
Pemakaman itupun berlangsung, namun Natali masih terlihat lemah kini berada di dekapan Rayan yang setia menemani sepupunya itu sejak ia datang, tidak hanya Natali Anya, Agam dan juga Rayan ketiga anak Daisy itu. kini tengah menangisi kepergian Wina.
Wina yang sering mengunjungi Rayan dan kedua adiknya itu sejak kedua orang tua mereka meninggal, kini sudah menyusul tiga orang empat orang dewasa yang pernah saling berhubungan.
Agam mengelus puncak kepala Anya yang terlihat sama terpukulnya dengan Natalia.
"Do'akan saja semoga semua orang tua kita bisa berkumpul di surga."ujar Agam.
"Agam aunty Wina selalu perhatian pada kita, aku ingat terakhir kali dia datang saat kita menerima kelulusan saat SMA dulu dia yang mewakili mommy."ujar Anya yang kini menangis dalam dekapan Agam.
"Ya, aku masih ingat aunty bahkan memberikan kita hadiah kelulusan aku masih menyimpan itu dengan sangat baik di rumah lama kita."ujar Agam.
Haidar langsung menangkap tubuh Natali yang jatuh pingsan karena Rayan hampir hilang keseimbangan.
Akhirnya Natali dibawa ke dalam mobil.
Sampai akhirnya pemakaman itu selesai Natali kini dirawat di rumah karena kondisinya yang drop mungkin karena dia sudah berduka sebelum ibunya benar-benar tiada.
Agam pun menghubungi Sherina bahwa mungkin dia akan sedikit terlambat untuk kembali karena Natali benar-benar tengah drop.
Hingga Daisy meminta Rayan untuk tinggal di sana sampai Natali benar-benar membaik.
Sampai datang ide, yang bahkan mungkin kurang pas tapi ada benarnya juga.
Daisy, meminta Rayan menikahkan Haidar dengan Natali agar Natali ada yang menjaga dia di sana sampai kondisi pulih dan barulah Haidar akan memutuskan untuk kembali atau menetap.
Dibalik duka, Rayan masih bisa terkekeh kecil, saat istrinya itu meminta dia untuk menikahkan Haidar dengan Natalia.
"Yank,, kamu ini ada-ada saja, orang lagi berduka kok, disuruh nikah."ujar Rayan.
Rayan pun langsung mengakhiri telponnya. setelah itu dia kembali melihat keadaan wanita itu.
Sampai akhirnya Natali sadar Haidar orang yang pertama kali ia lihat, dan Haidar langsung bergegas memberinya minum.
"Kak,,, minumlah."ujar Haidar.
"Terimakasih."ujar wanita itu.
Sementara kini Leon ditemani Anya, dia pun sama sedihnya dengan sang Mommy namun Leon tidak histeris, dia menangis dalam diam saat ini bahkan dia tidak bicara hanya air mata yang mewakili rasa sakit yang mendalam atas kepergian wanita yang sangat berarti bagi kehidupan nya selama ini, disaat Natali pergi, karena wanita itu memiliki segudang kegiatan diluar.
Agam pun mendekat dan mengusap puncak kepala Leon sambil memberikan nasihat dan semangat untuk Leon Agam tidak akan menghibur Leon yang sedang berduka karena dia tau Leon adalah anak jenius yang memiliki kecerdasan diatas rata-rata. sehingga pria kecil itu bisa mengerti mana yang namanya nasehat atau pun kata penghibur.
__ADS_1
"Sayang,,, Om, tau Leon sedih Om pun sangat sedih saat ini. tapi kamu harus tau jika semua orang termasuk Om sendiri. namun kita harus bisa tegar untuk Mommy Natali."ujar Agam.
"Apa? Leon lihat Mommy adalah orang yang paling berduka diantara kita karena dia adalah anak satu-satunya omah mu. maka dari itu kamu harus kuat,, dengan begitu. kamu bisa membantu Mommy mu untuk melewati ini semua"ujar Rayan.
Sampai akhirnya obrolan mereka berakhir karena saat ini Natali sudah sadar.
Mereka pun berkumpul di kamar Natali, semua orang bicara dengan serius, Natali meminta Rayan untuk mengadakan tahlil untuk sang Mommy di Indonesia.
Karena di Amerika untuk melakukan hal itu tidak mungkin karena Natali tidak ada yang berada di sana.
Rayan pun menyetujui hal itu, setelah obrolan itu berakhir akhirnya Rayan Agam dan Anya pun pulang begitu juga Haidar.
