Sugar Daddy Ku Seorang Mahasiswa

Sugar Daddy Ku Seorang Mahasiswa
#Kejahatan tidak akan pernah abadi#


__ADS_3

"Aku akan ikut kemampuan kamu pergi Yank, jika kamu tidak bisa mengikuti aku sebagai suamimu."ucap Ray.


"Kita akan berpisah Ray, jadi bawa kembali semua ini."ucap Raya.


"Apa? kau pikir bisa pergi dariku semudah itu."ucap Ray yang tiba-tiba berubah ekspresi wajahnya.


"Ray!." ucap Raya.


"Aku sudah muak untuk bersabar dengan keegoisan mu Raya, mulai sekarang kamu hanya bisa mengikuti kata-kata ku! tidak ada bantahan."ucap Ray tegas.


"Ray..."ucap Raya sambil berlinang air mata, dia tidak menyangka jika suaminya bisa berubah drastis seperti saat ini.


"Ray, aku tidak ingin melanjutkan rumah tangga kita dibayang-bayangi oleh masalalu, aku sadar aku bukan wanita baik-baik tapi apa? aku salah jika aku berharap memiliki suami yang benar-benar menyayangi ku! apa? aku salah jika aku ingin memiliki keluarga yang bahagia."ucap Raya.


"Aku tidak pernah berniat untuk selingkuh, aku tidak pernah berniat untuk menduakan mu! saat itu dia yang mencium ku dan aku tidak bisa menghindar saat itu bertepatan dengan kedatangan mu."ucap Ray.


Raya hanya mendengus pelan dia tidak pernah percaya dengan penjelasan dari Ray karena dia melihat itu sudah berlangsung lama hingga saat Raya tiba di hadapan mereka berdua.


"Apa? kau pikir aku anak kecil yang bisa kamu bohongi heuh."ucap Raya.


Ray terdiam sejenak, setelah itu dia kembali berkata."Aku minta maaf dengan semua itu, kamu bisa menghukum ku jika kamu mau tapi tolong jangan meminta perceraian."ucap Ray.


Ray berusaha mendekat tapi kemudian Raya menepis tangan Ray.


Wanita itu tetap belum bisa menerima permintaan maaf tersebut.


"Pergilah Ray, aku tidak bisa kembali bersama dengan mu."ucap Raya.


"Raya, aku yang putuskan semuanya sekarang juga bersiaplah kita akan pulang ke rumah kita."ucap Ray tegas.


"Tidak!."ucap Raya.


Ray langsung menarik wanita itu menuju kamarnya, langkah Raya sedikit terseret karena Ray menarik paksa Raya saat ini.


"Ray sakit, ahhhhhh lepas."ucap Raya.


"Bereskan barang-barang mu, mulai sekarang rumah ini akan dijual."ucap Ray.


Ray terlihat sangat marah saat ini dia tidak bisa lagi dibantah, meskipun Raya berontak.


Pria itu langsung membawa istrinya pergi begitu saja, dari rumah yang dua hari ini Raya tinggali beruntung tas milik Raya sempat dibawa karena disitu ada barang-barang penting milik Raya.


Ray memberikan alamat rumah itu pada asisten pribadinya saat ini, dia meminta pria itu untuk mengurus penjualan rumah tersebut dan juga membawa kembali barang-barang baru yang sempat ia beli tadi ke rumah Ray yang ia desain khusus untuk istrinya mengajar saat Ray di kantor dan saat Ray pulang Raya harus sudah bersiap untuk mengurus dirinya.


Ray tidak mengijinkan Raya mengajar, jika dirinya sedang berada di rumah.


Sementara rumah tersebut tidak jauh dari perusahaan hanya butuh waktu lima belas menit untuk tiba di sana, sebuah rumah mewah yang cukup besar meskipun tidak sebesar Mension milik sang daddy.


Raya sempat terbengong saat suaminya memasuki pintu pagar yang menjulang tinggi tersebut, dia melihat penampakan rumah mewah yang jauh lebih nyaman dari rumah yang dulu Ray berikan.


