Sugar Daddy Ku Seorang Mahasiswa

Sugar Daddy Ku Seorang Mahasiswa
#Halal#


__ADS_3

Sampai pagi tiba, Agam sudah bangun lebih pagi dari para pelayan yang ada di sana, dia yang sudah meminta seseorang untuk membawa Winar, untuk datang ke rumah nya hanya butuh satu jam sebelum acara akad nikah di mulai dan Agam, yang akan menjadi wali nikah dari Anya.


Setelah menunggu satu jam di lantai bawah Akhirnya Agam bangkit dari duduknya dan pria itu bisa menatap wajah cantik winar yang belum dipoles dengan makeup.


"Winar kamu sudah datang"ucap Agam.


"Sudah kak, maka dari itu aku terlihat oleh mu"ucap Winar.


"Duduk lah dulu masih ada waktu untuk itu berangkat"ujar Agam.


"Maksudnya berangkat" ucap Winar.


"Ya berangkat ke pelaminan" ucap Agam.


"Siapa? yang akan menikah"tanya Winar.


"Kita"ucap Agam yang membuat wanita itu terbelalak kaget.


"Apahhh!"teriak Winar kaget.


"Aku bercanda kok, masih ada waktu untuk kita nanti" ucap Agam.


"Lalu sekarang siapa? yang menikah"tanya Winar.


"Kakak ku" ucap Agam.


"Heumm, aku tidak bawa baju"ucap Winar.


"Tidak masalah semua sudah disiapkan oleh mereka.


"Heumm baik'lah" ucap Winar.


Sementara itu di Mention, seluruh keluarga sudah bersiap untuk berangkat ke hotel.


Karena harus datang lebih awal untuk bersiap, Daisy dan Rayan sudah berada di dalam satu mobil bersama dengan Anya, sementara Ricky dan keluarga berada di mobil lainnya dan keluarga dari kampung yang baru saja tiba , ada beberapa bus yang datang termasuk para tetangga yang Daisy undang, tanpa mereka duga Ida ada diantara salah satu nya.


Hingga akhirnya mereka tiba di hotel milik Rayan semua orang sudah berkumpul di ballroom hotel tersebut kecuali keluarga mempelai, pesta ijab yang megah itu bahkan diliput oleh media bisnis dan wartawan berita, pesta yang Rayan adakan memang cukup megah walaupun hanya untuk ijab qobul dan juga ramah tamah bareng keluarga dan kerabat juga teman bisnis dan para karyawan dari ketiga perusahaan.


Semua orang kini tengah mengagumi keindahan dekorasi pelaminan yang begitu megah tersebut dan berbagai macam lainnya yang ada di sana, semua orang yang dari kampung malah sudah sibuk mengabadikan momen tersebut bahkan sedari sebelum dimulai.


Semua tamu undangan kerabat dan awak media sudah berada di tempat nya masing-masing dengan tertib mengikuti protokol yang di terapkan di sana.


Sampai saat Riki dan keluarga memasuki ballroom satu tempat yang dijadikan panggung untuk acara ijab qobul yang berada di tengah-tengah ruangan tersebut.


Anya masih dirias secantik mungkin oleh para MUA, dengan kesempurnaan paras yang ia miliki membuat MUA, tidak sedikit pun merasakan kesulitan untuk merias pengantin tersebut kebaya modern dan atribut di kepala yang memperlihatkan Anya, bak bidadari yang turun dari kahyangan.


Dengan kebaya berwarna putih yang sangat cantik dan elegan, Rayan dan Daisy, berada di sisi kanan kiri dan Agam juga Winar, berada di belakang mereka, yang kini berjalan di Reed karpet yang disediakan oleh pihak penyelenggara sebagai jalan khusus yang akan dilewati oleh mempelai pria dan wanita .


Kini semua mata tertuju pada keluarga mempelai dan mempelai wanita yang sangat cantik dan pangling bahkan melebihi kecantikan model dunia, seperti bidadari, jepretan kamera dan pandangan orang-orang dengan ponsel mereka ditangannya semua orang berbisik-bisik terutama yang dari kampung mengagumi keindahan yang ada di hadapannya.