Natali kini benar-benar hanya memiliki Leon disampingnya.
Kini Natali kembali fokus mengurus perusahaan, sampai saat nanti dia akan kembali membuka kantor pusat di Indonesia dan yang di Amerika akan dijadikan kantor cabang, sesuai saran dari Rayan, namun Natali sedikit dilema karena dia tidak bisa meninggalkan semua kenangan yang ada di sana yang Daddynya bangun untuk mereka.
Natalia kini tengah duduk sambil memangku Leon.
"Sayang,, sekarang kita hanya tinggal berdua. Mommy harap kamu tidak berkecil hati, karena Mommy tidak akan pernah membiarkan kamu kesepian atau kekurangan."ujar Natali.
"Aku sayang Mommy,,,"ujar Leon.
Natalia, memeluk erat putranya dengan tetesan air mata yang jatuh di atas kepala Leon.
"Jangan menangis Mom,,, Leon ada di sini untuk menjaga Mommy."ujar Leon.
Natalia semakin terisak namun Leon langsung menghapus air mata Natali.
"Maafkan mommy sayang Mommy terlalu cengeng."ujar Natali.
Sementara itu di Mension, Agista kini tengah merajuk karena kedua Daddynya tidak kunjung pulang.
"Aunty Daddy mana."ujar Agista.
"Agis Amerika itu jauh, sayang butuh waktu satu hari satu malam untuk tiba di sini."ujar Sherina yang kini tengah membujuk Agis yang bahkan tidak mau makan.
Sampai akhirnya Daisy datang.
"Sayang,,, makan dulu ya nanti kalau Daddy pulang Agis belum makan Daddy akan sedih."ujar Daisy.
"Aku kehilangan mommy, sekarang pun mommy Daddy tidak ada."ujar gadis itu.
__ADS_1
"Agis sayang Mommy Dy masih ada, Aunty bidadari sangat mencintai Agis."ujar Daisy.
Agis pun memeluk Daisy yang kini menggendong anak berusia empat tahun lebih itu.
Sementara keempat orang yang kini berada di pesawat mereka tengah terlelap.
Agam dan ketiganya benar-benar tidak bisa beristirahat selama beberapa hari ini.
Sampai akhirnya mereka terlelap di dalam pesawat tersebut.
sampai salah seorang dari mereka terbangun dia adalah Haidar pria itu terbangun karena bermimpi seseorang sedang memanggilnya dan dia melihat almarhum Novita ada di sana.
Novita, meminta Haidar untuk menikah dengan Natalie.
Karena secara alami mereka berdua telah berjodoh.
Novita, yang meminta itu di dalam mimpi Haidar pria itu pun menitikan air mata.
Setelah sekian bulan lamanya baru kali ini dia melihat Novita kembali. meskipun hanya di dalam mimpi selain foto-foto yang ada di rumah lama, dan juga lukisan yang ada di apartemen miliknya.
"Mas,,,,, aku sangat mencintaimu, itulah mengapa aku ingin kamu bahagia. menikahlah dengannya."Novita.
"Aku tidak mungkin melakukan itu honey aku masih sangat mencintaimu kenapa? kamu meninggalkan aku,,, maafkan aku, aku sudah sangat berdosa padamu."Haidar.
"Tidak mas aku sudah melupakan semua, menikahlah."Novita.
Sampai saat Haidar terbangun dari mimpinya pria itu langsung menggelengkan kepalanya.
"Agis."lirih Haidar.
sehingga mereka tiba di bandara setelah pesawat jet tersebut landing akhirnya keempat orang itu memasuki mobilnya masing-masing.
.......................................
"Bagaimana jika kamu menikah dengan Natali Setelah semua urusan selesai karena Natali pun sudah tidak punya siapa-siapa, begitupun juga dengan dirimu. aku rasa kalian akan cocok untuk melanjutkan hidup bersama."
"Lagi pula Agista sudah dekat dengan Natali setidaknya kalian memiliki ikatan untuk menjalin hubungan lebih dekat lagi."ujar Ryan pada Haidar.
Sementara itu, di Amerika Natalia baru saja kembali dari kantor Dia sedang mengurus semua pekerjaan yang sempat terbengkalai karena keberadaannya di Indonesia selama ini sementara ketiga asisten pribadi Natali kini tengah disibukkan dengan mengurus perusahaan cabang yang masih berada di negara itu.
Hingga Natali sibuk mengurus Leon setelah pulang bekerja dari kantor, sementara untuk urusan butik. dia percayakan pada asistennya yang lain.
__ADS_1