Ini lebih luas dan memiliki halaman cukup luas.


Ray, turun lebih dulu dan dia pun membuka pintu untuk istrinya itu.


"Ayo turun ini rumah kita, untuk selamanya kita akan tinggal di sini."ucap Ray.


"Ray,,,,"ucap Raya sambil menatap kearah suaminya.


"Ayo masuk kamu masih bisa mengajar di sini karena aku juga sudah menyiapkan semuanya."ucap Ray.


"Terimakasih."ucap Raya pelan.

__ADS_1


"Mulai saat ini kamu hanya harus menjalani hidup dengan baik mengurus suami dan anak-anak kita kelak."ucap Ray.


Ray membawa istrinya masuk, sejak pintu utama terbuka dapat dilihat semua yang ada di sana isinya adalah barang-barang mewah yang harganya Raya tau tidak biasa.


Namun satu yang membuat Raya kaget, semua foto-foto tentang dirinya dan Ray yang hilang dari Mension semua ada di sana.


"Ray ini?."ucap Raya bertanya-tanya.


Semua aku selamatkan dari para pelayan Mension yang ingin menyingkirkan semua itu, bahkan barang-barang pribadi ku yang dulu masih utuh tersimpan di sana termasuk mobil kesayangan mu tiga-tiganya ada di dalam garasi."ucap Ray.


"Ray, untuk apa? kamu melakukan semua itu."ucap Raya.


"Aku mungkin sempat kecewa saat itu padamu tapi biar bagaimanapun kamu pernah menjadi bagian dari hidupku jadi tidak ada salahnya aku menyimpan semua kenangan itu, sekarang aku mengembalikan semua itu bukan pada Raya adikku tapi pada wanita yang sangat aku cintai dan tidak akan pernah tergantikan."ucap Ray.


Raya langsung menghambur memeluk suaminya, dia tidak menyangka bahwa Ray, benar-benar mencintai dirinya, jika diingat-ingat setelah Raya keluar dari Mension tidak satupun Raya membawa barang-barang pribadi miliknya termasuk dokumen penting miliknya tentang ijazah dan surat keterangan lahir dan juga masih banyak lainnya.


Tapi tiba-tiba Ray memberikan semua itu padanya dan itu adalah sebuah mukjizat bagi dirinya setelah ia melakukan kesalahan yang tidak pernah terampuni itu.


"Semua aku lakukan karena aku tidak ingin kehilangan mu, semua karena aku sangat mencintaimu. maafkan aku jika aku telah berbuat kesalahan, aku benar-benar tidak sengaja."ujar Ray yang kini mengeratkan pelukan itu.


"Lihatlah semua perabotan yang ada di sini, jika ada yang kurang kita bisa menambahkan semua itu. untuk tempat mengajar ada di halaman belakang tempatnya sudah diatur sedemikian rupa agar kamu nyaman ibu guru ku."ucap Ray.


"Terimakasih Yank..."ucap Raya.


"Sama-sama sayang, tapi sebelum berkeliling kita keatas dulu."ucap Ray yang menunjukkan pintu lift untuk akses turun naik.


Karena tidak hanya ada tangga disana tapi juga ada lift yang menuju ke lantai tiga rumah mewah tersebut.


"Yank, jika kamu tidak suka kamu bisa mendesain ulang kamar kita."ucap Ray.


"Aku percaya kamu tau bagaimana selera ku."ucap Raya.


"Sekarang selera kita berdua sayang."ucap Ray.


"Ray ini."ucap Raya yang kaget melihat keindahan dan kemewahan yang ada di rumah tersebut.


Kamar yang benar-benar terlihat seperti kamar hotel honeymoon sweet tersebut membuat Raya semakin dibuat terkagum-kagum dengan itu.


Semua fasilitas kamar tersebut begitu menyejukkan mata , tidak hanya kasus yang terlihat begitu indah dan nyaman, tapi ada sebuah sofa berukuran lebih lebar dan dan memiliki desain yang unik sepertinya itu costume


............................