Sementara Ida kini tidak bisa berkata-kata, bahkan dia merasa takut didalam hati nya, karena ternyata Anya bukanlah orang biasa, terbukti seluruh awak media meliput pernikahan yang megah itu, jika dia berbuat macam-macam di sana mungkin saat itu juga akan habis di tangan masa.

__ADS_1


Ricky yang kini berada di tempat duduknya tidak berkedip sedikit pun.


Anya kini duduk di samping Ricky yang masih melongo tak percaya bahwa bidadari yang akan dia nikahi saat ini adalah Anya yang tidak pernah menggunakan makeup kecuali skincare dan lipstik tipis.


Anya duduk dengan sangat nyaman sampai Ricky berbisik"Kamu begitu cantik honey" Anya yang sedari tadi mencoba menahan rasa gugupnya dan debaran jantung yang begitu kuat.


Sampai Agam duduk berhadapan dengan Ricky, kedua pria tampan dengan porsi nya itu kini tengah berjabat tangan sesuai dengan arahan penghulu yang sedari tadi memimpin do'a.


"Saudara Ricky saya nikahkan dan kawinkan engkau dengan Anya Alexandria kakak kandung ku, dengan mas kawin tersebut dibayar tunai!"


"Saya terima nikah dan kawinnya Anya Alexandria binti Vino Alexander dengan mas kawin seperangkat alat sholat dan logam mulia seberat Lima puluh gram dibayar tunai!"


Kedua suara dari pria itu, terdengar lantang dan disambut dengan kata sah dari semua para tamu undangan Agam masih berada di depan meja tersebut membubuhkan tanda tangan pada lembaran kertas dari berkas-berkas pernikahan yang sang kakak saat ini, sementara itu tatapan seorang gadis cantik yang sedari tadi terkagum-kagum dengan sikap yang ditunjukkan oleh Agam, saat menjadi wali pernikahan membuat hati nya menghangat.


Semua rangkaian acara berjalan lancar kini Anya tengah duduk di pelaminan bersiap untuk acara sungkem setelah itu acara pemotretan dan kemudian menerima ucapan selamat dari para tamu undangan yang hadir dalam acara tersebut.


Satu persatu rangkaian acara telah selesai kini ada waktu Jedah untuk pengantin dan keluarga beristirahat sebelum malam nanti acara kembali dimulai untuk pesta pernikahan yang megah itu.


Kini kedua sejoli tengah berada di dalam kamar hotel khusus pengantin baru, dengan taburan kelopak bunga mawar merah yang sangat cantik menghiasi kamar dan juga diatas ranjang yang membuat siapapun akan sangat larut dalam suasana yang sangat romantis tersebut dengan lilin aromaterapi dan lain nya sebagai penunjang semakin menambah kesan romantis tersebut.


"Sayang kamu begitu cantik saat ini terimakasih sudah mau menerima ku yang penuh dengan kekurangan ini" ucap Ricky, sambil membelai wajah cantik itu.


"Aku bahkan sangat bahagia karena kita bisa benar-benar bersatu dalam ikatan pernikahan, AA, adalah pria yang selama ini menjadi idaman Anya, Anya merasa sangat beruntung bisa memiliki suami tampan dan gagah tidak hanya itu, AA adalah imam yang sungguh sangat sempurna bagi Anya, Anya bahagia ditengah duka karena kehilangan kedua orang tua Anya, dan untuk melewati itu sangat lah sulit, tapi seiring berjalannya waktu, saat bertemu dengan mommy Dy, lalu bertemu AA, senyum kami bisa kembali kehangatan sebuah keluarga kembali Anya dan Agam rasakan ditambah dengan kehadiran AA, yang tidak pernah akan Anya lupakan seumur hidup, kebaikan AA dan kesetiaan yang begitu besar mampu meyakinkan Anya, bahwa AA adalah imam terbaik, jodoh terbaik, sekaligus ayah terbaik untuk anak kita kelak, tolong bimbing Anya untuk menjadi wanita terbaik di dunia dan akhirat kelak" ucap tulus itu terlontar begitu saja dari mulut Anya, dengan tetesan air mata dari pelupuk mata nya.


