


Pria itu langsung menghampiri Daisy yang saat ini tengah sibuk menyuapi putrinya itu.


...............................


"Honey maafkan aku, aku terlambat bergerak dia sudah tidak ada di tempatnya, tapi kamu jangan khawatir, aku sudah menyuruh orang lain untuk mencari keberadaannya."ujar Rayan tanpa menoleh ke samping Daisy.


"Kau mencari putrimu atau mencari selingkuhan mu,!!jika untuk putriku maka kau tidak perlu repot melakukan hal itu, putriku sudah berada di sini bersamaku dia putriku yang sebenarnya! bukan putri hasil selingkuhan mu."


"Sekarang aku mulai mengerti kenapa? kau begitu mati-matian membela dia jika dia melakukan kesalahan, hingga kau mengesampingkan moral dan kebaikan yang selama ini kamu miliki."


"Hingga kau tega melukai hati gadis yang tak berdosa! rupanya dia adalah putri dari wanita yang sangat kau cinta, selamat Rayan Davidson! seperti keinginan kalian sekarang kalian bisa hidup dengan damai bersama dengan putri kalian."ujar Daisy yang kini dilanda amarah, dia bahkan lupa jika saat ini ada putrinya yang tengah mendekapnya untuk menenangkan sang mommy.


"Tidak sayang please dengarkan aku, aku sangat mencintaimu tidak mungkin aku tega melakukan hal itu, aku membela dia karena dia adalah anak kita, sungguh aku tak tau bahwa ia adalah."


"Anak jalanan mu ia."ujar Daisy pelan tapi penuh penekanan.


"Tidak yang aku tidak pernah tau akan hal itu, aku benar-benar mengira jika dia adalah putriku."ujar Rayan.


"Kau benar sekali, dia memang putrimu, ternyata alasan ingin memiliki putri itu adalah impian kalian berdua, selamat tuan Rayan Davidson, mulai sekarang kita akan berpisah."ucap Daisy.


Brugk.....


Gebrakan meja itu terdengar begitu nyaring.


"Bisa tidak mommy dan Daddy jangan bertengkar disini, apa? ini sambutan yang baik untuk putri kalian yang asli."ujar David yang langsung meraih adiknya itu dan membawanya ke dalam kamarnya.


"Jangan takut sayang kakak disini, ini adalah kali pertama Daddy dan mommy ribut, mungkin karena mommy terlalu kecewa dengan Daddy tapi yakinlah mereka berdua begitu mencintai dan menyayangi dirimu."ucap David.


"Kak, Maaf ini siapa?."ujar Ray yang baru datang dari luar kota.

__ADS_1


Pria itu tidak melihat pertengkaran itu.


"Dia adik kandung kita, dia adalah Raya yang asli. namun namanya saat ini adalah Kimberly."ujar David.


"Tunggu,,,, apa? Yang terjadi."ujar pria tampan itu.


"Raya yang ngotot ingin menjadi kakak mu padahal adikmu itu adalah anak Almira dengan Daddy, dan sekarang dia entah dimana setelah mengakui kejahatannya dengan ibunya, ceritanya panjang sekarang aku mau membawa dia istirahat karena mommy dan Daddy tengah bertengkar hebat.


"Sampai bertengkar."ujar Ray.


"Sudah kami pergi dulu, kamu bisa istirahat juga kakak tau kamu pasti sangat lelah."ujar David.


"Ya,,, aku harap semua baik-baik saja sampai saat aku selesai istirahat, karena jika tidak aku tidak akan pernah memaafkan Daddy."ujar pria tampan itu.


"Sekarang kita sudah bisa bercerai, dan jika kamu ingin aku pergi juga dari Mension. maka dengan senang hati aku akan pergi dengan ketiga anak ku."ujar Daisy.


"Tidak sayang aku moho jangan pergi jangan tinggalkan aku, aku siap untuk membuktikan bahwa semua itu tidaklah benar."ujar Rayan.


Rayan memeluk erat tubuh Daisy, pria yang kini tengah menangis sesenggukan memohon ampun di hadapan Daisy membuat semua orang pelayan meninggalkan mereka berdua.