Ray memeluk istrinya erat menyalurkan rasa yang tidak bisa ia jelaskan saat ini selain penyesalan atas kecerobohan dirinya yang terjadi saat mereka hendak bulan madu.


Keduanya kini tengah berada di dalam kamar utama untuk melepas rindu yang beberapa waktu lalu tidak pernah tersampaikan, keduanya benar-benar mengubur masalah mereka dengan bercinta semua luka itu bisa terobati.


Sementara itu di tempat lain, sudah berulang kali Almira menjalani pengobatan untuk menghilangkan bekas pembusukan yang terjadi di bagian wajahnya itu, namun bukannya sembuh kini keadaan wajahnya semakin memprihatinkan.


Berulang kali dia dirawat di rumah sakit yang memiliki teknologi tinggi tapi sepertinya tuhan tidak kunjung merestui itu, Almira kini terlihat sangat mengenaskan wajah yang sudah tidak lagi utuh bahkan kini tubuhnya mulai kembali meradang dan siapapun tidak ada yang berani mendekat jika tidak menggunakan jubah pelindung, karena penyakit langka yang tidak memiliki obat tersebut bukan hanya penyakit biasa.


Almira pun selalu mengingat akan semua dosa-dosa yang telah ia perbuat dan mengakhiri hidupnya adalah jalan terakhir yang sering ingin ia lakukan.


Namun suaminya yang setia mendampingi wanita yang sudah membuat dia bahagia selama ini, dia pun berusaha terus menerus untuk menyembuhkan Almira, tapi tuhan berkehendak lain.


Tepat pukul satu dini hari, Almira tewas gantung diri,di dalam ruangan perawatan tersebut.


Suaminya yang mendengar suara jeritan terakhir istrinya terjaga dari tidurnya dan dia ikut menjerit memanggil nama istrinya.


Almira yang dulu terlihat begitu cantik semangat dan enerjik saat ini rupa dan wujudnya begitu mengenaskan ditambah lagi dia sudah tidak bernyawa.


Kini tulang berbalut lapisan daging yang di penuhi luka yang mengeluarkan bau busuk itu terlihat sudah tidak lagi memiliki tanda-tanda kehidupan.

__ADS_1


"Maafkan aku honey, maafkan aku tidak bisa menjagamu dengan baik, semoga dengan semua itu dosa-dosa mu terampuni."lirih pria tampan yang kini tengah berjongkok di depan gundukan tanah merah tersebut.


Almira kini hanya tinggal nama, dan itu semua terjadi terjadi dari sebuah kutukan yang dilontarkan oleh orang yang selama ini telah ia sakiti.


Terutama Daisy yang keluarganya hampir dihancurkan oleh Almira.


Kisah perjalanan hidup Almira berakhir dalam kerugian, mungkin siapapun yang mengalami hal yang sama tidak akan pernah mau melanjutkan perjalanan yang penuh kesesatan itu. karena Almira adalah bukti nyata bahwa tidak selamanya kejahatan itu akan berjaya di muka bumi ini.


Kembali pada kehidupan Daisy dan keluarga besarnya saat ini, dimana kini dia tengah berbahagia karena Kimberly sebentar lagi akan dilamar oleh pria yang ia cintai .


Azka sudah menghadap pada Rayan dan memohon izin untuk bisa melamar putrinya untuk dijadikan sebagai istrinya.


Dan Rayan menerima hal baik itu, ditambah lagi Azka adalah anak sahabat Rayan dulu saat dia kuliah di luar negeri.


Rayan dan Wijaya adalah sahabat satu jurusan, saat kuliah dulu maka tidak heran jika mereka berdua memiliki kemampuan yang sama dalam berbisnis.


Selain acara lamaran tersebut, mereka juga mengadakan acara kumpul bersama teman lama dan itu Rayan adakan sekaligus merayakan pesta pertunangan tersebut yang akan digelar satu Minggu lagi.