Ricky, langsung memeluk erat wanita yang baru saja resmi menjadi istri nya, yang akan menyempurnakan tujuan hidup nya, memberikan sebuah kebahagiaan dan cinta adalah tugas nya.


"Aku akan berusaha untuk selalu menjadi imam yang baik untuk mu, dan semoga aku bisa memberikan mu kebahagiaan yang abadi"ucap Ricky.


Ricky, mencium puncak kepala Anya, sambil membacakan doa terbaik untuk rumah tangga nya kelak.


"Yang sebaiknya kamu mandi dulu, setelah itu kita istirahat"ucap Ricky.


"Heumm yang sayang" ucap Anya lembut.


Gadis itu berjalan menuju meja rias yang tersedia di sana.


Anya mulai melepaskan semua atribut yang ada di kepalanya dengan bantuan dari Ricky setelah itu Ricky membuka resleting belakang kebaya Anya, meskipun ada rasa gugup yang menyelimuti hati keduanya, tapi itu harus dilakukan tidak mungkin Anya, mandi masih dengan menggunakan kebaya tersebut.


Setelah resleting tersebut Anya, berjalan menu kamar mandi dia langsung membersihkan diri di kamar mandi tertutup, meskipun ada bathtub terbuka di tengah ruangan kamar tersebut dan sudah bertabur bunga mungkin untuk yang sudah menyatu itu tidak lah masalah tapi yang baru sah ini keduanya masih sangat gugup tidak tertolong.


Sementara itu di luar kamar tepat nya di ballroom hotel tersebut, Agam tengah ribut karena Winar, maksa ingin pulang sementara acara perhelatan Akbar pesta pernikahan Anya dan Ricky baru akan dimulai, tapi winar beralasan ngantuk dan harus istirahat.


"Win, please tunggu sampai selesai, kita bisa menginap di sini kamu juga bebas memilih yang mana kamar yang kamu inginkan"ucap Agam.


"Tidak kak, bapak dan ibu pasti marah jika aku pulang terlalu larut dan tidak ada alasan untuk itu, aku sudah menghadiri undangan dari mu" ucap Winar.


"Win setidaknya sampai pukul dua belas malam setelah itu aku bisa mengantar mu pulang" ucap pria tampan itu.


"Tidak bisa kak, apa? kata orang nanti"ucap Winar.


"Novita! ini beneran kamu" ucap salah seorang tamu undangan yang sudah hadir lebih awal.

__ADS_1


"Anda kenal dia tuan" ucap Agam.


"Ya tidak salah lagi, dia Novita teman putri saya" ucap pria paruh baya itu.


"Sebentar tuan, gadis ini kehilangan ingatan nya sejak satu tahun lalu"ucap Agam.


"Pantas saja dia tidak pernah kembali setelah pesta pernikahan sahabat nya" ucap pria paruh baya itu.


"Novita Ayah mu sudah sakit-sakitan sejak kau menghilang, dan ibumu semakin merajalela" ucap pria itu.


"Boleh kita ngobrol di sana" ucap Agam, saat melihat winar tidak merespon sama sekali.


Mereka pun duduk bertiga di sebuah tempat yang disediakan oleh para tamu undangan.


Agam menggenggam tangan gadis itu yang terlihat diam seribu bahasa.


"Begini tuan, boleh saya tau tentang siapa Novita dan apa? anda memiliki bukti yang kongkrit "ucap Agam.


"Sebentar saya hubungi putri saya"ucap pria itu.


"Halo sayang Daddy menemukan sahabat terbaik mu, ternyata dia teman dekat tuan Agam, tapi sayangnya Novita hilang ingatan tolong kirimkan foto kebersamaan kalian ke ponsel Daddy" ujar pria bernama Andi itu.