Sementara itu, saat ini Kimberly tengah menanti kedatangan kedua orang tuanya untuk menyambut dirinya.


Namun sampai pagi berlalu, tidak ada satu orangpun yang datang, hanya ada Ray yang kini membawakan sarapan pagi untuk adiknya itu.


"Makanlah Kim... sarapan pagi nya, kenalkan aku Ray.... kita adalah saudara kembar mungkin ini sudah terlalu terlambat tapi percayalah kami semua sangat mencintaimu meskipun mungkin kami keliru."ujar Ray.


"Tidak apa-apa kak, semua sudah suratan takdir, jangan terlalu dipikirkan, aku mengerti semua kok."ujar Kimberly.


"Mungkin ini adalah pertemuan pertama untuk kita, tapi aku sudah bisa meyakinkan diri bahwa kamu memang benar-benar adikku yang sangat baik seperti mommy."ucap Ray.


"Kakak terlalu memuji, lalu dimana mommy dan daddy juga kak David."tanya Kimberly.


"Agista tiba-tiba saja kritis dan dokter bilang itu teramat sangat berbahaya."ujar Ray.


"Siapa? Agis."ujar Kimberly bingung.


"Dia juga bagian dari keluarga kita putri Uncle Agam adik dari Daddy dan anak angkat mommy, jadi kamu tidak perlu heran jika melihat adik ipar memanggil mommy pada ibu kita."ujar Ray sambil terkekeh mencairkan suasananya.


Sementara itu di rumah sakit saat ini tengah terjadi ketegangan antara dokter dan juga David karena ternyata Agista memiliki cedera di bagian kepalanya yang sempat tidak terdeteksi oleh pemeriksaan saat itu.


Agista terpaksa dilahirkan ke ruang operasi saat mereka menemukan cedera yang serius dan dalam kepala gadis itu, dan saat ini Agista dalam keadaan kritis dia belum sadarkan diri sejak pertama kali masuk ruangan operasi.


"Agis!!." teriak David yang tidak bisa ditenangkan pria itu benar-benar takut kehilangan cinta sejatinya itu.


Agista bahkan bisa dibilang adalah semangat hidupnya untuk saat ini, bukan berarti David tidak pernah semangat menjalani hari-harinya atau hidupnya selama ini.


Namun sejak ia jatuh cinta terhadap Adista Dia memiliki kekuatan lebih dalam dirinya terbukti dari semangat dia untuk bekerja dan juga mempertahankan hubungan cintanya dengan Agista yang selalu dipaksa untuk menerima dirinya.


David begitu mencintai gadis itu sejak dia melihat lagista tumbuh menjadi gadis dewasa meskipun tidak didampingi kedua orang tua kandung kandungnya.


Karena Novita sudah tiada dan ayah kandungnya entah di mana, namun gadis kecil yang dulu tinggal sama dengan Agam itu kini menjelma jadi gadis dewasa yang sangat cantik.


Meskipun gadis itu tidak menggunakan make up berlebihan seperti wanita pada umumnya.


Kini Agista tengah berjuang untuk bisa bertahan hidup meskipun bagi manusia semua itu tidak memungkinkan karena kondisi Agista sudah benar-benar kritis.


Semua orang yang ada di sana tengah mengaji untuk Agista, mereka berharap akan sebuah keajaiban yang akan datang.


Sementara David kini terus menangis meronta-ronta ingin meraih Agista yang kembali mengalami kejang namun tidak berhasil karena Rayan Leon dan Haidar juga Agam menahan tubuh pria tampan itu.


"Lepaskan aku, Agis aku mohon honey bertahan, kita akan segera menikah aku janji sayang setelah kamu benar-benar pulih kita akan langsung menikah."ujar David.


"Kak, kau tidak boleh pergi kau masih berhutang banyak pada kami, kau belum mengajak kami keoantai. kakak juga selalu bilang jika kakak sangat menyayangi kami dan tidak akan pernah meninggalkan kami."

__ADS_1


__ADS_2