Sementara itu di kediaman Agista, saat ini Bumil itu kembali ngidam ingin dibuatkan nasi goreng seafood oleh suaminya yang tidak pernah masak apapun selama ini.


David awalnya mencoba untuk bernegosiasi dengan meminta Agista untuk makan nasi goreng seafood buatan sang mommy tapi Agista bersikeras ingin David yang memasak itu semua.


Sampai saat wanita itu ngambek, barulah David menghubungi ibunya untuk dipandu dalam membuat nasi goreng seafood tersebut.


"Baiklah mom, sekarang bahah apa? saja yang harus David siapkan."ucap pria itu.


"Bahan utama nasi, udang, cumi daging dan bakso, setelah itu kamu siapkan bumbu, bawang merah bawang putih, kemiri lada dan juga sedikit terasi udang irisan cabai merah besar dan daun bawang untuk pelengkap bawang goreng untuk taburan, dan sedikit kecap asin dan kaldu."ucap Daisy yang terus memberikan saran pada putranya itu.


"Ternyata ribet mom."ucap David.


"Tidak sayang semua pasti mudah, kamu siapkan satu persatu dulu setelah itu kamu bisa minta asisten untuk menyiapkan semuanya jika kamu kesulitan, setelah semua seafood ditumis terlebih dahulu untuk mengurangi kadar air dalam seafood tersebut barulah masukkan bumbu halus di wajah yang sudah dipanaskan dan diberikan mentega secukupnya lalu tumis bumbu hingga harum masukkan telur orak-arik hingga setengah matang lalu masukkan seafood tadi bakso nasi dan kecap asin kecap manis saus tomat saus sambal lada garam kaldu dan terakhir irisan daun bawang juga cabai merah yang sudah di iris. aduk hingga rata setelah semua tercampur rata dan kira-kira sudah pas barulah kamu sajikan di piring."ucap Daisy kembali.


Panduan itu terus dilakukan oleh David hingga saat nasi goreng itu sudah selesai dibuat dan kini tersaji di piring dan sangat lezat.


David langsung membawa itu di atas nampan dengan beberapa pelengkap lainnya.


Agista sudah menyusul bau makanan favoritnya yang sering dibuat oleh Daisy saat dia masih kecil dulu.


"Heumm wangi."ucap Agista.


"Coba dulu sayang siapa tau itu tidak sesuai dengan selera mu saat ini."ucap David.


"Aku yakin ini pasti sangat enak, karena baunya persis seperti yang pernah mommy buat."ucap Agista.


"Tentu saja Sayang ini sama karena tadi aku dipandu oleh master chef nya langsung."ucap David sambil tersenyum bangga.


Agista langsung menyuapkan sesendok nasi goreng seafood tersebut kedalam mulutnya dia langsung mengunyah itu dan untuk sesaat kemudian wanita itu langsung berdiam diri sambil memejamkan matanya.


"Wah ini sih persis buatan mommy Dy apa? mommy disini?."ucap wanita itu.


"Tentu saja tidak, mommy di dirumahnya hanya saja tadi dia memandu aku untuk masak ini lewat video call."ucap David jujur.


"Heumm,,, terimakasih daddy kamu memang yang terbaik."ucap Agista yang terus lagi dan lagi melahap semua nasi goreng tersebut.


"Pelan-pelan sayang tidak akan ada yang akan merebut itu darimu karena dibawah masih ada satu porsi lagi jika sayangku ini masih laper."ucap David.


"Tidak setelah ini aku ingin makan rujak."ucap Agista yang masih kecanduan makan rujak ditengah malam buta.


Beruntung pria itu selalu meminta pelayan untuk menyetok buah-buahan segar yang banyak di rumahnya.


David langsung pergi ke bawah untuk menyiapkan rujak yang sudah siap dengan bumbu yang sudah di stok juga tugas David hanya menyiapkan buah dengan cara mengupas dan mengirisnya.

__ADS_1


Pria itu bahkan sudah terampil dalam membuat itu karena sudah hampir dua bulan lebih Agista makan rujak di malam hari.


__ADS_2