Tidak menunggu lama puluhan foto dengan view berbeda-beda bermunculan sejak mereka masih bayi hingga besar, ada juga foto keluarga Winar, wanita itu tiba-tiba saja menitikkan air mata nya.


"Novita tidak hilang ingatan paman Novita hanya sedang menghindari maut, ibu tiri Novi berusaha untuk membunuh Novita, dengan menabrak mobil yang Novita bawa dengan bantuan anak buahnya, Novita sempat mengalami lumpuh meskipun tidak lama, karena keterbatasan biyaya dari orang tua angkat Novita, saat itu."


"Dia berjanji akan membunuh papah jika aku terus berada di rumah, dan menerima semua harta yang papah wariskan kepada ku"ujarnya lagi.


"Kenapa? tidak meminta bantuan paman dan kamu bisa tinggal di rumah lama paman"ucap Andi.


"Dia akan membunuh siapapun yang akan membantu Novita, maka dari itu Novita pura-pura kehilangan ingatan dan mereka sempat menguji Novita dengan mencelakai orang tua angkat Novita.


"Berarti kita tidak boleh berbuat gegabah, kita juga harus segera mengurus kekacauan ini" ucap Agam.


"Saya setuju tuan Agam, sebentar-sebentar itu adalah ibu tiri Novita, dia perwakilan dari perusahaan NR group"ucap Andi yang menunjukkan seorang wanita yang ternyata adalah mantan istri Dion.


"Owh ya ampun pantas saja dia begitu kejam ternyata wanita serakah itu, masuk ke keluarga mu, mommy Dy, juga bersama dengan ibunya juga dibunuh oleh nya, beruntung mommy Dy, selamat begini saja kita langsung memanggil polisi dan semua bukti tentang semua kejahatan nya akan segera di ungkap"ucap Agam.


"Itu lebih bagus, saya juga akan membantu sebaiknya jangan biarkan dia pulang ke rumah Novita dulu, lebih baik segera tangkap dia sekarang juga sebelum banyak tamu yang datang" ucap Andi.


Agam langsung menghampiri wanita itu dengan alasan ingin bicara di lobby, sampai polisi datang ke sana.


Wanita tua itu tidak menaruh curiga karena dia tidak melihat Novita, sejak lima tahun lalu dia menikah dengan ayah Novita dan sejak saat itu ibu Novita meninggal dunia tanpa sebab yang jelas, dan setelah itu hari-hari Novita dilalui penuh derita dan puncaknya satu tahun lalu, dia hampir terbunuh gara-gara kecelakaan tersebut.


"Agam, saya tidak punya urusan dengan kamu, saya datang memenuhi undangan dari tuan Rayan pada suami saya yang sedang terbaring sakit" ucap wanita itu.


"Undangan itu dari keluarga kami untuk tuan Rahardian Salim, bukan untuk anda, dan perlu Anda tahu papah Dion juga ada di sini dia tidak akan membiarkan Anda yang sudah menghancurkan keluarga besar nya, berada di sini sebaiknya anda pulang dan bersiap untuk hal yang terbaik."ucap Agam, dan tiba-tiba saja beberapa orang anggota polisi berada di hadapan dengan wanita itu dan juga Agam.


"Nyonya Salim, anda di tangkap atas percobaan pembunuhan terhadap Sumi dan anak tiri Anda, dan juga atas dugaan pembunuhan terhadap istri pertama tuan Salim" ucap pak polisi yang kini memborgol wanita itu.


Novita muncul di hadapan wanita itu sampai akhirnya mereka membawa ibu tirinya yang kini berteriak melontarkan kata-kata makian terhadap Novita Salim, gadis cantik berusia dua puluh satu tahun, anak dari tuan Salim, pengusaha garmen.

__ADS_1


"Semua sudah di urus papa mu dibawa ke rumah sakit "ucap Andi.


__ADS_2